BlackBerry Messenger AgenLiga

Wasit Beri Kemenangan, Hentikan Pertandingan Setelah Pemilik Klub Membawa Pistol Ke Lapangan

Laga antara PAOK dan AEK Athens berakhir dengan 1-0 setelah presiden klub menyerbu lapangan dan membawa senjatanya. Fernando Valera mencetak gol untuk PAOK pada menit ke-90 sebelum wasit Giorgos Kominis memutuskannya offside untuk memicu keributan besar. Presiden PAOK Ivan Savvidis, yang dilaporkan salah satu orang terkaya di Rusia dan teman dekat Presiden Vladimir Putin, pergi ke lapangan untuk bergabung dalam kekacauan tersebut.

Juga ditemani sekelompok pria sebagai penjaga pribadinya, Savvidis pergi ke lapangan dua kali, kedua kalinya tanpa jaket yang jelas menunjukkan pistol di pinggangnya. Menurut laporan di Yunani, Savvidis telah menyerang karyawan AEK, Vasilis Dimitriadis dan mengatakan kepada wasit ‘mati’ tersebut.

Fans sedang menunggu di Stadion Toumba, menunggu pertandingan dimulai kembali setelah sebuah laporan awal mengatakan bahwa pertandingan tersebut telah dihentikan dengan keputusan 0-0. Mereka yang melakukan serangan akhirnya dikeluarkan dari lapangan dan para penggemar disuruh pulang ke rumah.

Namun, setelah dua jam, wasit pertandingan, Kominis membenarkan gol Valera dan memberi PAOK kemenangan 1-0. PAOK mengumumkan berita di media sosial, menulis: “Pertandingan berakhir dengan skor 1-0.”

AEK Athens juga mendukung berita di situs resmi mereka, meski mereka sangat marah dengan keputusan tersebut. Sebuah laporan di situs tersebut menulis: “Pertandingan terganggu saat wasit Kominis tidak mengkonfirmasi jaringan tujuan Varela, seperti yang dikemukakan oleh asisten Ponticis (Kostas).

“Dia diikuti oleh invasi lapangan oleh Ivan Savvidi dengan pengawal pribadinya. “Setelah sekitar dua jam dan setelah wasit terus mengubah keputusan apakah akan mengkonfirmasi gol atau tidak, dia menyimpulkan bahwa tujuan tersebut diperhitungkan dan memutuskan untuk menghentikan pertandingan.”

Tim PAOK mendapat dua poin, menempatkan mereka dua poin dari pemimpin Liga Super AEK Yunani dengan lima pertandinga n tersisa.

Dalam berita lain, Jamie Carragher terlihat ke arah pendukung remaja Wanita Manchester United. Insiden tersebut terjadi saat mantan pemain Liverpool yang kini menjadi komentator di Sky tersebut mengendarai mobil segera setelah pertandingan Premier League berakhir dengan kemenangan United (2-1).

Carragher menarik kepalanya dan meludah ke arah gadis-gadis di dalam mobil. Namun, Carragher, 40, menghubungi keluarga remaja tersebut untuk meminta maaf dan mengakui apa yang terjadi tidak dapat diterima dan memalukan. Carrangher diharapkan mengomentari Sky Monday Night menjelang pertandingan Manchester United melawan Stoke City.

No related content found.

Jadwal Bank Offline

BCA-AL Mandiri - AL

BRI - AL BNI - AL

CIMB- AL

Get our toolbar!

Arsip Berita