BlackBerry Messenger AgenLiga

VAR Dinilai De Jong Cuma Menguntungkan Tim Raksasa

Frankie de Jong menilai bahwa teknologi Video Assistant Referee atau yang disebut VAR merupakan teknologi yang menguntungkan untuk tim besar. Hal tersebut disebutnya setelah laga antara Ajax Amsterdam melawan Real Madrid berakhir dengan skor 1-2 yang dimana ada sebuah insiden pada saat gol Ajax dianulir oleh sang wasit.

Ajax harus kalah dari Real Madrid dalam laga yang dilangsung di Stadion Johan Cruyff di hari Kamis tanggal 14 Febuari 2019 dini hari WIB.  Dua gol yang didapatkan oleh Los Blancos berhasil diciptakan oleh Karim Benzema pada saat menit ke 60 dan juga oleh Marco Asensio disaat menit ke 87.

Sedangkan Ajax cuma mampu membuat satu gol balasan saja disaat menit ke 75 melalui Hakim Ziyech.

Kekalahan tersebut bisa dikatakan sangatlah menyakitkan untuk tim tuan rumah dikarenaan mereka mampu untuk terus membuat Los Blancos kewalahan disepanjang pertandingan. Tercatat bahwa tim yang dilatih oleh Eric Ten Hag tersebut mampu untuk membuat sebanyak 13 kali tembakan yang dimana tujuh diantaranya berhasil mengarah tepat kearah sasaran.

Ajax juga seharusnya dapat menutup pertandingan di babak pertama dengan keunggulan 1-0 andai saja gol yang diciptakan oleh Nicolas Tagliafico disaat menit ke 38 tidaklah dianulir oleh sang wasit setelah menyaksikan Video Assistant Referee atau VAR. Gol tersebut tidak disahkan dikarenakan Dusan Tadic dinilai sudah mengganggu penjaga gawang.

Hal tersebut tentu saja sangat membuat para pemain Ajax merasa kecewa. Salah satu yang mengungkapkan rasa kesalnya tidak lain adalah Frankie de Jong.

Pemain gelandang yang pada musim depan nanti akan memperkuat FC Barcelona tersebut menuding kalau VAR hanyalah memberikan keuntungan kepada tim-rim raksasa saja.

“Kami tentunya bermain dengan sangat baik sebagai tim. Sangat sayang sekali karena gol kami harus dianulir. Mungkin hal yang sama seperti itu mudah untuk dilakukan dan dapat menguntungkan tim besar. Kami juga telah memilikinya dengan sangat baik,” ujar De Jong.

“Namun setelah itu kami dapat melakukannya dengan baik dan juga memiliki beberapa peluang. Akan tetapi sayangnya itu sama sekali tidak memberikan kami sebuah hasil yang jauh lebih baik,” lanjutnya.

Meskipun seperti itu, namun pemain yang masih berusia 21 tahun tersebut tetaplah sangat bangga dikarenakan memiliki semangat juang sebagai tim. Dia juga berharap kalau Ajax dapat bermain dengan cara yang sama seperti saat bertandang ke markas Real Madrid.

“Di Spanyol, tentu kami dapat bermain dengan cara yang sama seperti apa yang kami lakukan dikandang kami dengan semua keberanian dan juga keyakinan. Masih belum ada yang dipastikan akan lolos. Real tentu akan merasakan yang jauh lebih banyak lagi tekanan didepan para pendukung mereka sendiri,” katanya lagi.

“Kami tentu sangat bangga dengan tim yang seperti ini. Kami bertarung bersama-sama. Sangat mengecewakan sekali untuk memberikan mereka sebuah kemenangan pada saat menit terakhir pertandingan. Andai kami bermain dengan sikap yang sama, nyali yang sama juga dan tentu tidak ada hal yang perlu kami takutkan di Santiago Bernabeu,” tutupnya dengan keyakinan.

Untuk pertandingan leg kedua nantinya akan dilangsungkan pada tanggal 6 Maret 2019 dini hari WIB mendatang di Santiago Bernabeu. Untuk dapat lolos kedalam babak delapan besar, Ajax harus dapat memenangkan laga tersebut dengan selisih dua gol. Sebab meski mereka memenangkan laga tersebut mereka akan tersingkirkan karena kalah dari regulasi gol tandang.

Jadwal Bank Offline

BCA-AL Mandiri - AL

BRI - AL BNI - AL

CIMB- AL

QR CODE AGEN LIGA

QR CODE AGENLIGA

Arsip Berita