BlackBerry Messenger AgenLiga
Browsing articles tagged with " bandar bola terpercaya"

Barcelona 3-0 Levante: Lionel Messi, Luis Suarez dan Paulinho bersih dalam rutin menang

Philippe Coutinho hadir di Nou Camp menjelang selesainya kepindahannya dari Liverpool, dan dia melihat penandatanganan uang besar Barca dari musim panas di Ousmane Dembele memulai pertama sejak September setelah kecelakaan yang parah. Namun, wajah Messi dan Suarez yang familiar yang melakukan kerusakan di babak pertama, sementara Paulinho menambahkan gol ketiga akhir saat mereka memperpanjang keunggulan mereka di puncak klasemen hingga sembilan poin di atas Atletico Madrid. Barcelona mengambil sedikit waktu untuk pemanasan saat kembali ke laga La Liga setelah liburan musim dingin, namun mereka segera memimpin melalui Messi, yang bermain bagus satu-dua dengan Jordi Alba sebelum melakukan tendangan voli pada 12 menit.

Luis Suarez merayakan gol kedua Barca di Nou Camp. Gol tersebut menandai dimulainya dominasi Ernesto Valverde, yang menguasai separuh babak berikutnya dan menggandakan keunggulan mereka pada menit ke-38 saat Suarez menghancurkan bola, melalui sedikit defleksi, setelah ditemukan di dalam kotak oleh Sergi Roberto. Gol tersebut cukup bagi Barca untuk melihat kemenangannya, karena mereka memainkan babak kedua di babak kedua. Suarez memiliki beberapa peluang lagi untuk memperpanjang keunggulan mereka, namun menemukan Oier Olazabal dalam kondisi bagus dalam gol Levante. Sisi jauh memang memiliki beberapa peluang sendiri, dan bek kanan Amerika Shaquell Moore seharusnya mendapat gol kembali setelah 65 menit saat ia menemukan dirinya berada di luar angkasa di dalam kotak penalti, namun usahanya ditolak oleh Marc-Andre ter Stegen. Messi kemudian menjadi arsitek dari tujuan yang memastikan kemenangan tersebut, menari melalui pertahanan Levante di menit ketiga babak kedua perpanjangan waktu, sebelum mencoba Paulinho untuk menyelesaikan pertandingan dengan mudah dari jarak enam meter.

4 Pemain AC Milan Yang Tak Seharusnya Mendapatkan Bayaran Besar

Hadirnya investor besar dari Tiongkok, Yonghong Li membuat AC Milan merenovasi besar skuatnya. Dimusom lalu AC Milan mengeluarkan dana 230 juta euro untuk membawa 11 pemain baru. 11 pemain tersebut ialah Leonardo Bonucci, Andre Silva, Nikola Kalinic, Franck Kessie, Lucas Biglia, Fabio Borini, Ricardo Rodriquez, Mateo Musacchio, Andrea Conti serta Antonio Donnarumma. Renovasi besar tersebut dilakukan untuk mengulang kembali masa emas AC Milan.

Akan tetap dimusim ini terlihat AC Milan teromang ambing, sampai saat ini mereka berhasil mengoleksi 25 angka dari 19 laga dan berada diposisi ke 11 papan klasment. Hal terebut jauh dari keinginan AC Milan untuk bisa merebut tittle juara Scudetto.

Bahkan untuk bisa berada diposisi ke 4 AC Milan juga harus bekerja keras mereka berada 11 jarak angka dari AS Roma yang berada diurutan 11. Bahkan AC Milan member gaji yang besar kepada pemain ang mereka percaya, namun disayangkan bayaran besar yang mereka keluarkan tak sebanding dengan apa yang mereka peroleh, berikut 4 pemain AC Milan yang dirasa tak pantas mendapatkan bayaran besar.

  1. Leonardo Bonucci

Saat ini Leonardo Buncci merupakan pemain yang paling tinggi mendapatkan baran di AC Milan, ia mendapaktan bayaran sebesar 7,5 juta euro setiap musimnya. Nilai tersebut setara denan pemain Juventus, Gonzalo Higuain. Namun kontribusi yang ia berikan tak sebanding dengan gaji yang ia terima.

 

  1. Gianluigi Donnarumma

Perfoma yang ditunjukan Gianlugi Donnarumma tak sebaik dengan bayaran yang ia terima, bahkan namnya masih jauh dari penjaga gawang yang lain, terlihat gawang yang ia kawal seperti mudah kebobolan, selama 1 musim dengan AC Milan ia mendapatkan bayaran 6 juta euro.

 

  1. Lucas Biglia

Dengan AC Milan mantan pemain Lazio ini mendapatkan bayaran 3,5 juta euro setiap musimnya. Namun kontribusi yang ia berikan tak sebaik gaji yang ia terima.

 

  1. Nikola Kalinic

Seperti Lucas Biglia ia juga mendapatkan gaji sebesar 3,5 juta euro setiap musimnya, namun  kontribusi yang ia berikan tak besar, sampai saat ini ia hanya mengoleksi 4 gol serta 2 assist dari 16 laga.

Allegri tidak yakin dengan keparahan cedera Dybala

Pelatih Juventus Massimiliano Allegri mengakui keparahan cedera yang dijatuhkan Paulo Dübala dalam kemenangan 1-0 di Cagliari masih belum jelas.

Dybala meninggalkan lapangan sambil menangis dan mencengkeram hamstringnya di awal babak kedua, meski fakta yang bisa ia jalani akan memberi semangat pada Allegri, yang juga kehilangan Sami Khedira karena ketukan kepala.

Pemain internasional Argentina sekarang akan dikirim untuk tes karena Allegri menunggu untuk mengetahui berapa lama dia akan berada tanpa striker tersebut.

“Kami tidak tahu seberapa buruknya sekarang, tapi dia akan menjalani tes,” katanya kepada Mediaset Premium.

“Untungnya kami pergi ke istirahat dua minggu sekarang dan dia jelas harus beristirahat lebih banyak dari yang lain selama waktu itu, jadi mudah-mudahan dia akan segar untuk minggu-minggu terakhir musim ini.” Juve harus mengandalkan tendangan ke-74 pemogokan dari Federico Bernardeschi untuk mengatasi tim Cagliari yang bersemangat, yang merasa bahwa tujuan tersebut seharusnya dilarang karena siku Medhi Benatia di Leonardo Pavoletti dalam penumpukan.

Tuan rumah semakin marah saat mereka ditolak penalti menyusul tuduhan handball melawan Bernardeschi, meminta wasit Gianpaolo Calvarese untuk menggunakan VAR tanpa hasil.

“Kami tidak bereaksi sebaik yang seharusnya sudah kami lakukan, babak kedua sangat fisik,” tambah Allegri. “Sangat penting bahwa kami membawa pulang hasilnya, jadi saya memuji para pemain, karena kami masih berada di jalur tersendat Napoli dan telah melepaskan diri dari Inter dan Roma.

“Setelah unggul 1-0, kami bisa menambahkan gol lain, atau setidaknya dilakukan lebih baik untuk mengendalikan bola daripada membiarkan peluang Cagliari untuk menyamakan kedudukan.

“Saya akan mengatakan bahwa Cagliari tidak pantas kalah. VAR adalah instrumen yang dimaksudkan untuk mengurangi kontroversi, namun justru meningkatkannya karena orang tidak menerima keputusan wasit.”

Kemenangan tersebut, yang menutup Juventus di titik pemimpin Napoli, merupakan yang ke-200 Allegri di Serie A dan kemenangan liga ke-100 yang bertanggung jawab atas Juve.

Manchester City sukses di puncak klasemen sementara Liga Inggris 2017-2018, Juan Mata mengaku tidak peduli dan akan melakukan yang terbaik

Kabar kali ini dikaitkan dengan salah satu pemain gelandang andalan milik klub Manchester United, yaitu Juan Mata yang disebut-sebut sempat angkat bicara mengenai persaigan yang terjadi dalam gelaran Liga Inggris 2017-2018. Seperti yang sudah dapat diketahui, apabila dalam gelaran musim panas kali ini kedua Manchester ini sama-sama menjadi kandidat yang kuat. Buktinya, baik Manchester City dan juga Manchester United sama-sama menduduki posisi teratas yang membuat mereka menjadi favorit juara Liga Inggris. Sejauh ini memang nama Mata sendiri punya peran penting bersama armada milik Jose Mourinho, dan pemain gelandang ini pun mengaku tidak akan memperdulikan keunggulan milik armada milik Josep Guardiola (Manchester City).

Juan Mata tentu sudah tahu apa yang sedang di alami timnya, dan pria berusia 29 tahun ini pun tidak mau memperdulikan hal seperti itu dan dia hanya ingin fokus kepada kekuatan sendiri untuk membawa pasukan Setan Merah yang merupakan nama julukan Manchester United bersaing baik dalam gelaran musim panas ini. Sebenarnya musim ini pasukan Manchester United terbilang telah tampil baik, armada milik Jose Mourinho ini pun telah mengoleksi 38 poin yang berhasil mengamankan posisi kedua di klasemen sementara Liga Inggris. Meski begitu, tapi mereka masih kalah dengan penampilan The Citizens yang menduduki puncak klasemen.

Membicarakan pencapain milik armada Mourinho, memang benar jika armada Guardiola memiliki perolehan yang lebih baik dari pada Setan Merah. The Citizens yang mampu meraih hasil kemenangan di 16 pertanidngan dan hanya meraih hasil imbang satu kali saja, dengan hasil tersebut bearti Manchester Biru ini masih belum terkalahkan dalam gelaran musim panas 2017 ini. Melihat kondisi ini, lantas membuat Mata mengaku tidak memperdulikan hasil yang dimiliki sang rival sekota Manchester ini. Sebagai tambahannya, pemain berkebangsaan Spanyol ini pun memiliki kepercayaan diri apabila hasilnya masih dapat berubah dengan kompetisi yang masih panjang dan segala sesuatunya dapat terjadi.

Membicarakan kepercayaan dari bintang milik Manchester Merah, memang benar Setan Merah ini memiliki peluang memangkas jarak mereka dengan sang pemuncak klasemen (Manchester City). Pasalnya, anak-anak asuhan Guardiola itu akan berhadapan dengan salah satu tim kuat penguni gelaran Liga Inggris. Yaitu Tottenham Hotspur, tentu saja hal ini dapat dilihat status pasukan Tottenham Hotspur yang mampu tampil baik di dua laga terakhir yang menjadikan mereka lawan yang mungkin menghalangi The Citizens melaju dengan tren positif di gelarang musim 2017-2018.

Sementara dari catatan pertemuan kedua tim tersebut, tercatat tampil sebagai tim tuan rumah The Citizens yang menjamu kedatangan Tottenham Hotspur hasilnya pun tidak pernah meraih kemenangan. Alahasilnya, Manchester Biru ini kalah 1-2 pada musim 2015-2016 dan harus mengalami hasil imbang 2-2 di musim selanjutnya. Diwaktu yang sama, Manchester United bakal menjalani laga di markas West Bromwich Albion (WBA). Maka dari itu, di pertandingan pekan ke-18 ini anak-anak asuhan milik pelatih berkebangsaan Potugal ini harus manfaatkan kesempatan itu untuk memangkas jarak keunggulan milik rival sekota mereka.

“Saya tahu betul posisi yang dimiliki tim kami, Manchester City  sudah jauh dari kami yang berada di posisi kedua. Tapi, persaingan ini masih menyisahkan banyak pertandingan dan saya percaya tim kami mampu meraih kemenangan. Dengan meraih kemenangan di setiap pertandingan, maka kami akan mampu mengejar Manchester City di puncak klasemen.”Ucap Juan Mata.

Conte : Southampton Bukanlah Lawan Yang Mudah

Chelsea tak lama lagi akan segera melanjutkan perjalannya di Premier League dimana pada pertandingannya nya kali ini mereka akan menghadapi Southamtpon sebagai lawan pada pertandingannya. Tentu Southampton merupakan lawan yang sulit untuk dikalahkan, hal itu pun dirasakan langsung oleh Antonio Conte yang merupakan manajer Chelsea sendiri.

Nantinya Chelsea akan menyambut Southampton sebagai tuan rumah di Samford Bridge. Laga itu akan menjadi laga yang sengit karena keduanya sama-sama saling membutuhkan kemenangan untuk mengejar ketertinggalan dari tim-tim lain yang saat ini sedang berusaha untuk menjauh dari mereka yang berada dibawahnya dipapan klasemen sementara.

Pada laga terakhir pihak Southampton menelan kekalahan telak 1-4 dari Leicester City namun hal itu tidak mengubah keyakinan Conte kalau Southampton merupakan lawan yang berat untuk dikalahkan pada pertandingan nanti. Conte mengharapkan kalau nantinya pada pertandingan nanti pihak timnya akan tampil maksimal mengamankan kemenangan karena bagaimanapun kemenangan pada pertandingan itu sangatlah penting untuk didapatkan.

“ Southampton merupakan lawan yang kuat, saya sering melihat mereka menghadapi lawan yang kuat dan sukses meraih kemenangan. Chelsea harus berhati-hati pada pertandingan nanti karena lawannya merupakan lawan yang kuat yang tidak mungkin diremehkan ketika pertandingan nanti benar-benar dilangsungkan di Stamfrod Bridge.” Ujar Conte

“ Saya ingin Chelsea tampil maksimal memenangkan pertandingan nanti. Kita harus tampil menekan sejak awal pertandingan dilangsungkan karena itu penting demi menghentikan Southampton yang tentunya akan berusaha untuk membobol pertahanan milik Chelsea. Hingga pertandingan itu benar-benanr dilangsungkan tidak akan ada yang mengetahui hasilnya namun saya percaya Chelsea bisa meraih kemenangan pada pertandingan nanti.” tambahnya

Everton Mengkonfirmasi Kontrak Baru Dengan Trio Muda Dominic

Everton telah mengkonfirmasi kontrak baru telah ditandatangani oleh trio muda Dominic Calvert-Lewin, Mason Holgate dan Jonjoe Kenny.Trio semuanya telah banyak terlibat dalam Toffees di semua kompetisi musim ini, membuat 29 Liga Primer dimulai di antara mereka.

Calvert-Lewin, yang telah menandatangani kontrak lima tahun baru di bulan Mei, telah menyetujui perpanjangan satu tahun lagi yang membuatnya tetap di Goodison Park sampai tahun 2023.

Pembela Kenny dan Holgate, sementara itu, telah menyetujui kontrak baru yang berlanjut hingga akhir Juni 2022, banyak untuk menyenangkan manajer baru Everton Sam Allardyce.

“Kami senang bahwa para pemuda ini telah berkomitmen jangka panjang ke klub dan tidak ada keraguan dalam pikiran saya bahwa mereka akan memainkan peran besar di Everton untuk waktu yang lama,” kata Allardyce.

“Kedalaman bakat muda di skuad kami sangat menggembirakan, pertanda jelas bahwa kami melakukan hal-hal yang benar sebagai klub dalam pengembangan pemain muda dan Mason, Jonjoe dan Dominic melambangkan apa yang ingin kami capai dengan pemain muda di Everton. “

Kontrak baru kedua tahun ini mencapai 2017 yang menakjubkan bagi Calvert-Lewin, yang mencetak gol kemenangan untuk Inggris dalam kemenangan terakhir Piala Dunia U-20 atas Venezuela pada bulan Juni.

Pemain berusia 20 tahun, yang telah mencetak enam gol dalam 28 penampilan Everton di semua kompetisi sejauh musim ini, memuji dampak Wayne Rooney atas kemajuan pesatnya.

“Ini adalah saat yang menyenangkan untuk berada di sini dan, bagi saya, belajar dari pemain seperti Wayne Rooney tidak akan menjadi lebih baik untuk perkembangan saya yang sedang berlangsung,” kata Calvert-Lewin.

“Dengan beberapa pemuda muda lainnya juga datang saat ini, itu bagus karena kita semua saling mendorong.

“Saya merasa seperti saya telah meningkat pesat dalam waktu singkat dan saya masih berusaha untuk terus memperbaiki diri dan menjadi lebih baik. Itulah yang saya kerjakan siang hari.

“Senang mendapat ganjaran dan menikmati sepak bola saya dan ini adalah hari yang membanggakan bagi saya dan keluarga saya.”

Dikalahkan 0-1, Peluang MU Juarai Grup A Tertunda

Manchester United harus menunda pesta mereka setelah ditaklukan oleh FC Basel dengan skor 0-1 dalam pertandingan matchday V.

 

MU kalah disaat menghadapi Basel didalam matchday V yang dilangsungkan pada tanggal 23 November 2017 dini hari WIB tadi dengan skor 0-1. Satu gol tunggal dalam laga tersebut membuat diciptakan oleh Michael Lang disaat menit-menit terakhir, yakni pada menit ke 89.

 

Meskipun unggul dalam segi penguasaan bola dan menciptakan peluang, pada akhirnya MU tetap harus menyerah dengan skor 0-1 di akhir pertandingan. Tercatat MU mampu untuk membuat 69 persen penguasaan bola dan melepaskan 14 kali tembakan yang dimana empat diantaranya berhasil mengarah kearah gawang. Namun Basel mampu untuk melesatkan 13 kali tembakan dan enam diantara mengarah ke gawang yang dijaga ketat oleh Sergio Romero.

 

Dengan kekalahan tersebut, kesempatan MU untuk memastikan diri lolos sebagai juara Grup A harus dibatalkan. Bahkan MU masih bisa tersingkirkan andai mereka kalah dalam laga terakhir yang akan mereka jalani pada saat tanggal 6 Desember mendatang.

 

Dalam laga terakhir tersebut, MU akan berhadapan melawan CSKA Moscow yang sekarang ini berada di urutan ke tiga dengan terolehan sembilan angka.

 

Terolehan poin yang dimiliki oleh Moscow sama dengan terolehan yang dimiliki oleh Basel yang ada diurutan kedua, namun Basel masih unggul selisih gol dari Moscow. Sementara itu, MU hanya memiliki terolehan 12 angka dalam lima laga yang telah mereka jalani dan oleh karena itu maka MU peluang MU untuk maju kebabak berikutnya juga masih sedikit terancam.

 

Meskipun seperti itu, akan tetapi MU tetap hanya membutuhkan hasil imbang saja untuk menjadi sang juara Grup A dalam laga terakhir tersebut. Dengan hanya bermain imbang di laga terakhir, maka MU akan memiliki 13 angka dan tidak mungkin lagi akan bisa dikejar oleh Basel meskipun mereka berhasil memenangkan laga melawan sang juru kunci, SL Benfica di laga terakhir.

Wenger Tengah Mencari Penggantinya

Pendukung Arsenal kerap mendesak untuk mengundurkan diri, Arsene Wenger kini mengundurkan diri dan telah mengidentifikasi pemain pengganti terbaik untuk mengisi kursi panas yang akan dia tinggalkan di Emirates. Wenger telah menamai mantan bintang Arsenal tersebut, Giovanni van Bronckhorst sebagai kandidat paling pantas untuk menggantikannya.

Pelatih kelahiran Prancis tersebut telah menandatangani kontrak dua tahun baru dengan The Gunners di bulan Mei namun telah mengakui untuk meninjau posisinya di akhir musim. Bahkan manajemen puncak klub ingin memastikan setiap langkah diambil untuk memastikan proses transisi berjalan dengan lancar.

Van Bronckhorst saat masa pemerintahannya bersama Arsenal. Van Bronckhorst mengambil alih Feyenoord pada tahun 2015 dan membantu klub Belanda itu mengangkat trofi liga mereka musim lalu setelah memenangkan Piala KNVB dalam kampanye pertamanya.  Pemain berusia 42 tahun itu memperkuat Arsenal selama tiga musim sebelum bergabung dengan Barcelona pada tahun 2004.

Dia telah memenangkan dua trofi bersama Arsenal pada tahun 2002. Wenger dikatakan telah mengagumi pola latihan Van Bronckhorst setelah berhasil mendorong Feyenoord untuk memenangkan laga liga pertama mereka dalam 18 tahun. Dia telah bekerja dengan beberapa pelatih terkemuka seperti Guus Hiddink, Dick Advocaat dan Frank Rijkaard sepanjang karirnya.

Arsenal akan meminta saran Wenger mengenai kandidat untuk posisi manajer tim, laporan Daily Star. Nama seperti Thomas Tuchel, Eddie Howe dan Massimiliano Allegri juga akan dipertimbangkan oleh manajemen puncak Arsenal namun Wenger dapat mempengaruhi keputusan mereka.

Pada berita lain, Bos Sevilla Eduardo Berizzo mengungkapkan penyebab membangkitkan semangat anak buahnya untuk bangkit kembali ke Liverpool 3-3 dalam laga Liga Champions, Rabu dini hari. Berizzo mengatakan kepada anak buahnya bahwa ia menderita kanker prostat.

Liverpool terlihat memenangkan saingannya namun Sevilla bangkit kembali dalam 30 menit terakhir untuk menutup celah 3 gol dengan Liverpool. Ternyata kabar menyedihkan tersebut membuat pemain Sevilla mendapat pukulan besar namun mereka bertekad mengikat Liverpool ke Berizzo.

Pada hari Rabu pagi, Pelatih  Argentina didiagnosis menderita kanker prostat dan Presiden Sevilla, Jose Castro menanggapi laporan tersebut segera setelah hasil imbang 3-3.

Hotel Pesanan Italia Kemungkinan Akan Di Ambil Alih Oleh Timnas Denmark

Sudah terlanjur memesan kamar di sebuah hotel Rusia, tim nasional Italia malah tak lolos. Denmark disebut-sebut akan mengambil alih kamar hotel pesanan Gli Azzurri.

Italia di pastikan hanya akan menjadi penonton saja saat Piala Dunia 2018 tahun depan bergulir. Mereka gagal lolos ke putaran final Piala Dunia tahun depan setelah di kalahkan Swedia di babak play off dengan agregat tipis 0-1.

Kegagalan itu menjadi yang pertama bagi Italia sejak 1958 atau dalam kurun waktu 60 tahun terakhir. Timnas Italia pun mendapatkan kerugian moral dan finanasial. Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC) di era 2001-2006, Franco Carraro, mengklaim, Italia berpotensi rugi sampai satu miliar euro (sekitar RP 16 triliun). Kerugian sebesar itu bukan hanya dari iklan, tapi hak siar serta merchandise)

Apalagi timnas Italia tidak pernah absen di Piala Dunia sebelum sebelumnya, sehingga mereka sudah membooking kamar hotel di Rusia.

Menurut berita yang di keluarkan oleh harian terkemuka Inggris, The Sun, karena Italia batal berangkat ke Rusia maka hotel pesanan mereka kemungkinan akan di ambil alih oleh timnas Denmark.

Kemungkinan itu muncul setelah timnas Denmark masih belum menemukan tempat penginapan yang cocok untuk para pemainnya selama Piala Dunia nanti. Padahal, mereka sudah lama mencarinya.

“Negara-negara besar biasanya akan ditempatkan pada venue yang besar, jadi kami akan tinjau dulu apa yang bisa kami dapatkan,” kata CEO Asosiasi Sepakbola Denmark, Claus Bretton-Meyer.

“Tentu akan ada perbedaan selera antara pilihan Denmark dengan Italia. Kami akan melihat dahulu apakah pilihan mereka cocok untuk kami.” lanjut pria 52 tahun itu memberi keterangan.

Sedangkan Wakil Presiden Asosiasi Sepakbola Denmark, Kim Hallberg, juga belum dapat memastikannya apakah mereka akan mengambil alih hotel pesanan Italia. Dia mengatakan masih pikir-pikir.

“Kami memiliki pengalaman yang bagus di Piala Dunia 2010 lalu di Afrika Selatan. Ketika itu kami berhasil menemukan lokasi yang tepat untuk penginapan dan dengan mudah menuju lokasi pertandingan. Tetapi untuk kali ini ceritanya sedikit berbeda, jadi kami akan melihat dahulu seperti apa pilihan mereka (Italia).” ujar Hallberg.

Celtic Memiliki Pemain Yang Menjanjikan

Ini bisa menjadi pedang bermata dua bagi Celtic untuk bermain melawan orang-orang seperti Bayern Munich di Liga Champions.

Juara Skotlandia tentu membutuhkan tantangan kompetitif – imbang 1-1 Sabtu di kandang Kilmarnock adalah pertandingan tak terkalahkan 62 dalam pertandingan sepak bola domestik – dan Celtic Park benar-benar menjadi hidup ketika negara adidaya sepak bola Eropa datang ke kota.

Tapi bermain melawan yang terbaik juga memberi contoh bagi pemain top Celtic untuk membuktikan bahwa mereka dapat memotongnya di luar arena Premiership Skotlandia yang kurang menuntut, dan pada akhirnya, membuat klub ini rentan terhadap serangan terhadap lampu utama Brendan Rodgers dari pakaian yang lebih kaya. selatan perbatasan di Inggris.

Sudah jalan yang sudah usang selama bertahun-tahun. Secara historis, orang seperti Kenny Dalglish, Charlie Nicholas dan Brian McClair telah meninggalkan Celtic Park untuk klub-klub terbesar di Inggris, bahkan ketika sepak bola Skotlandia bisa bersaing dengan yang terbaik, dan arah perjalanan jarang berada di arah utara.

Tapi keberhasilan dalam beberapa tahun terakhir seperti Victor Wanyama, Fraser Forster dan Virgil van Dijk telah meninggalkan Celtic untuk Inggris – mereka semua mengambil langkah pertama mereka di Liga Primer dengan Southampton – memastikan bahwa hampir setiap jam klub papan atas Inggris Celtic secara teratur dalam upaya untuk menemukan dan mengklaim yang berikutnya untuk meluncurkan lini produksi di ujung timur Glasgow.

Sebelum bentrokan Grup B ini dengan Bayern, Celtic menerima permintaan dari 17 klub Liga Primer untuk lolos ke pengintai mereka untuk menghadiri pertandingan tersebut. Mereka yang mengambil tempat duduk mereka tidak akan kecewa dengan kualitas yang terlihat hijau dan putih melawan juara Jerman tersebut.

Beberapa orang mungkin telah melakukan perjalanan ke Glasgow untuk memeriksa bakat di jajaran Bayern, namun mereka semua akan tertinggal dengan nama setidaknya enam pemain Celtic di buku catatan mereka yang mampu tampil di Liga Primer. Kieran Tierney, James Forrest, Callum McGregor, Moussa Dembele, Stuart Armstrong dan Dedryck Boyata semua menunjukkan kemampuan mereka untuk tampil di tingkat tinggi melawan Bayern, dengan Tierney dan Forrest, khususnya, yang menonjol melawan pria Jupp Heynckes.

Tierney adalah permata di mahkota Celtic, dengan bek kiri berusia 20 tahun yang menandatangani kontrak enam tahun baru hanya 24 jam sebelum pertandingan ini. Tapi pemain internasional Skotlandia tampil dengan sikap tenang dan percaya diri melawan Arjen Robben dan Kingsley Coman sehingga tidak mungkin membayangkan bahwa dia tidak akan tersingkir oleh salah satu raksasa Liga Primer dalam 18 bulan ke depan.

Tierney sama nyamannya membela atau menyediakan lebar dalam posisi menyerang, dan dia tidak diragukan lagi menjadi bintang dalam pembuatannya.

“Kieran Tierney melawan Robben malam ini,” kata Rodgers usai pertandingan. “Pada usia 20 tahun, apa kinerja pada tingkat itu.”

Forrest, berusia 26 tahun, bisa dibilang berada di tahun-tahun puncaknya dan mungkin sudah matang untuk pindah ke Inggris. Permainannya yang berenergi tinggi dari lini tengah di Bayern tengah gelisah sepanjang malam, dan ini merupakan umpannya bagi McGregor yang membuka pertahanan Bayern untuk menyamakan kedudukan Celtic.

“James memainkan peran itu dengan sangat baik,” kata Rodgers. “Dia adalah salah satu pemain terbaik dalam hal melindungi bola, tapi Anda bisa melihat kemampuannya untuk mencapai tujuan, yang merupakan umpan sensasional.”

Pages:«1234567...42»

Jadwal Bank Offline

BCA-AL Mandiri - AL

BRI - AL BNI - AL

CIMB- AL

Get our toolbar!

Arsip Berita