BlackBerry Messenger AgenLiga
Browsing articles tagged with " Bandar bola online"

Meski Picu Kontroversi, UEFA Percaya Kinerja VAR Sudah Oke

Video Assistant Referee (VAR) mengundang banyak kontroversi di setiap laga contohnya antara babak 16 besar Liga Champions antara Real Madrid melawan Ajax hari Kamis (14/2) lalu. Namun bagi federasi tertinggi Eropa, UEFA, kinerja teknologi tersebut sudah sangat layak di acungi jempol.

Debut VAR di mulai dalam laga yang mempertemukan Manchester United dengan Paris Saint Germain hari Rabu (13/2) dini hari kemarin. Pertandingan itu sendiri, juga merupakan laga antara Porto melawan AS Roma yang berlangsung di hari yang sama, berjalan dengan sangat mulus.

Namun pada hari selanjutnya, VAR sudah mengundang reaksi negatif dari berbagai kalangan. Sebab klub raksasa Spanyol, Real Madrid, di sebut tengah di untungkan oleh teknologi tersebut sehingga mampu mengalahkan Ajax Amsterdam.

Senang dengan Kinerja VAR

Kontroversi terjadi saat wasit menduga bahwa gol Ajax Amsterdam yang telah di ciptakan oleh Nicolas Tagliafico di babak pertama. Setelah melihat tayangan ulang VAR, ia menganggap bahwa Tagliafico beserta pemain lainnya, Dusan Tadic, berada dalam perangkap offside.

Namun publik meyakini bahwa keputusan wasit merupakan suatu keputusan yang salah, sebab dalam tayangan ulang keduanya berada dalam posisi yang sah. Hal itu menjadi bahan perbincangan hingga akhirnya istilah ‘Video Assist RealMadrid’ terucapkan.

Namun UEFA, di wakili oleh kepala petugas wasit Roberto Rosseti, tidak merasa ada yang salah dengan VAR. Bahkan, ia meyakini teknologi tersebut sudah menunjukkan kinerja yang baik.

“Saya sangat senang dengan bagaimana VAR diimplementasikan. Teknologi itu bekerja dengan sempurna, dan tim wasit bekerja pada level yang sangat tinggi. Itu menunjukkan hasil kerja keras yang telah kami lakukan,” ujar Rosseti seperti yang di kutip dari Goal.

Keputusan Wasit Sudah Tepat

Lebih lanjut, Rosseti meyakini bahwa wasit dalam laga antara Real Madrid melawan Ajax telah mengambil keputusan yang tepat. Ia menganggap Tagliafico beserta Dusan Tadic berada pada posisi offside dan mengganggu kiper Los Merengues, Thibaut Courtois.

“Ini sudah sejalan dengan protokol VAR dan pembatalan gol sudah benar, serta pemberian tendangan bebas tak langsung untuk offside itu,” tandasnya.

Pertandingan tersebut berakhir dengan kedudukan 2-1 untuk Real Madrid. Gol sang juara bertahan Liga Champions itu diciptakan oleh Karim Benzema dan Marco Asensio, sedangkan Ajax hanya mampu membalasnya melalui aksi Hakim Ziyech.

Ketimbang Juventus, De Ligt Disarankan Berduet dengan Van Dijk di Liverpool

Rene van der Gijp, Mantan pemain timnas Belanda, yang memberikan saran kepada Matthijs De Ligt agar ia lebih baik bergabung dengan Liverpool di musim depan. Sebab menurutnya, bek muda Ajax Amsterdam itu akan lebih baik jika berduet dengan Virgil van Dijk.

De Ligt yang menjadi buruan banyak tim besar Eropa berkat penampilannya bersama Ajax Amsterdam di musim lalu. Selain itu, pertimbangan umur yang baru menginjak 19 tahun membuat klub klub lainnya menganggap De Ligt sebagai investasi yang brilian.

Berkat performa apiknya, De Ligt pun mendapatkan penghargaan Golden Boy di tahun 2018 lalu. Mengalahkan Kylian Mbappe yang sukses meraih banyak prestasi gemilang baik bersama Timnas Prancis maupun Paris Saint Germain.

Berduet dengan Van Dijk

Karakter yang kuat di jantung pertahanan membuat Juventus melihat De Ligt sebagai suksesor sang kapten, Giorgio Chiellini. melalui manajer umum Edwin van der Sar, juga pernah mengkonfirmasi ketertarikan Bianconeri terhadap pemainnya tersebut.

De Ligt di yakini dapat menimba banyak ilmu di Italia yang di kenal sebagai penghasil bek-bek berkualitas. Namun van der Gijp merasa bahwa De Ligt lebih baik melanjutkan karirnya di Liverpool guna berduet dengan pemain Timnas Belanda, Van Dijk.

“Akan menjadi sesuatu yang hebat bagi sepak bola Belanda bila kedua pemain itu bermain bersama untuk lima atau enam tahun lamanya,” tutur van der Gijp kepada Voetbal Primeur.

“Lalu, anda akan mendapatkan perpaduan bek sentral terbaik di Eropa,” lanjutnya.

Harus Bergerak Cepat

Jika Liverpool tertarik, jelas mereka wajib bergerak lebih cepat. Sebab Juventus sudah mengambil ancang-ancang lebih dulu. Sang direktur, Fabio Paratici, disebut sempat terlihat di Johan Cruijff ArenA untuk memantau performanya melawan Real Madrid hari Kamis (14/2) lalu.

Selain itu, Barcelona juga di kabarkan berminat untuk mendapatkan tanda tangan bek bernomor punggung 4 tersebut. Apalagi, mereka baru saja sukses mengamankan jasa Frenkie De Jong yang merupakan rekan setim De Ligt.

Chelsea Bakal Turunkan Skuat yang Paling Kuat Hadapi Manchester United

Laga babak kelima FA Cup yang sebentar lagi akan mempertemukan Manchester United dan Chelsea pada hari Selasa (19/2) nanti dapat di yakini bakal berjalan dengan sangat ketat. Maka dari itu, The Blues tidak ingin tampil setengah setengah dan menyatakan akan menurukan skuat terbaik mereka.

Chelsea jelas sangat membutuhkan kemenangan pada pertandingan kali ini. Selain untuk memperpanjang langkah mereka di kompetisi itu, The Blues juga butuh tambahan motivasi setelah melalui masa masa yang terbilang sulit dan buruk di pekan kemarin.

Seperti yang di ketahui, Eden Hazard dan para rekan timnya menelan kekalahan telak saat bertemu Manchester City di Premier League akhir pekan lalu, juga atas Bournemouth beberapa hari sebelumnya. Untung saja, hasil kontra Malmo di ajang Liga Europa hari Jumat (15/2) bisa sedikit menghibur.

Siapkan Tim Terkuat

Laga kontra Manchester United di yakini tidak akan berjalan dengan mulus dan mudah. Sebab, Ole Gunnar Solskjaer baru saja berhasil mengeluarkan kemampuan terbaik Paul Pogba dan kawan kawan. Meski kalah atas Paris Saint Germain hari Rabu (14/2) lalu, namun fakta bahwa mereka tak terkalahkan dalam 11 laga sebelumnya tidak bisa di lupakan begitu saja.

Maka dari itu, Chelsea tidak bisa setengah-setengah dalam mengeluarkan kemampuan mereka. Gianfranco Zola, yang menggantikan Maurizio Sarri dalam konferensi pers baru baru ini, menyatakan bahwa The Blues akan menampilkan skuat terkuatnya untuk membendung gempuran dari para pemain Manchester United.

“Kami akan menilai beberapa pemain, Ruben Loftus-Cheek mungkin bisa tampil. Ini adalah babak kelima FA Cup, kami ingin menang dan akan menurunkan tim yang kuat. Kami belum membuat pertimbangan penuh, sebab ini baru hari Jumat (Sabtu WIB),” ujar Zola, seperti di kutip dari talkSPORT.

Solskjaer Apik, Zola Turut Bahagia

Adanya Ole Gunnar Solskjaer membuat Manchester United berhasil merangkak naik ke posisi empat di klasemen Premier League. Meski posisi Chelsea diambil alih, namun Zola mengaku senang dengan dampak yang diberikan oleh mantan pelatih Molde itu.

“Saya senang. Saya kenal Ole karena kami belajar bersama. Dan saya senang bisa melihatnya bekerja dengan baik,” tambah pria asal Italia tersebut.

“Saya tahu United sempat mengalami masa-masa buruk, tapi saya tahu nilai tim tersebut. Anda bisa melihat seseorang yang berfokus pada apa yang mereka lakukan. Oleh melakukan hal itu,” tandasnya.

Sedangkan Chelsea sendiri, setelah kalah dari Manchester City, harus turun ke peringkat enam. Walau begitu, mereka masih punya peluang untuk kembali ke empat besar mengingat jarak poin dengan United tidak terpaut jauh, hanya satu angka saja.

Chris Smalling Targetkan MU Finis Di Empat Besar Serta Menangkan Trofi Juara

Chris Smalling memberikan target bagi Manchester United untuk finis pada peringkat empat besar dan juga memenangkan sejumlah trofi juara pada saat akhir musim. Namun untuk menjadi juara Premier League, pada musim depan nantinya MU disebutnya akan menjadi penantang yang jauh lebih serius.

Untuk pertama kalinya di msuim 2018/2019, Manchester United mampu untuk masuk kedalam peringkat empat besar kompetisi Premier League. Keberhasilan Setan Merah untuk naik tangga klasemen tidak lain berkat peran yang sangat besar dari Ole Gunnar Solskjaer yang dimana dibawah kepelatihannya The Red Devils mampu untuk memenangkan 10 dari 11 pertandingan terakhir yang mereka jalani didalam kompetisi domestik.

Meskipun telah masuk kedalam peringkat empat besar, akan tetapi Setan Merah masih tertinggal sangat jauh dari Manchester City dan juga Liverpool yang sekarang ini berada pada peringkat paling atas ditanggal klasemen sementara. Pada saat peluang untuk menjadi juara sudah hampir tertutup sepenuhnya, Setan Merah ditargetkan akan mampu untuk finis pada peringkat empat besar dan juga memenangkan trofi juara pada saat akhir musim ii.

Namun untuk musim depan, Setan Merah diyakini akan dapat kembali lagi masuk kedalam persaingan untuk menjadi sang juara.

“Butuh waktu bagi kami untuk kesana (menjadi juara di kompetisi liga). Namun didalam dua bulan yang terakhir sudah ada evolusi yang sangat bagus dari kami. Kami akan pergi ke sana (markas Paris Saint-Germain) dan kemudian memberikan semuanya dikarenakan ini masihlah sangat jauh dari kata berakhir. Kemungkinan pada saat musim depan nanti kami akan memulai semuanya lagi, terutama dalam kompetisi liga. Itu dikarenakan saya menilai kalau saat itu kami sudah sangat siap untuk menjadi penantang,” kata Smalling didalam salah satu acara media sepakbola.

“Saya berpikir kalau dengan semua yang sudah berubah, semoga kami akan dapat menyelesaikan musim ini dengan trofi juara dan juga masuk kedalam empat besar. Namun hanya lolos kedalam kompetisi Liga Champions bukanlah harapan yang kami mau setiap tahunnya.”

“Andai kami dapat bermain seperti yang sekarang ini dan juga terus tetap berkembang, saya berpikir kalau musim panas dengan pramusim tentu akan menjadi momen bagi kami kembali lagi menjadi top, semoga itu bisa terjadi,” lanjutnya.

Selain kompetisi Premier League, Peluang Setan Merah untuk memenangkan titel juara masih cukup terbuka dalam kompetisi Piala FA serta kompetisi Liga Champions. Didalam kompetisi Piala FA, Setan Merah akan menjalani pertandingan babak kelima disaat akhir pekan nanti dengan melawan Chelsea. Sedangkan didalam kompetisi Liga Champions nantinya, mereka harus berusaha untuk membalikan keadaan menghadapi PSG dalam laga leg kedua setelah kalah 0-2 dalam leg pertama agar bisa lolos kedalam babak delapan besar.

Dalam kompetisi Premier sendiri, MU sejatinya masih memiliki peluang meraih juara andai dilihat dari segi matematis. Dengan tersisa sebanyak 12 pertandingan dan memiliki 51 angka, MU total masih bisa menuntaskan musim dengan terolehan 87 angka. Untuk menjadi juara. MU hanya perlu memenangkan semua pertandingan yang tersisa dan berharap kalau Manchester City da Liverpool yang ada diurutan pertama dan kedua dengan terolehan 65 angka harus kalah setidaknya delapan pertandingan secara total.

Selain itu tentunya mereka juga berharap kalau Tottenham Hotspur yang ada diurutan ketiga juga harus kalah sebanyak empat pertandingan. MU juga pantang kalah mengingat bahwa mereka hanya punya jarak satu angka saja dari Arsenal dan juga Chelsea yang ada pada urutan kelima dan keenam.

 

VAR Dinilai De Jong Cuma Menguntungkan Tim Raksasa

Frankie de Jong menilai bahwa teknologi Video Assistant Referee atau yang disebut VAR merupakan teknologi yang menguntungkan untuk tim besar. Hal tersebut disebutnya setelah laga antara Ajax Amsterdam melawan Real Madrid berakhir dengan skor 1-2 yang dimana ada sebuah insiden pada saat gol Ajax dianulir oleh sang wasit.

Ajax harus kalah dari Real Madrid dalam laga yang dilangsung di Stadion Johan Cruyff di hari Kamis tanggal 14 Febuari 2019 dini hari WIB.  Dua gol yang didapatkan oleh Los Blancos berhasil diciptakan oleh Karim Benzema pada saat menit ke 60 dan juga oleh Marco Asensio disaat menit ke 87.

Sedangkan Ajax cuma mampu membuat satu gol balasan saja disaat menit ke 75 melalui Hakim Ziyech.

Kekalahan tersebut bisa dikatakan sangatlah menyakitkan untuk tim tuan rumah dikarenaan mereka mampu untuk terus membuat Los Blancos kewalahan disepanjang pertandingan. Tercatat bahwa tim yang dilatih oleh Eric Ten Hag tersebut mampu untuk membuat sebanyak 13 kali tembakan yang dimana tujuh diantaranya berhasil mengarah tepat kearah sasaran.

Ajax juga seharusnya dapat menutup pertandingan di babak pertama dengan keunggulan 1-0 andai saja gol yang diciptakan oleh Nicolas Tagliafico disaat menit ke 38 tidaklah dianulir oleh sang wasit setelah menyaksikan Video Assistant Referee atau VAR. Gol tersebut tidak disahkan dikarenakan Dusan Tadic dinilai sudah mengganggu penjaga gawang.

Hal tersebut tentu saja sangat membuat para pemain Ajax merasa kecewa. Salah satu yang mengungkapkan rasa kesalnya tidak lain adalah Frankie de Jong.

Pemain gelandang yang pada musim depan nanti akan memperkuat FC Barcelona tersebut menuding kalau VAR hanyalah memberikan keuntungan kepada tim-rim raksasa saja.

“Kami tentunya bermain dengan sangat baik sebagai tim. Sangat sayang sekali karena gol kami harus dianulir. Mungkin hal yang sama seperti itu mudah untuk dilakukan dan dapat menguntungkan tim besar. Kami juga telah memilikinya dengan sangat baik,” ujar De Jong.

“Namun setelah itu kami dapat melakukannya dengan baik dan juga memiliki beberapa peluang. Akan tetapi sayangnya itu sama sekali tidak memberikan kami sebuah hasil yang jauh lebih baik,” lanjutnya.

Meskipun seperti itu, namun pemain yang masih berusia 21 tahun tersebut tetaplah sangat bangga dikarenakan memiliki semangat juang sebagai tim. Dia juga berharap kalau Ajax dapat bermain dengan cara yang sama seperti saat bertandang ke markas Real Madrid.

“Di Spanyol, tentu kami dapat bermain dengan cara yang sama seperti apa yang kami lakukan dikandang kami dengan semua keberanian dan juga keyakinan. Masih belum ada yang dipastikan akan lolos. Real tentu akan merasakan yang jauh lebih banyak lagi tekanan didepan para pendukung mereka sendiri,” katanya lagi.

“Kami tentu sangat bangga dengan tim yang seperti ini. Kami bertarung bersama-sama. Sangat mengecewakan sekali untuk memberikan mereka sebuah kemenangan pada saat menit terakhir pertandingan. Andai kami bermain dengan sikap yang sama, nyali yang sama juga dan tentu tidak ada hal yang perlu kami takutkan di Santiago Bernabeu,” tutupnya dengan keyakinan.

Untuk pertandingan leg kedua nantinya akan dilangsungkan pada tanggal 6 Maret 2019 dini hari WIB mendatang di Santiago Bernabeu. Untuk dapat lolos kedalam babak delapan besar, Ajax harus dapat memenangkan laga tersebut dengan selisih dua gol. Sebab meski mereka memenangkan laga tersebut mereka akan tersingkirkan karena kalah dari regulasi gol tandang.

Zlatan Ibrahimovic Bertahan Di LA Galaxy

Striker Swedia telah mengumumkan keputusannya untuk tetap dengan klub saat ini di tengah-tengah spekulasi tentang masa depannya Zlatan Ibrahimovic telah mengkonfirmasi bahwa ia tinggal di MLS dengan LA Galaxy.

Ada banyak spekulasi seputar masa depan striker bintang itu, dengan hubungan kuat dengan mantan klub AC Milan sampai mereka mengesampingkan kesepakatan pekan lalu. Namun, tampaknya kemandirian lincah diatur untuk musim lain di Los Angeles setelah pengumuman yang biasanya dramatis melalui pos media sosial.

Ibrahimovic mencetak 22 gol dan mencetak tujuh assist dalam 27 pertandingan liga untuk LA Galaxy karena ia terus menentang proses penuaan setelah bergabung dengan transfer bebas dari Manchester United dan mencetak gol karirnya yang ke-500 dalam mode akrobatik melawan Toronto. Striker itu akhirnya memenangkan penghargaan MLS Goal of the Year dan mengalahkan Wayne Rooney menjadi pendatang baru terbaik.

Namun, LA Galaxy kehilangan pertandingan terakhir mereka dari kampanye melawan Houston Dynamo ketika mereka membutuhkan hasil imbang untuk lolos ke babak playoff dan pemain depan veteran jelas merasa bahwa dia memiliki bisnis yang belum selesai di MLS.

Dia telah memenangkan gelar liga hampir di mana saja dia pergi, termasuk di Belanda dengan Ajax, Italia dengan Juventus, Inter dan Milan, Spanyol dengan Barcelona dan di Prancis dengan Paris Saint-Germain. Mantra singkatnya di Inggris bersama United melihatnya membantu Setan Merah meraih kemenangan di Liga Europa dan Piala EFL, meski trofi Liga Primer terhindar dari genggamannya.

Seandainya dia meninggalkan LA Galaxy, itu akan menjadi klub pertama dalam kariernya sejak Malmo di mana dia tidak memenangkan perak. Ada minat yang kuat di 37 tahun, bagaimanapun, dari Milan, serta link ke Malmo di Swedia asalnya dan kesepakatan sementara kembali ke Jose Mourinho yang berjuang United, tetapi ia telah menolak semua tawaran untuk tetap di Los Angeles .

Rincian tepat dari kesepakatan baru Ibrahmovic belum dikonfirmasi. Ibrahimovic akan memulai kampanye MLS baru dengan LA Galaxy pada Maret 2019.

Sejumlah Pemain Manchester United di klaim ingin Jose Mourinho di pecat

Sejumlah pemain diklaim mantan gelandang Manchester United, Paul Ince, menginginkan agar Jose Mourinho segera dipecat dari kursi manajer klub tersebut.

Ince menyebut beberapa di antara mereka mulai membentuk klik karena sudah tidak lagi cocok dengan Mourinho. Paul Pogba disebut sebagai salah satu pemain yang ingin pelatih asal Portugal itu segera didepak dari posisinya.

Orang-orang punya hak untuk meragukan manajer (Mourinho), tapi Anda juga harus melihat ke para pemain. Apakah mereka juga benar-benar membuat perubahan?

Saya pernah berada di sana, para pemain mulai membentuk klik dengan harapan agar manajer mereka di pecat dan itu pula terjadi saat ini di Old Trafford terang Paulince.

Paul Ince melihat suasana di Manchester United juga sudah tidak kondusif dengan kerap berseteruan sejumlah pemain dengan Jose Mourinho disebut kerap terlibat Konflik dengan sang Manajer adalah Paul Pogba.

Mourinho Juga di kenal sebagai Manajer yang kerap bahwa asisten manajer dan sejumlah pemain yang paling ia percayai di klub tempat ia melatih.

Tengok saja sejumlah tim yang pernah ia tangani bahwa ia memilih yang ia yakni sukai dan percayai, tapi mereka juga tidak cukup bagus.

Kekalahan setan merah dari Liverpool dengan telak 1-3 pada laga ke 16 Liga Iggris 2018/2019 di Stadion Anfield membuat posisi Mourinho kian terdesak kondisi itu di nilai Paul Ince semakin membuat ikatan di dalam skuat Setan merah kian merenggang . Manchester United yang tertahan di peringkat keenam Klasemen semetara di Liga Inggris 2018/2019 kini berada 19 poin dari The Reds di posisi Puncak

Semakin terang bederang bahwa klub berada dalam situasi kacau dari atas hingga bawah kesenjangan antara united dan Liverpool dan Manchester City semakin besar.

 Ada sejumlah isu pula yang menyatakan terlalu banyak pemain yang sebenarnya tak layak mengenakan Jersey Manchester United.

 

Inter menawarkan Jose Mourinho untuk menjadi pelatih

Inter Milan sedang mempertimbangkan untuk mendepak Luciano Spalletti pada musim panas mendatang, setelah mereka tersingkir dari Liga Champions dan berselisih dengan sebanyak 14 poin dari pemimpin klasemen sementara Serie A Juventus.

Pelatih Manchester United yang bernama Jose Mourinho, yang timnya kalah 1-3 di kandang Liverpool pada tanggal (16/12) menjadi salah satu nama yang di pertimbangkan pimpinan Inter Milan yang bernama Giuseppe Marotta untuk sebagai di gantikan Luciano Spalletti.

Jose Mourinho tiba di Manchester United pada 2016 lalu menggantikan Louis van Gaal. Dan sehingga dengan sejauh ini seorang pelatih berasal dari Portugal itu berhasil memenangkan trofi Liga Europa dan Piala Liga di musim pertamanya.

Tetapi saat di musim ini, Jose Mourinho akan tampaknya sudah terlihat dengan kesal kepada dewan pengurus dari Manchester United karena mereka sudah pernah terjadi gagal untuk mendatangkan seorang salah satu bek tengah pada jendela di transfer pada musim panas lalu.

Jose Mourinho juga terlibat dalam percekcokan yang sudah berlangsung lama dengan pemain mahal dari Manchester United bernama Paul Pogba, sementara dengan Anthony Martial tidak akan tanda tangani kontrak baru sampai dia tahu masa depan Jose Mourinho di klub itu.

Jose Mourinho sebenarnya sudah teken kontrak baru pada Januari tahun ini. Tapi hasilnya, sejauh ini pelatih yang berusia lima puluh lima tahun itu terus berada di bawah tekanan di Manchester United.

Sementara bersama Inter Milan, Jose Mourinho juga pernah memenangkan treble bersejarah pada 2010 lalu, yang termasuk kemenangan di ajang Liga Champions. Ia kemudian lanjutkan karirnya di Real Madrid, dan memenangkan gelar La Liga sebelum kembali ke Chelsea pada 2013 lalu.

Jose Mourinho pun kembali memenangkan gelar di ajang Liga Premier lainnya pada tahun 2015 lalu, tetapi di pecat sebelum akhir tahun setelah skuadnya raih hasil buruk. Bahkan saat itu the Blues mendekam di atas zona degradasi.

 

Di Rajamangala Bima Sakti Sudah Pernah Merasakan Kepahitan

Saat bermain, Bima Sakti serta Kurniawan Dwi Yulianto memiliki masa lalu jelek waktu bertanding di Rajamangala. Tim nasional Indonesia kalah mutlak dari Thailand.

Peristiwa itu berlangsung di Piala AFF 2000. Thailand jadi tuan tempat tinggalnya waktu itu. Pertemuan scuad Garuda dengan The War Elephants terjadi semenjak babak group.

Tidak hanya Bima Sakti serta Kurniawan, di scuad Tim nasional masih tetap ada pemain tenar lainnya seperti Hendro Kartiko, Gendut Doni Christiawan, Aji Santoso, ikut Seto Nurdiantoro.

Indonesia kalah 1-4 dari Thailand di babak group. Pertandingan Group A Piala AFF pada 20 November 2000 itu berjalan di 700th Anniversary Fase, Chiang Mai. Worrawoot Srimaka (dua gol), Kiatisuk Senamuang, serta Dusit Chalermsan adalah jejeran pembuat golnya.

Pada hasilnya, Indonesia maju ke set final sesudah lolos menjadi runner-up group, team yang waktu itu dilatih oleh Nandar Iskandar itu menaklukkan Vietnam dengan score 3-2 waktu berduel dalam semi final di Rajamanggala.

Indonesia tutup kompetisi Piala AFF ke-3 dengan kekecewaan. Scuad Garuda kembali bertemu dengan Thailand, ikut kalah dengan score telak 4-1.

Srimaka membukukan hat-trick di pertandingan final yang berjalan pada 18 November 2000. Striker Thailand itu pada akhirnya jadi top skorer dengan Gendut Doni dengan catatan saling lima gol.

Piala AFF 2000 jadi edisi paling akhir Bima Sakti di pertandingan sepakbola antarnegara Asia Tenggara. Tempat runner-up jadi pencapain terbaik.

Di Rajamangala, Sabtu (17/11/2018) malam WIB, Indonesia akan menantang Thailand kembali. Laga itu bisa saja berasa seperti final, sebab Indonesia perlu penambahan point untuk mengawasi kesempatan maju ke semi final Piala AFF 2018.

Kurniawan, pembuat tiga gol untuk Indonesia di Piala AFF 2000, sekarang telah jadi asisten pelatih. Selain itu, Bima Sakti, yang tidak bermain di pertandingan final, jadi peracik strateginya. Bima-Kurniawan memiliki kans untuk meniadakan masa lalu pahit di Rajamangala.

Paco alcacer supersub terbaik di eropa

Striker borussia Dortmund paco alcacer jadi salah satu yang tesubur di liga top eropa saat ini. Namun ia menciptakan sebagian besar golnya justru saat jadi pemain pengganti. Di balik laju oke Dortmund di liga jerman musim ini, ada lacacer yang tampil tokcer. Dippinjam dari Barcelona, pemain 25 tahun itu sudah menghasilkan 8 gol di liga. Ia menempati posisi kedua daftar pencetak gol terbanyak di jerman.

Alcacer Cuma kalah dari luka jovic yang mengoleksi sembilan gol. Delapan gol tersebut dibuatalcacer dalam enam penampilan di liga jerman tanpa sekali pun main penuh selama 90 menit. Sejauh ini, alcacer lebih sering jadi pemain pengganti dan baru dua kali jadi starter. Tujuh dari delapan gol yang dibuat di liga jerman tercipta saat ia masuk sebagai pemain pengganti. Tak ayal, pemain asal spanyol itu pun jadi supersub paling mematikan di liga top eropa saat ini.

Lacacer menghasilkan delapan gol di liga jerman dalam 235 menit bermain. Ia pun jadi pemain dengan rasio gol per menit terbaik dieropa sejauh ini (satu gol per 29 menit). Pada tanggal (11/11/2018) Dortmund mengalhkan Bayern munchen di signal iduna park. Sempat tertinggal 2-0, tuan rumah mengakhiri laga dengan kemenangan 3-2. Kemenangan atas Bayern membuat para pemain borussia Dortmund di laga der klassiker percaya diri dapat memenangkan trofi.

Kemenangan itu membuktikan keperkasaan Dortmund musim ini. Selain belum terkalahkan di 11 laga bundesliga, mental bajanya terlihat setelah laga melawan Bayern menjadi comeback kelima tim asuhan Lucien favre musim ini. Syaratnya adalah bisa menjaga penampilan garangnya dengan konsisten. “saya sangat senang untuk tim. Hasil ini datang dari semua orang yang bekerja keras bersama. Jika kami terus melakukan ini sepanjang musim, kami bisa memenangkan hal-hal besar,” kata sancho di ditud resmi bundesliga.

“jelas kami akan merayakan hasil mala mini, tetapi kami akan segera melupakannya dan memikirkan laga berikutnya. Kami harus terus bekerja keras dan fokus pada pertandingan berikutnya. Jika kami terus melakukan ini, kami punya peluang bagus untuk memenangkan liga atau siapa yang tahu liga champions. Anda tidak pernah tahu,” kata eks pemain muda Manchester city itu.

Pages:1234567...50»

Jadwal Bank Offline

BCA-AL Mandiri - AL

BRI - AL BNI - AL

CIMB- AL

QR CODE AGEN LIGA

QR CODE AGENLIGA

Arsip Berita