BlackBerry Messenger AgenLiga
Browsing articles tagged with " agen judi online"

Tottenham Tersingkir Usai Ditudukkan Crystal Palace

 

Tottenham Hotspur terhenti pada babak keempat Piala FA. Tottenham takluk 0-2 ketika melawat ke kandang Crystal Palace.

Bertamu ke Selhurst Park pada hari Minggu (27/1/2019) malam WIB, Tottenham langsung menguasai jalannya pertandingan sejak awal. Akan tetapi malah Palace yang terlebih dulu memperoleh hasil nyata.

Pada menit ke-9, tendangan Jeffrey Schlupp dari sudut sempit masih bisa diantisipasi Paulo Gazzaniga. Namun bola mengarah kepada Connor Wickham dan dengan mudah diceploskannya ke dalam gawang Tottenham. 1-0 untuk Palace.

Unggul satu gol membuat tim tuan rumah makin nyaman di dalam mengontrol Tottenham. Tim tamu dibiarkan menguasai bola, akan tetapi dibikin frustrasi untuk masuk ke pertahanan mereka.

Akhirnya Palace berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 pada menit ke-34 walaupun bukan dari situasi open play. Kyle Walker-Peters membuat handball ketika hendak menghalau crossing Palace dan penalti pun diberikan oleh wasit. Andros Townsend maju sebagai algojo dan menembak bola ke tengah untuk menaklukkan Gazzaniga.

Dua menit kemudian, Tottenham hampir kebobolan gol ketiga. Patrick Van Aanholt melepaskan umpan mendatar yang disambar Townsend. Beruntung buat The Lilywhites karena tendangan first time Townsend tepat ke arah Gazzaniga sehingga bisa ditepis si kiper.

Tottenham memperoleh momentum untuk bangkit pada menit ke-44 saat mendapatkan hadiah penalti. Van Aanholt mencoba membuang bola, akan tetapi malah berakhir menendang kaki Juan Foyth. Kieran Trippier maju sebagai algojo, namun tidak bisa mencetak gol karena tembakannya melenceng ke sebelah kiri gawang. Paruh pertama pun berakhir tidak lama kemudian.

Tottenham mencoba bermain lebih agresif pada babak kedua. Fernando Llorente memperoleh kesempatan pada menit ke-52 saat mendapatkan bola di dalam kotak penalti. Lalu Llorente melepaskan tendangan usai melakukan gerakan memutar. Tapi si kulit bundar masih bisa diantisipasi Julian Speroni.

Sepuluh menit kemudian, Llorente memiliki situasi yang sama. Kali ini sepakan Llorente masih terlalu lemah dan mengarah tepat ke Speroni sehingga mudah diamankan.

Sundulan kepala Lucas Moura menyambut tendangan sudut pada menit ke-71 masih belum mengarah ke gawang. Tottenham berupaya mencetak gol pada sisa waktu pertandingan, namun tidak berhasil.

Dengan hasil ini, Tottenham pun mesti tersingkir di babak keempat Piala FA. Sementara itu The Eagles melangkah ke babak kelima Piala FA.

HIDAYAT DIDUGA TAK SENDIRIAN ATUR SKOR, PSSI D MINTA GANDENG KEPOLISIAN

Bagaimana pun juga PSSI yang telah di minta tidak hanya dalam menghukum Hidayat, melainkan dari anggota komite Eksekutif(exco) PSSI yang juga sudah terlibat dalam pengaturan skor atau kecurangan dalam pertandingan sepak bola. Dan disebabkan di karenkan besar kemungkinan adanya dia tidak hanya bekerja sendirian dalam pengaturan skor melainkan dari beberapa regu dari timnya.

Hidayat yang juga sudah menyatakan kemunduran dari jabatannya di hotel Sultan, Jakarta , permasalahan itu juga sudah di ketahui pada saat hari senin (3/12/2018). Dan lagi pula juga, mau tidak mau dia harus bertanggung jawab dan melepaskan jabatannya dengan hukuman dari komisi Disiplin PSSI yang setelah di nilai bersalah akan dalam pengaturan skor dalam pertandingan Madura FC dan juga PSSI Sleman di liga ke 2.

Dan hidayat juga telah di hukum beraktivitas di sepakbola selama tiga tahun dan juga sudah di larang memasuki stadion sepakbola di Indonesia selama dua ttahun , dan juga terkena denda sebesar nominal Rp 150 juta.

Dan ketua umum dari Asosiasi Provinsi PSSI jawa barat juga, Tommy Apriantono, yang juga sudah menyebutkan bahwa PSSI itu sudah bertindak tepat untuk bisa menghukum exco, siapapun orangnya juga, yang sudah terlibat dalam pengaturan skor, namun akan tetapi, itu saja tidak cukup bagi tersangka atau pun korban yang mengalami secara langsung dan di denda 150 juta juga tidak membalikkan keadaan yang sportif juga.

“saya salah satu sebagai stake holder dalam sepakbola juga menyatakan bahwa kalau menurut aturan , langkah PSSI itu betul. Dan kalau saja PSSI mau lebih baik harusnya juga bisa melibatkan pihak luar,”kata Tommy yang juga sudah dihubungi Detiksport.pada hari selasa (4/12).

“dan jangan berhenti disini, pada penghukuman untuk hidayat. Itu betul seperti Exco di FIFA,Walaupun sudah di hukum, namun akan tetapi Interpol dan FBI tetap akan menyelediki kasus suap dalam percurangan dalam sepak bola.

PANTASKAH MESSI FINIS KELIMA DI BALLON D’OR 2018

Salah satu pemain yang berasal dari argentina yang juga sudah mendapatkan beberapa Ballon D’or setiap tahunnya dan salah satunya ialah Lionel Messi yang saat ini berada di klub Barcelona dan sekaligus capten dari Barcelona yang berposisi sebagai penyerang sekaligus pemain andalan bagi Barcelona dan akhir-akhir ada persoalan pertanyaan pantaskah messi finis ke lima di Ballon d’Or 2018? Dan megabintang sepak bola Lionel Messi yang harus puas setelah finis ke lima di Ballon D’or 2018.dan sedangkan itu juga Messi yang sudah menjalani tahun yang campur aduk.

Bagaimana pun juga pada penghargaan Ballon D’or yang telah di helat di paris, yang juga sudah di acarakan pada tanggal (3/12/2018) dan messi juga menyudahi dibelakang Luka Modric (pemenang), Cristiano Ronaldo (2). Antoine Griezmann(3), dan salah satu pemain yang muda berbakat sekali yaitu Kylian Mbappe yang berasal dari Kroasia itu mendapatkan ballon d’or juga (4), dan untuk pertama kalinya juga Messi yang telah berhasil finis di luar tiga besar dari finalis Ballon  d’or sejak pada tahun 2005 alias sudah dalam 12 tahun .

Dan dalam periode kali ini pun, messi di telah finis teratas lima kali pada tahun 2009-12,2015, dan ruuner up lima kali pada tahun 2008.2013-2014.2016-2017.dan sekali finis ke tiga pada tahun 2007 yang lalu.

Dengan sementara itu juga, di tahun 2018 ini juga tidak di pungkiri lagi bahwa messi sudah menjalani musim yang tidak mentereng-mentereng amat atau bisa di bilang banyak kesulitan yang menimpanya pada saat melawan klub-klub lain yang membuat performa mereka terlihat turun drastis selama bersama di Barcelona, Messi yang sudah berhasil memenangi liga spanyol dan copa del rey. Namun akan tetapi Blaugrana yang berada di luar dugaan di depak AS roma di perempatfinal liga champions setelah usai membuang keunggulan tiga gol di leg pertama juga.

Dan setelah kegagalan di kompetisi Eropa, messi pun sudah memimpin argentina di Piala Dunia 2018 juga hasilnya juga terlihat tidak memuaskan juga.

 

Griezmann Kecewa Belum Bisa Memenangkan Ballon d’Or

Antoine Griezmann kecewa karena belum memenangkan Ballon d’Or setelah memenangkan Liga Eropa dan Piala Dunia pada 2018, sementara Kylian Mbappe mengatakan dia akan bekerja untuk menyelesaikan lebih tinggi di masa depan.

Griezmann menempati posisi ketiga dalam pemungutan suara di belakang pemenang Luka Modric dan runner-up Cristiano Ronaldo untuk penghargaan 2018.

Ini datang dari tahun yang melihat Griezmann memenangkan perak dua kali, pertama dengan Atletico Madrid di Liga Europa pada bulan Mei dan kemudian dengan Prancis di Piala Dunia.

Griezmann memainkan peran penting dalam keberhasilan klub di turnamen, mengamankan hasil untuk 10 pemain Atleti di Emirates di leg pertama pertandingan semifinal melawan Arsenal.

Pemain depan itu akan menyegel kemenangan klubnya di turnamen dengan dua gol di final – kemenangan 3-0 atas Marseille.

Griezmann kemudian mencetak empat gol dan menambahkan dua assist untuk Prancis di Piala Dunia 2018, termasuk gol di final melawan Modric dan Kroasia, memenangkan bola perunggu saat ia membantu membimbing bangsa untuk kemenangan kedua mereka di turnamen.

Dan Griezmann menyesalkan bahwa dia tidak dapat mengubah kesuksesan di lapangan menjadi kesuksesan penuh di Ballon d’Or, karena ketika dia bangga memenangkan begitu banyak tahun ini, dia bertanya-tanya apa lagi yang bisa dia lakukan untuk memenangkan penghargaan tersebut.

“Ketika saya belajar [saya tidak menang], Anda tidak ingin berada di rumah bersama saya dua hari pertama (tertawa),” kata Griezmann. “Tidak, itu adalah kebanggaan besar untuk berada di podium, menjadi seorang juara dunia.

“Saya mengandalkan rekan satu tim di klub dan tim nasional untuk berada di tempat Luka di masa depan. Saya memenangkan Liga Europa, Piala Dunia – apa lagi yang harus saya lakukan, saya tidak tahu”

Teman satu tim internasional dari tim internasional, Mbappe, melihat banyak kesuksesan pada malam itu, membawa pulang Trofi Kopa perdana untuk pemain terbaik di bawah usia 21 tahun.

Namun, sementara kesuksesannya bersama Paris Saint-Germain dan Prancis, yang termasuk treble domestik dan trofi Piala Dunia, mungkin patut dipertimbangkan untuk penghargaan tertinggi, bintang berusia 19 tahun itu menempati posisi keempat.

Namun, Mbappe senang telah datang sejauh ini dalam waktu yang singkat dan bertujuan untuk membuat penghargaan suatu hari nanti, mencatat dia tidak percaya dia pantas mendapatkannya pada tahun 2018.

“Kekecewaan? Nah, dari mana saya datang, tidak,” kata Mbappe. “Dalam waktu singkat saya tiba di tempat ke-7 dan ke-4.

“Tiga pemain sebelum saya lebih layak dari saya. Saya harus bekerja untuk berada di tempat ini di masa depan.”

Dele Alli Sebut Pochettin Punya Peran Besar Yang Buatnya Tandatangani Kontrak Baru

Tottenham Hotspur telah memperpanjang kontrak yang dimiliki oleh Dele Alli. Ali sendiri menyebut kalau Mauricio Pochettino memiliki peran yang besar didalam keputusan tersebut.

 

Alli sendiri telah menandatangnai kontrak yang baru bersama dengan Tottenham pada saat hari Selasa tanggal 30 Oktober 2018 yang lalu. Pembaruan kontrak itu tentu membuat Alli akan menjadi pemain The Spurs sampai dengan tahun 2024 yang akan datang.

 

Alli mengakui bahwa Pochettino mempunyai peran yang besar didalam keputusan yang diambilnya mengenai perpanjangan kontrak bersama Tottenham. Pemain yang sudah berusia 22 tahun tersebut merasa sangat cocok dengan filosofi dari Pochettino.

 

Selain daripada itu, Alli juga merasa memiliki hutang yang banyak dengan Pochettino dari semua pencapaian yang didapatkannya. Pelatih berkebangsaan Argentina tersebut dan juga para staff Tottenham dinilai oleh Alli memiliki peran yang sangat besar dalam perkembangan kariernya.

 

“Poch yang sudah bekerja bersama dengan kami disepanjang waktu dan filosofi yang dia miliki membuat kami sangat suka untuk bermain disini. Disaat saya berpikir mengenai tandatangan kontrak, tentu Poch memiliki peran yang besar,” kata Alli.

 

“Didalam karier saya yang sekarang ini, saya sangat berutang terima kasih dengannya. Dia dan juga Jesus (Perez, sang asisten pelatih) dan juga Miggy Miguel D’Agostino yang merupakan pelatih utama serta Toni Jimenez sang pelatih kiper mau meningkatkannya dan juga menuju kearah yang sangat tepat.”

 

“Saya tidak dapat memikirkan tempat yang lebih baik lagi dari ini. Saya mendapatkan semua dukungan dari staf yang mau membantu saya terus berkembang. Itulah yang saya mau lakukan dengan terus berkembang sebagai seorang pemain dan juga sebagai pribadi,” tutupnya.

 

Performa Alli tentu sudah tidak bisa dipungkiri lagi. Semenjak didatangkan dari Milton Keynes Dons pada saat musim 2015/2016 yang lalu, Alli selalu mampu untuk menjadi salah satu pemain penting The Lilywhites. Bersama dengan Tottenham hingga sekarang ini, Alli sudah dimainkan sebanyak 153 pertandingan dan mampu untuk mempersembahkan 48 buah gol dan 41 kali assist disemua ajang kompetisi yang mereka mainkan.

Kalah dari Bali United, Manager Madura United Komentari Penyelesaian Buruk

Madura United kembali tidak berhasil mengambil point dalam partai tandang. Laskar Sape Kerrab kalah 0-2 dari Bali United dalam pertandingan minggu ke-29 Gojek Liga 1 bersama dengan Bukalapak di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu malam (3/11/2018).

Dua gol Bali United diciptakan Fadil Sausu (52′) serta Melvin Platje (76′). Saat laga, team tuan-rumah memang cukuplah menguasai permainan serta dapat seringkali meneror gawang team tamu.

Pelatih Madura United, Gomes de Oliveira, menyayangkan banyak kesempatan yang tidak berhasil dioptimalkan anak asuhannya. Ia memandang penyelesaian akhir anak asuhannya kembali memiliki masalah.

“Pemain kami sebetulnya membuat cukuplah banyak kesempatan serta berupaya cetak gol. Tetapi, tidak ada yang berbuah gol. Ini kembali lagi permasalahan finishing touch mesti diperbaiki,” kata pelatih dari Brasil itu sesudah laga.

“Kami telah berupaya lakukan beberapa macam serangan dari mulai long pass sampai lakukan penetrasi ke pertahanan mereka. Sayangnya kami tidak berhasil cetak gol ke gawang lawan,” paparnya.

Madura United dapat membukukan delapan tembakan dengan dua salah satunya ke arah gawang. Sesaat Bali United tunjukkan catatan yang lebih cemerlang dengan catatan tujuh tembakan pas tujuan dari keseluruhan 14 kesempatan.

Masalah ini sebetulnya telah jadi aduan Gomes lama. Waktu dalam keadaan terjatuh, Laskar Sape Kerrab ikut membukukan beberapa kesempatan, akan tetapi tidak berhasil cetak gol.

Meskipun begitu, Gomes masih mengapresiasi usaha keras Fabiano Beltrame dkk. Perebutan bola ke-2 team berjalan sama serta ketepatan umpan sampai angka 77 %.

“Pemain telah tampil bagus walau tidak berhasil mendapatkan point. Kami mesti selekasnya bangun serta belajar kembali. Kesalahain ini mesti diperbaiki agar dapat menang di laga selanjutnya,” tambah Gomes.

Hasil ini membuat Madura United turun rangking ke tempat ke enam dengan masih mengemas 43 point. Selanjutnya, mereka akan melayani Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (9/11/2018).

Kemenangan Beruntun MU Selamatkan Mou

Jose Mourinho mengatakan permainan lambat dari Manchester United membuat dia khawatir setelah Marcus Rashford mencetak gol kemenangan di Bournemouth, Rashford mencetak gol pada menit ke-92 di Vitality Stadium untuk meraih kemenangan pertama Premier League di Premier United dalam tiga peluang yang ada, memindahkan mereka dalam dua poin dari tempat kualifikasi Liga Champions dimana United bermain cukup baik, Bournemouth memimpin awal laga berkat gol di menit ke-50 Callum Wilson untuk klub sebelum Anthony Martial kembali mencetak gol untuk pasukan Mourinho tapi sangat mengkritik penampilan babak pertama timnya.

“Itu bukan hanya awal, itu adalah babak pertama, Waktu yang sulit, saya pikir saya adalah manajer paling beruntung di Liga Premier, untuk berakhir 1-1 di mana seharusnya seperti lima atau 6-2 benar-benar beruntung, karena kami benar-benar buruk dan pertahanan kami sangat buruk, Benar-benar mengerikan dan bukan hanya pertahanan saya, tetapi tim Kami tidak menekan atau melakukan apa yang kami kerjakan selama seminggu dan Saya merasa seperti orang yang menonton laga ini tidak akan percaya betapa kerasnya kami berlatih minggu ini tentu Babak pertama adalah bencana. ” Rashford melewatkan kesempatan emas untuk menempatkan United unggul di menit ke-64, melihat tembakannya diblok oleh Nathan Ake setelah tendangan bebas Ashley Young memantul kembali dari mistar gawang, Mourinho merasa United memberi performa yang jauh lebih baik setelah jeda.

“Babak kedua justru sebaliknya, Kami menekan lebih tinggi, lebih banyak intensitas dan niat, Kami menciptakan banyak peluang, kami pantas mencetak gol sebelum menit 90-an, Saya memulai laga di babak pertama dengan mengatakan itu tidak mungkin untuk bermain lebih buruk daripada yang kami lakukan sehingga babak kedua akan lebih baik pasti dan Tim ini tampil jauh lebih baik tentu Saya senang membawa Ander Herrera ke dalam laga sebab Biasanya tujuannya adalah untuk membuat perubahan menyerang, tapi saya merasa tim membutuhkan pemain seperti Herrera untuk memberi kami keseimbangan itu, memenangkan bola lebih cepat dan melindungi Ashley Young, jadi saya senang dengan perubahan itu dan tim jauh lebih baik dan kami menciptakan banyak peluang. “

Kane Menjadi Salah Satu Pemain Ancaman Untuk Inter Milan

Harry Kane menjadi ancaman untuk Inter Milan mendekati menantang Tottenham Hotspur di matchday 1 Liga Champions. Tetapi konsentrasi ke satu pemain saja semakin lebih beresiko.

Inter akan menjamu Tottenham di Giuseppe Meazza, Selasa (18/9/2018) malam WIB. Kedua-duanya masuk di Group B Liga Champions, bersama dengan Barcelona serta PSV Eindhoven.

Tiga point di partai pertama ini akan menjadi penting untuk ke-2 team, memperhitungkan aspek Barcelona menjadi favorit paling atas di group. Buat Inter, angka penuh berasa lebih terpenting mengingat pertandingan diselenggarakan di kandang sendiri.

Kane akan menjadi satu figur yang pasti dicermati. Striker timnas Inggris itu selama ini telah memberikan dua gol dari lima tampilan di Premier League, plus satu assist.

Milan Skriniar mengaku Kane akan memberi kekuatan ancaman besar untuk Inter. Akan tetapi menurut dia bukan perihal bijak untuk konsentrasi hanya ke pemain 25 tahun itu.

Skriniar yang cukup sudah mengetahui permainan Kane dari beberapa pertemuan di level tim nasional bersama dengan Slovakia, menyebutkan beberapa pemain lainnya Tottenham tidak kalah beresiko. Selama ini ada beberapa nama seperti Lucas Moura, Kieran Trippier, serta Erik Lamela yang telah menyumbang gol buat mereka.

Sesaat pemain lainnya seperti Christian Eriksen sangat butuh diprediksi, mengingat peranannya menjadi pengontrol serangan.

“Saya sempat melawan Kane di timnas. Saya telah mempelajarinya serta saya ketahui dia pemain yang bagus,” tutur Skriniar.

“Kami mesti siap, bukan hanya untuk dia, tetapi untuk seenak pemain Tottenham. Mereka semua kuat serta telah bermain bersama dengan sekurang-kurangnya untuk tiga musim.”

“Akan menjadi satu keuntungan buat kami di kandang, di depan fans kami sendiri, serta menuliskan start bagus,” imbuhnya dikutip situs sah klub.

Inter Milan VS Tottenham : Gareth Bale Memporak-poranda Benteng Pertahan Inter Di Giuseppe Meazza

Delapan tahun yang lalu, Inter Milan berjumpa Tottenham Hotspur di Liga Champions. Pertahanan Inter dibikin porak-poranda oleh Gareth Bale di Giuseppe Meazza.

Inter akan menjamu Tottenham di matchday pertama Group B Liga Champions, Selasa (18/9/2018) malam WIB. Ini sekaligus juga jadi pertemuan pertama di Liga Champions sesudah akhir kali pada musim 2010/2011.

Pada musim itu, Inter serta Tottenham ada satu group. Kedua-duanya sama-sama bertemu pada matchday ke-3 di Giuseppe Meazza.

Tottenham kalah 3-4 serta harusnya main dengan 10 orang waktu pertandingan baru saja berjalan 10 menit. Walau kalah, ada satu pemain yang mengambil alih perhatian, yaitu Bale.

Pria yang sekarang bermain untuk Real Madrid itu cetak hat-trick ke gawang Julio Cesar. Semua gol diciptakan Bale pada set ke-2 dalam tempat ketinggalan 0-4.

Gol pertama Bale hadir pada menit ke-52. Bermain di tempat sayap kiri, Bale lakukan solo-run dari mulai sepertiga akhir pertahanan. Masuk tengah lapangan, Bale menyelusup diantara apitan Maicon serta Javier Zanetti.

Bola selalu digiring Bale sampai ke kotak penalti Inter serta Zanetti selalu menguntit hingga kemudian ketinggalan jauh. Walter Samuel coba tutup laju Bale, akan tetapi upayanya percuma. Bale secara cepat mengarahkan bola ke tiang jauh yang merobek gawang Cesar.

Bale kembali membuat tindakan yang sama di gol ke-2 di menit ke-90. Bale mendapatkan bola dari umpan Jermain Jenas di ruang tengah. Bale yang saat itu baru berumur 21 tahun lakukan solo-run, melepas tembakan, serta mengarahkan bola sama seperti gol pertama. Dalam proses ini, Zanetti dibikin kerepotan lagi oleh Bale.

Tottenham mengecilkan ketinggalan jadi 3-4 di waktu injury time. Bale cetak gol ke-3 sesudah menyambar umpan Aaron Lennon. Pria asal Wales itu dalam tempat bebas sesudah Zanetti telat balik ke posisinya waktu dalam keadaan serangan balik.

Bale kembali mempermainkan Inter di matchday ke empat. Kesempatan ini bukan Zanetti yang banyak ikut serta langsung untuk hentikan tindakan Bale, tetapi Maicon.

Maicon kesusahan benar hentikan Bale. Dia seakan licin bak belut sesudah berkali-kali menyelusup dari kawalan Maicon. Bale tidak cetak gol dalam pertandingan ini, akan tetapi dia menyumbang dua assist untuk gol-gol Peter Crouch serta Roman Pavlyuchenko dalam kemenangan 3-1. Satu gol yang lain diceatk Rafael van der Vaart.

Bale jadi konsentrasi perhatian setelah dua pertandingan itu, ditambah Tottenham jadi juara group. Bahkan juga dalam pertemuan pertama, seseorang Samuel Eto’o yang tidak kenal Bale dibikin ingin tahu.

“Saat Gareth Bale mengawali pertunjukannya, Eto’o berkata pada saya: ‘Siapa sich tuch?'” kata Sebastien Bassong, sebagai starter di tempat bek Tottenham pada pertemuan di Giuseppe Meazza, seperti diambil dari The Guardian.

“Eto’o seperti orang hilang ingatan, teriak-teriak ke pemain bertahan: ‘Hentikan dia (Bale)!’ Saya katakan ke Eto’o: ‘Kamu baru lihat setengahnya dari dia.’ Gareth membuat kami keluar dari permasalahan. Dia ialah seseorang superhero,” sambung Bassong yang rekanan Eto’o waktu di Tim nasional Kamerun.

Pujian keluar dari mulut Luis Figo yang saat itu menjabat menjadi direktur Inter Milan. Dia menyampaikan jika Bale begitu mengagumkan.

Cristiano Ronaldo berhasil mencetak 2 gol

Ronaldo, tanpa gol dalam tiga pertandingan pertamanya sejak pindah dari Real Madrid, disadap tak lama setelah babak pertama.

Pemain 33 tahun itu kemudian menyelesaikan serangan balik cepat dengan menembak ke sudut bawah setelah 65 menit.

Sassuolo membalaskan satu gol melalui perpanjangan waktu melalui Khouma Babacar dan Douglas Costa diusir namun tuan rumah tetap bertahan.

Pemain sayap Juve asal Brasil dipecat setelah intervensi asisten wasit video untuk meludah di Federico di Francesco, setelah mengarahkan sundulan pada pemain yang sama dan muncul untuk mencoba menyikut dia.

Ronaldo bisa menyelesaikan hat-trick terlambat tetapi melewatkan dua peluang mudah dari dalam area penalti.

Kemenangan itu merupakan kemenangan keempat Juventus dari empat pertandingan musim ini.

Ronaldo berada di lapangan selama 320 menit di Serie A musim ini sebelum mencetak gol pertamanya sejak musim panasnya yang luar biasa.

Penantian itu berakhir dengan usahanya yang ke-28 di musim liga, tetapi dia tampak semakin frustrasi di babak pertama karena kegagalannya menemukan gawang.

Upaya pertama Ronaldo pada pertandingan di menit keenam diblokir. Dia kemudian gagal mengarahkan sundulan ke gawang dan pada menit ke-27 melanda tendangan bebas ambisius dari jarak 35 meter.

Tapi gol pertamanya dalam warna Juve hampir tidak mungkin lebih mudah setelah Sassuolo gagal mengatasi sepak pojok. Gianmarco Ferrari menyundul bola ke gawangnya sendiri dan rebound ke Ronaldo tanpa tanda di dalam kotak enam yard untuk pemain depan untuk memanfaatkan rumah.

Yang kedua lebih khas karena ia menunjukkan kecepatan yang sangat baik untuk menjaga serangan balik timnya dan dengan tenang selesai melewati kiper.

Kerumunan merayakan gol pertama Ronaldo untuk klub liar, sementara pacar dan putra pemain depan juga berada di tribun untuk menyaksikan momen tersebut.

“Saya sedikit cemas karena harapan tinggi,” kata Ronaldo. “Saya benar-benar ingin mencetak gol, jadi saya senang.

“Tentu saja, ada perhatian setelah kedatangan saya di Turin, tetapi hidup seperti itu.

“Saya senang. Saya bekerja dengan baik dan rekan satu tim saya membantu saya beradaptasi dengan kejuaraan ini.”

Permainan berakhir dengan sangat baik dengan Costa pengganti dua kali ke depan, sebelum dan sesudah gol Sassuolo.

Pertama-tama pemain asal Brasil itu melakukan tekel berbahaya di Di Francesco dalam persiapan menuju gawang.

Ketika Di Francesco bangkit, Costa tampak melemparkan siku ke wajah pemain Italia itu dan kemudian mengarahkan sundulan ke arah pemain di depan wasit.

Costa pada awalnya menunjukkan kartu kuning tetapi, ketika beberapa saat kemudian tayangan ulang menunjukkan dia meludah ke wajah Di Francesco, dia diberhentikan melalui VAR.

Setelah itu, Costa menggambarkan reaksinya sebagai “jelek” dan meminta maaf kepada rekan satu timnya dan penggemar klub di Instagram.

“Saya menjelaskan bahwa sikap yang terisolasi ini tidak sesuai dengan apa yang selalu saya tunjukkan dalam karir saya,” tulisnya.

Manajer Juve Massimiliano Allegri mengatakan Costa akan didenda karena insiden itu.

“Bahkan jika dia dilanggar, episode-episode ini tidak boleh terjadi,” kata Allegri.

“Itu hanya benar bahwa dia didenda, dan dia pasti akan. Aku terkejut dengan reaksinya. Kami telah menderita gol, kartu merah dan suspensi yang akan lama.”

Pages:«1234567...46»

Jadwal Bank Offline

BCA-AL Mandiri - AL

BRI - AL BNI - AL

CIMB- AL

QR CODE AGEN LIGA

QR CODE AGENLIGA

Arsip Berita