BlackBerry Messenger AgenLiga
Browsing articles tagged with " Agen casino online"

Misteri di balik 11juta di Piala Raja 2019

Bek Doan Van Hau telah mengungkapkan tentang hasil 11 juta di tim Piala Raja Vietnam. Menurut bek Doan Van Hau, ketika memasuki pertandingan, tendangan penalti selalu membuatnya sedikit psikologis karena merasa bahwa itu adalah tugas penting tim.

“Perasaan mendapatkan penalti terakhir tim di Piala Raja terakhir kali membuat saya gugup. Ini adalah pertama kalinya saya direkrut oleh Tuan Park untuk bertanggung jawab atas pena. Awalnya, saya diberi tendangan. Tetapi karena batu Phuong yang pecah, dia mendorong Hai ke atas, jadi saya menendang tendangan terakhir. “Kata Van Hau.

Mengungkap lebih banyak tentang tendangan tendangan Cong Phuong di Piala Raja 2019, Van Hau mengatakan bahwa itu karena masalah psikologis: “Setelah Phuong mogok, tim bertepuk tangan dan menyemangati Phuong, tidak ada yang menyalahkannya. Sepak bola adalah peluang, kadang-kadang ketika saya menendang di, saya bisa berteriak, menendang dikatakan Pahlawan dan pendosa hanya terpisah sedikit. “

Menurut bek kelahiran 1999, urutan tembakan penalti oleh pelatih Park Hang-seo menentukan akhir 90 menit. ” Pak Park menunjuk, yang akan setuju menembak ke gawang. Pada saat itu, saya ditunjuk oleh guru dan setuju. Biasanya, saya takut kehilangan 11 meter. Dari saat saya ditugaskan tugas ini, saya memikirkan sudut, saya tidak akan berubah pikiran dan hanya menembak satu sudut. Jika saya banyak berpikir, itu akan mempengaruhi psikologi saya. Padahal, di adu penalti, itu hanya peluang, “tambah Van Hau.

“Menurut pendapat saya, di tim Vietnam, siapa pun yang menendang adalah penembak penalti terbaik seperti Xuan Truong, Que Ngoc Hai, Trong Hoang … Adapun Quang Hai dan Cong Phuong, masih ada situasi di mana tendangan patah. karena keberuntungan, mereka menendang terlalu banyak ‘. “Ujar Van Hau.

Akhirnya, berbicara tentang adu penalti, bek Thailand Binh mengatakan, sebelum setiap pertandingan di tim atau di klub Hanoi bahwa tendangan penalti, tim sangat baik. Pra-pelatihan akan membantu pemain terbiasa dengan sudut dan stabilitas psikologis.

 

Italia Menang 2-1 Atas Bosnia

Comeback dramatis dilakukan tim nasional Italia ketika melawan Bosnia & Herzegovina. Ketinggalan pada babak pertama, Italia menang dengan skor akhir 2-1 melalui gol pada menit-menit akhir.

Di dalam pertandingan Kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup J yang dimainkan di Allianz Stadium pada hari Rabu (12/6/2019) dinihari WIB, Italia membuat perubahan di starting XI dari pertandingan terakhir melawan Yunani yang dimenangkan dengan skor 3-0.

Federico Bernardeschi, Gianluca Mancini dan topskor Serie A, Fabio Quagliarella dimainkan menggantikan Andrea Belotti serta Federico Chiesa. Italia bermain dengan dominan dengan 65% ball possession dan membuat 17 tembakan dengan 8 di antaranya mengarah ke gawang.

Sementara itu Bosnia yang mengandalkan Edin Dzeko di lini depan dan Miralem Pjanic di tengah juga mampu memberikan 14 kali percobaan, namun cuma 3 yang mengarah ke bidang.

Bosnia walaupun banyak diserang, bisa mengejutkan Italia saat mampu memimpin 1-0 terlebih dulu di menit ke-32. Mengandalkan serangan balik, Muhamed Besic melepaskan umpan dengan tumitnya kepada Edin Visca yang menusuk dari sebelah kanan. Umpan mendatar dilepaskan Visca ke Dzeko yang bisa menggetarakn jala gawang Salvatore Sirigu lewat sepakan jarak dekat. Keunggulan 1-0 Bosnia itu tetap bertahan sampai turun minum.

Memasuki paruh kedua, Chiesa dimasukkan dan Quagliarella ditarik keluar demi mempertajam lini depan. Hasilnya baru 4 menit berjalan, Italia sudah mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Lorenzo Insigne. Lewat situasi tendangan sudut, bola mengarah kepada Insigne di dalam kotak penalti dan striker Napoli itu menuntaskannya dengan tembakan voli yang menghujam jala gawang Ibrahim Sehic.

Sesudah kebobolan, Bosnia malah meningkatkan intensitas serangannya untuk mencari gol lagi. Tapi Italia beruntung memiliki Sirigu yang bermain prima di bawah mistar.

Pertandingan sepertinya akan berakhir dengan hasil seri sebelum Marco Verratti membuat publik tuan rumah bergemuruh lewat golnya di menit ke-86. Insigne menusuk dari sebelah kiri dan melepaskan umpan kepada Verratti. Dengan sekali sentuh, Verratti lantas melepaskan sepakan ke arah tiang jauh tanpa mampu dijangkau Sehic.

Italia mengakhiri pertandingan dengan keunggulan 2-1 dan Gli Azzurri kokoh di puncak klasemen dengan nilai 9 poin, mencetak 13 gol dan baru kebobolan satu gol. Italia unggul 3 poin dari Finlandia di peringkat 2.

MASALAHNYA BUKAN DI LUKAKU, TAPI PADA MANCHESTER UNITED

Romelu Lukaku dikritik di manchester united yang bagaimana pun juga disebabkan oleh adanya kontribusi golnya dinilai yang cukup sedikit saja, namun akan tetapi ntah kenapa di timnas dari belgia dia menjadi salah satu mesin gol yang mengerikan sekaligus dalam penyerangannya yang sangat tidak bisa dipatahkan oleh tim lawan lainnya dan Mengapa pada saat bergabung dengan manchester unite Lukaku Kini menjadi kekurangan dalam mencetak golnya itu?

selain dari itu Cuman hanya dua gol saja yang telah disumbangkan oleh lukaku pada saat sedang membantu belgia yang telah berhasil menjatuhkan lawannya yaitu Skotlandia dengan skornya yang sangat memuaskan sekali tentunya tanpa adanya balas dendam dari lawannya itu dengan membuat 3-0 dalam lanjutan kualifikasi Piala Eropa tahun 2020 itu.

Setelah itu juga dalam tiga tahun terakhir lukaku yang bagaimana pun juga sudah berhasil mencetak 25 gol dengan perkembangannya demi musim ke musim itu dari 26 pertandingan dengan bersama timnas belgia yang berada berbagai ajang itu, sekaligus mencetak gol jelas bukan masalah yang cukup besar ataupun sebagai ancaman yang besar untuk lukaku yang berada timnas belgia itu.

dalam di sepanjang karier internasionalnya itu, Lukaku yang terlihat sudah berhasil dalam menyelesaikan dengan membuat 47 gol bagi belgia , dan bahkan saja alan shearer yang berasal dari inggris, Rivaldo (Brasil), Raul (Spanyol), Alessandro del Piero (Italia) David Trezeguet (Prancis) dan juga dennis Bergkamp (Belanda) mereka yang juga belum bisa menghasilkan ataupun mendapatkan gol sebanyak itu buat negaranya masing-masing.

namun akan tetapi kondisinya yang terlihat sangat tidak memuaskan sekali ataupun perbedaan dari belgia ke manchester united, dan belakangan ini juga dia digosipkan ataupun di bicarakan akan meninggalkan old trafford, dimana salah satu klub dari inter milan yang akan menjadikan kandidat terkuat untuk bisa mendapatkan tanda tangannya itu.

dan pada saat diboyong dari Everton dengan harga 75 juta poundsterling pada saat di tahun 2017, lukaku yang memanggul harapan besar untuk mencetak banyak gol bagi mu.

 

Pep Guardiola Mengatakan Man City adalah Tempat Yang Sempurna Untuk Bekerja

Pep Guardiola yakin Manchester City adalah tempat yang sempurna untuk bekerja dan telah meyakinkan para pendukung klub bahwa ia akan berada di Stadion Etihad setidaknya selama dua musim ke depan.

Pelatih asal Spanyol itu telah memimpin Man City untuk kembali memenangkan gelar juara kedua kali secara beruntun di Premier League, dan juga memenangkan Piala FA dan Piala Carabao musim lalu. Guardiola yang dikontrak untuk Man City hingga Juni 2021 setelah menandatangani perpanjangan dua tahun musim panas lalu dan ia bermaksud untuk melihat kesepakatan itu.

Saya bisa membandingkannya dengan Spanyol dan Jerman. Saya belum pernah ke negara lain, tetapi mereka akan sangat mirip. Jika saya pergi ke Italia itu akan sangat mirip dengan Spanyol. Tidak ada tempat yang lebih baik di dunia untuk bermain dan melakukan pekerjaan anda sebagai manajer daripada di Inggris, kata Guardiola di situs resmi klub.

Di tempat lain, penggemar mencemooh anda jika anda tidak menang, tetapi di sini selalu mendukung. Ini seperti saya mengenakan kemeja biru dan saya adalah salah satu dari anda. Saya ingat di tahun pertama itu sulit. Setelah kalah dari Monako di Liga Champions dan kami tidak bermain dengan baik di Premier League, orang-orang masih mendukung anda.

Yang penting klub mengikuti ide kami. Biasanya di sebagian besar klub jika anda menang itu sempurna dan jika anda kalah itu tidak baik. Ini tidak terjadi, itulah salah satu alasan mengapa saya memutuskan untuk datang ke sini. Saya tidak memenangkan gelar pada tahun pertama dan orang-orang masih mendukung kami. Saya tidak akan pernah melupakan itu.

Anda bisa bekerja dengan tenang. Itu yang ideal. Ini tempat yang sempurna untuk bekerja. Saya tidak tahu di klub lain di Inggris, tetapi saya terutama merasakannya di sini. Itu sebabnya saya senang menghargai kepercayaan mereka dengan para pemain saya untuk dua musim berikutnya. Guardiola telah menghasilkan lima trofi utama dalam tiga musim di Man City, tetapi belum maju melewati delapan besar Liga Champions.

Man City tersingkir oleh Tottenham di perempat final musim lalu dan oleh Liverpool pada tahap yang sama tahun sebelumnya. Monaco menyingkirkan mereka di 16 besar musim pertama Guardiola yang bertanggung jawab. Guardiola optimis timnya dapat memperbaiki rekor mereka di Eropa. Sepak bola selalu memberi anda kesempatan lain, kata Guardiola.

Orang-orang selalu mengatakan bahwa sampai anda memenangkan Premier League anda tidak dapat dianggap sebagai salah satu yang terbesar, sekarang Liga Champions. Tidak masalah saya menerima tantangan ini. Jika itu tidak terjadi musim depan, itu akan menjadi musim berikutnya, dan jika itu tidak terjadi musim depan itu akan menjadi musim berikutnya. Dengan saya, tanpa saya, dengan grup ini atau tanpa grup ini, penting bagi kami untuk berjuang di sana dan mungkin suatu hari itu terjadi.

Barca telah tampaknya sedang dalam serius untuk memboyong Matthijs de Ligt

Dengan klub raksasa La Liga, kini Barcelona telah di kabarkan sedang berada di tengah untuk menyiapkan rayuan terakhir untuk bisa memboyongkan seorang bek sekaligus kapten Ajax Amsterdam yang bernama Matthijs de Ligt pada di jendela transfer musim panas yang akan mendatang.

De Ligt boleh jadi baru berusia 19 tahun, tetapi dia sudah bermain laiknya bek berpengalaman. Terbukti, di usia yang begitu muda, dia sudah dipercaya mengenakan ban kapten untuk memimpin rekan rekannya.

Musim 2018/19 lalu, kehebatan De Ligt akhirnya dilihat Eropa. Dia membantu Ajax sampai di semifinal Liga Champions. Memang bukan dia yang mencetak gol, tetapi kehadiran De Ligt di barisan pertahanan membuat Ajax bisa bermain lebih tenang.

Usai memastikan perekrutan bintang Ajax lainnya, Frenkie de Jong, Barcelona pun juga kepincut mendatangkan De Ligt. Bahkan, Blaugrana menjadi favorit untuk mendapatkan tanda tangan sang palang pintu.

Dan sehingga dengan klub dari Barcelona akan sudah beberapa kali untuk melancarkan dengan sebuah tawaran, maka akan tetapi mereka akhir nya telah menolak untuk memenuhi dengan sebuah permintaan dari Matthijs de Ligt dan agennya, Mino Raiola karena telah di anggap sangat cukup mahal.

Namun kini seperti dilansir ESPN, Barca diklaim siap membuka kembali negosiasi dengan Raiola pada pekan ini karena mereka takut De Ligt akan berlabuh ke klub kaya raya Prancis, PSG.

“De Ligt sendiri baru-baru ini menyatakan bahwa dirinya membutuhkan waktu berpikir sebelum mengambil keputusan akhir soal masa depannya. Saya belum tahu soal dengan klub mana yang akan diperkuat musim depan.” Tegas De Ligt.

“Karena sekarang saya masih ingin berlibur terlebih daluhu dan istirahan dengan sejenak agar supaya bisa merelaksakan dengan diri. Namun dengan itu kita akan lihat apa yang akan terjadi.” Tandasnya.

De Ligt baru saja gagal membawa Belanda menjuarai turnamen UEFA Nations League setelah timnya dikalahkan Portugal 0-1 di partai final akhir pekan kemarin.

Inter Milan Menang 2-0 atas Chievo

Dalam laga giornata ke 36 pada ajang kompetisi Serie A Italia yang berlangsung hari Selasa (14/5/2019) dini hari tadi di Giuseppe Meazza,tim tuan rumah Inter Milan yang bermain didepan publiknya sendiri tersebut pun berhasil mengantongi raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poinnya usai menundukkan lawannya Chievo dengan skor 2-0 tanpa balas. Dimana gol-gol kemenangan dari tim tuan rumah Inter Milan itu pun dipersembahkan oleh Matteo Politano dan Ivan Perisic.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada dini hari tadi,tim tuan rumah Nerazurri yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun memang terlihat mendapatkan perlawanan yang ketat dan sengit saat dari lawannya Chievo. Karena hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah Nerazurri dengan tim Chievo didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Namun tim tuan rumah Nerazurri pun barulah bisa membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 1-0 terlebih dahulu dimenit 39 pada babak pertama melalui gol dari Matteo Politano. Sayangnya setelah itu skor 1-0 yang didapatkan oleh tim tuan rumah Nerazurri tersebut pun lantas tetap bertahan dan tidak lagi berubah didalam sisa waktu yang ada pada babak pertama.

Didalam laga babak kedua,tim tuan rumah Inter Milan yang berhasil unggul dengan skor 1-0 didalam laga babak pertama itu pun lantas masih tetap terlihat menjalani laga yang ketat dan berimbang dari awal mulainya laga babak kedua. Dimana tim tuan rumah Inter Milan pun memang diharuskan untuk bisa mempertahankan keunggulannya tersebut didalam sepanjang pertandingannya pada babak kedua. Sedangkan dari tim Chievo sendiri pun mulai terlihat bermain dengan lebih baik agar nantinya mereka pun bisa mengejar ketertinggalannya tersebut,sayangnya dimenit 76 pada babak kedua tim Chievo pun harus bermain dengan 10 orang dikarenakan ganjaran kartu kuning kedua yang diberikan oleh wasit Paolo Valeri kepada Nicola Rigoni. Empat menit menjelang akhir laga babak kedua,tim tuan rumah Inter Milan pun berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 melalui gol dari Ivan Perisic.

Dengan adanya raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim tuan rumah Nerazurri pada dini hari tadi itu pun tentunya membuat mereka kini berada diperingkat ketiga pada papan klasemen Serie A Italia dengan jumlah raihan 66 poin. Sementara itu tim Chievo yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya tersebut pun memang sudah dipastikan akan membuat mereka terdegradasi dari Serie A Italia yakni berada diperingkat 20 dengan jumlah raihan 15 poin.

Bologna Menang 4-1 atas Parma

Dalam laga giornata ke 36 pada ajang kompetisi Serie A Italia yang berlangsung hari Selasa (14/5/2019) dini hari tadi di Renato Dall’Ara,tim tuan rumah Bologna yang bermain didepan publiknya sendiri tersebut pun berhasil mendapatkan kemenangan dan juga raihan tiga poinnya usai menundukkan lawannya Parma dengan skor 4-1. Dimana gol-gol kemenangan dari tim tuan rumah Bologna itu pun dipersembahkan oleh Riccardo Orsolini, Lyanco serta masing-masing satu buah raihan gol bunuh diri yang dilakukan oleh Luigi Sepe dan Francisco Sierralta. Sedangkan satu buah gol balasan dari tim Parma itu pun dipersembahkan oleh Roberto Inglese.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada dini hari tadi,tim tuan rumah Bologna yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun memang terlihat menjalani laga yang ketat dan sengit saat menghadapi lawannya Parma. Sebab hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah Bologna dengan tim Parma didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Akan tetapi hingga akhir pertandingan babak pertama,baik tim tuan rumah Bologna maupun tim Parma pun harus puas dengan kedudukan imbang sementara 0-0 yang mereka dapatkan tersebut didalam laga babak pertama.

Memasuki laga babak kedua,tim tuan rumah Bologna yang masih bermain imbang 0-0 dengan tim Parma didalam laga babak pertama itu pun lantas sudah mulai terlihat bermain dengan lebih baik dan lebih impresif lagi dari awal mulainya laga babak kedua. Alhasil laga babak kedua yang baru saja berjalan 7 menit,tim tuan rumah Bologna pun sudah berhasil membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 1-0 melalui gol dari Riccardo Orsolini. Hanya berselang 7 menit saja,tim tuan rumah Bologna pun berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 melalui raihan gol bunuh diri yang dilakukan oleh Luigi Sepe. Dimenit 62,tim Parma pun harus bermain dengan 10 orang dikarenakan dua buah akumulasi kartu kuning yang didapatkan oleh Bruno Alves. Meski demikian tim tuan rumah Bologna pun barulah bisa menambah keunggulannya menjadi 3-0 dimenit 72 melalui gol dari Lyanco. Tim Parma pun barulah bisa membalas dan memperkecil kedudukannya menjadi 3-1 dimenit 81 melalui gol dari Roberto Inglese. Berselang 3 menit kemudian,tim tuan rumah Bologna pun berhasil kembali menambah keunggulannya menjadi 4-1 melalui raihan gol bunuh diri yang dilakukan oleh Francisco Sierralta.

Dengan demikian raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim tuan rumah Bologna pada dini hari tadi itu pun tentunya membuat mereka kini berada diperingkat 13 pada papan klasemen Serie A Italia dengan jumlah raihan 40 poin. Sementara itu tim Parma yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya tersebut pun membuat mereka tertahan diperingkat 15 dengan jumlah raihan 38 poin.

St. Mirren Tundukkan Hamilton Academical 2-0 tanpa Balas

Dalam laga match day ke 37 pada ajang kompetisi Liga Premier Skotlandia yang berlangsung hari Selasa (14/5/2019) dini hari tadi di Simple Digital Arena,tim tuan rumah St. Mirren yang bermain didepan publiknya sendiri tersebut pun akhirnya berhasil mendapatkan kemenangan dan juga tambahan tiga poinnya usai menundukkan lawannya Hamilton Academical dengan skor 2-0 tanpa balas. Dimana gol-gol kemenangan dari tim tuan rumah St. Mirren itu pun dipersembahkan oleh Kyle McAllister dan Kyle Magennis.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada dini hari tadi,tim tuan rumah St. Mirren yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun memang terlihat memberikan perlawanan yang ketat dan sengit pada saat menghadapi lawannya Hamilton Academical. Dimana hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah St. Mirren dengan tim Hamilton Academical didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Sayangnya dimenit 29 pada babak pertama,tim Hamilton Academical pun harus bermain dengan 10 orang dikarenakan akumulasi kartu merah yang didapatkan oleh Alexandros Gogic. Namun akhirnya baik tim tuan rumah St. Mirren dan tim Hamilton Academical pun harus puas dengan kedudukan imbang sementara 0-0 yang mereka dapatkan didalam laga babak pertama tersebut.

Didalam laga babak kedua,tim tuan rumah St. Mirren yang unggul dengan jumlah pemain dan masih tertahan imbang 0-0 dengan tim Hamilton Academical didalam laga babak pertama itu pun masih terlihat bermain dengan cukup ketat dan berimbang dari awal mulainya laga babak kedua. Akhirnya dimenit 75 pada babak kedua,tim tuan rumah St. Mirren pun akhirnya bisa memimpin dengan skor 1-0 terlebih dahulu melalui gol dari Kyle McAllister. Dimenit-menit akhir laga babak kedua,tim tuan rumah St. Mirren pun barulah bisa menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 melalui gol dari Kyle Magennis.

Dengan adanya raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim tuan rumah St. Mirren pada dini hari tadi itu pun tentunya masih membuat mereka berada diperingkat 11 pada papan klasemen Liga Premier Skotlandia dengan jumlah raihan 29 poin. Sementara itu tim Hamilton Academical yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya tersebut pun membuat mereka berada diperingkat sepuluh dengan jumlah raihan 30 poin.

Chelsea Susah Payah Kalahkan Slavia Praha 1-0

Chelsea susah payah mengalahkan Slavia Praha pada leg I perempatfinal Liga Europa. Bertanding di Sinobo Stadium, Jumat (12/4/2019) dini hari WIB, The Blues menang 1-0, usai mendapat perlawanan ketat sepanjang laga. Hasil ini membuat Chelsea punya modal berharga menatap leg kedua. Selanjutnya gantian Chelsea menjamu Slavia Praha di Stamford Bridge, London, Jumat (19/4/2019) dini hari WIB.

Jalannya pertandingan

Chelsea banyak ditekan Slavia Praha sepanjang babak pertama. Di menit kedua, sundulan Simon Deli masih melenceng dari sasaran, usai memanfaatkan tendangan bebas usai Jorginho membuat pelanggaran. Setelah banyak ditekan, Chelsea akhirnya gantian mengancam di menit ke-25. Mendapat sodoran Pedro, Willian melepaskan tendangan mengarah ke gawang, namun bolanya membentur mistar. Skor 0-0 bertahan hingga babak pertama tuntas.

Di babak kedua, Chelsea memasukkan Eden Hazard pada menit ke-59. Masuknya Hazard membuat perbedaan. Tekanan Chelsea meningkat dan membahayakan gawang Slavia Praha. Willian sempat punya peluang di menit ke-60, namun sepakannya melenceng tipis dari gawang lawan. Pada menit ke-68, Slavia Praha nyaris membobol gawang Chelsea. Lewat serangan balik cepat, Ibrahim Traore melepaskan tendangan keras, Namun Kepa bisa menggagalkan peluang emas tersebut.

Di menit ke-80, Jan Boril punya peluang bagus membobol gawang Chelsea. Memanfaatkan kesalahan Kepa dalam mengantisipasi bola udara, bola liar kemudian disepaknya ke gawang. Tapi Kepa bisa menepisnya. Chelsea bisa mencetak gol pada menit ke-86. Bola umpan silang Willian di sisi kanan, bisa ditanduk Marcos Alonso. Bola mengarah ke gawang Slavia Praha tanpa bisa diamankan Onderj Kolar. Chelsea unggul 1-0 hingga pertandingan selesai.

Mendapat perlawanan sengit dari Slavia Praha, Manajer Maurizio Sarri puas dengan performa anak asuhnya. “Saya sangat senang dengan hasilnya, juga performanya. Dalam momen ini kami menderita dan sebelumnya, kami tidak bisa begitu dalam momen sulit pertandingan,” jelas Sarri usai.

“Sebelumnya, ketika kami berada dalam masalah, kami akan segera kebobolan. Sekarang kami bisa bertahan dalam masalah itu untuk berjuang an menderita tanpa kebobolan apapun.”

Arsenal taklukkan Napoli 2-0

Arsenal mengalahkan Napoli 2-0 di leg pertama perempatfinal Liga Europa. Bermain di Emirates Stadium, London, Jumat (12/4/2019) dini hari WIB, Dua gol kemenangan The Gunners dicetak Aaron Ramsey dan bunuh diri Kalidou Koulibaly.

Jalannya pertandingan

Napoli membuka peluang terlebih dahulu pada menit ke-11. Kiriman umpan Dries Mertens dari sepak pojok disambut sundulan Kalidou Koulibaly. Upaya bek asal Senegal itu masih belum membuahkan hasil. Empat menit berselang, Arsenal membalas dengan mencetak gol lewat sepakan mendatar Ramsey yang gagal dihalau Alex Meret.

Skuat Unai Emery menggandakan kedudukan pada menit ke-25. Lucas Torreira mampu merebut bola dari penguasaan Fabian Ruiz di lini tengah. Ia menggiring bola hingga depan kotak penalti sebelum melepas sepakan keras yang membentur kaki Koulibaly. Bola jadi berbelok arah dan mengecoh Meret. Arsenal memimpin 2-0.

Di menit ke-39, Pierre-Emerick Aubameyang Arsenal hampir saja mengubah skor menjadi 3-0 bagi Arsenal. Sepakan kerasnya dari luar kotak penalti mampu dibendung Meret. Skor 2-0 bertahan hingga jeda. Di babak kedua, Napoli sempat menjebol jala Arsenal pada menit ke-52.

Lorenzo Insigne membobol gawang Petr Cech, namun gol ini dianulir wasit karena Insigne sudah lebih dulu dalam posisi offside. Arsenal gantian menekan pada menit ke-59. Ramsey melepas sepakan dari dalam kotak penalti usai menerima umpan dari Sead Kolasinac yang menusuk di sisi kiri, namun upayanya bisa ditepis Meret.

Arsenal lagi-lagi mendapat peluang mencetak gol melalui Kolasinac dan Maitland-Niles. Namun, kegemilangan Meret membuat gawang Napoli terhindar dari gol ketiga arsenal. Kedua tim saling bertukar serang di sisa waktu pertanfingan. Namun tak ada gol yang tercipta hingga pertandingan usai. Arsenal menang 2-0 ata Napoli.

Walau menang, Aaron Ramsey mengaku jika timnya dibuat menderita oleh Napoli. “Kami sangat menderita,” ucap Aaron. “Napoli adalah tim yang bagus dan mereka menjaga bola dengan baik. Kami harus bekerja keras. Saya harusnya mencetak gol lagi pada babak kedua. Tapi, kita bisa datang ke leg kedua dengan agak tenang. Tapi, itu tetap akan jadi tempat yang sulit.”

Pages:1234567...29»

Jadwal Bank Offline

BCA-AL Mandiri - AL

BRI - AL BNI - AL

CIMB- AL

QR CODE AGEN LIGA

QR CODE AGENLIGA

Arsip Berita