BlackBerry Messenger AgenLiga

Liverpool Tidak Menyerah Melawan AS Roma

Misi comeback AS Roma mendukung catatan positif di rumah. Tetapi Roma menghadapi ancaman dari pencetak gol Liverpool yang sangat produktif. Roma akan menjamu Liverpool di leg kedua semifinal Liga Champions, Kamis (3/5/2018) dini hari WIB. Giallorossi harus membalikkan keadaan setelah kalah 2-5 di Anfield. Dengan demikian, Roma butuh kemenangan 3-0 jika ingin lolos ke putaran final. Berbekal catatan positif di Olimpico, Roma akan bersikap untuk sekali lagi membuat comeback. Roma adalah satu-satunya tim yang belum kebobolan di kandang selama Liga Champions musim ini. Lima kali bermain di Olimpico, Alisson Becker tidak pernah memungut bola dari gawang. Penjaga gawang Roma dari Virginity di Olimpico tidak terlepas dari performa apik Alisson. Kiper Brasil itu menggagalkan semua tembakan yang mengarah ke gawang (total 20 tembakan). Tidak pernah kebobolan di Olimpico, Roma tidak pernah kalah dalam pertandingan di Liga Champions musim ini. Tim utama Eusebio Di Francesco mencantumkan tiga kemenangan dan sekali imbang.

Namun, Liverpool sangat serius. Pria Juergen Klopp sangat produktif di Liga Champions tahun ini. Selain konsistensi penampilan, mental juara yang membuat sepak bola di atas kertas menegaskan Madrid akan kembali menekuk Bayern. Apalagi mereka sudah memiliki keutungan agregat 2-1 dan akan bermain di depan publik sendiri di Stadion Santiago Bernabéu. Sementara di Roma vs pesta Liverpool, tiket ke finalis hampir pasti milik The Reds. Itu tidak lepas dari kemenangan besar mereka 5-2 di Stadion Anfield 25 April 2018 silam. Tapi jangan lupa, kali ini tim perawatan Jurgen Klopp akan melakukan perjalanan ke Roma. Sejauh ini, Stadion Olimpiade Roma masih merupakan tempat angker bagi tim lawan Eusebio Di Francesco.

Selain itu, ada hal-hal lain yang membuat tim Roma vs Liverpool lebih menarik daripada Madrid vs Bayern. Inilah faktanya: Sejauh ini, Liverpool telah mencetak 38 gol dari 11 pertandingan di babak utama Liga Champions. Itu berarti The Reds mendapat rata-rata 3,45 gol per pertandingan. Tendren lini depan Liverpool juga sangat mematikan. Mohamed Salah dan Roberto Firmino masing-masing telah mencetak 10 gol, plus delapan gol dari Sadio Mane. Bisakah Roma menang di Olimpico untuk bangkit? Atau Liverpool yang akan merusak rekor Roma.

Jadwal Bank Offline

BCA-AL Mandiri - AL

BRI - AL BNI - AL

CIMB- AL

Get our toolbar!

Arsip Berita