BlackBerry Messenger AgenLiga

Kunci Juara Prancis Dan Juga Kompetisi Berikutnya Untuk Prancis

Didier Deschamps memberikan pujian mengenai kekuatan mental dari para pemain timnas yang dilatihnya, PRancis setelah menjadi juara dalam kompetisi Piala Dunia tahun 2018 ini. Deschamps menilai kalau itu merupakan kunci keberhasilan timnasnya.

Dengan skuat yang masih relatif muda, rata-rata pemain masih berusia 26-30 tahun, timnas Prancis mampu untuk tampil sebagai juara dalam Piala Dunia 2018. Les Bleus mampu untuk menang dengan skor meyakinkan 4-2 dari timnas Kroasia didalam pertandingan final yang dilangsungkan di Luzhniki Stadium di hari Minggu tanggal 15 Juli 2018  malam hari WIB.

Meskipun mampu menang dengan skor yang meyakinkan akan tetapi Pracis sempat cukup kerepotan dibuat oleh serangan-serangan dari timnas Kroasia. Mereka bahkan membutuhkan gol bunuh diri dan juga satu tendangan penalti agar bisa memimpin didalam pertandingan babak pertama dengan skor 2-1.

Pada saat pertandingan baru berjalan di menit ke 59, Prancis mampu untuk melebarkan lagi keunggulan mereka melalui gol yang diciptakan oleh Paul Pogba dan juga ditambah lagi dengan gol yang diciptakan oleh Kylan Mbappe. Akan tetapi Prancis juga berhasil membuat cela. Hugo Lloris sempat membuat sebuah kesalahan yang berujung dengan gol untuk Kroasia melalui Mario Mandzukic pada saat menit ke 69.

Deschamps mengaku kalau performa timnas Prancis didalam pertandingan final tidaklah terlalu sempurna. Akan tetapi dia menilai kalau Antoine Griezmann dkk memiliki mental yang sangat kuat agar bisa mengatasi semua kesalahan-kesalahan yang terjadi diatas lapangan.

“Sumber dari kebanggaan terbesar yang saya punya dari tim ini ialah mereka mampu untuk membuat kondisi pikiran dan juga tepat untuk turnamen yang seperti ini. Saya terus mengulang sepanjang waktu : Jangan menyerah, jangan menyerah,” jata Deschamps.

“Ini merupakan ketidaksempurnaan dari kami dan kami tidak bisa melakukan segalanya dengan sangat tepat, akan tetapi kami masih mempunyai mental serta kualitas psikologis yang sangat menentukan didalam kompetisi Piala Dunia ini.”

Ini merupakan titel juara Piala Dunia yang kedua bagi timnas Prancis. Mereka mengakhiri penantiannya selama 20 tahun lamanya.

“Pertanyaan yang diajukan selama ini adalah : ‘Apakah Prancis juara yang sangat cantik? Well, tentu kami merupakan juara dan juga Prancis akan berada di puncak dua selama empat tahun kedepan ini. Itulah yang harus terus diingat,” tutup Deschamps.

Timnas berjulukan Ayam Jantan Eropa itu berhaisl untuk menjadi juara dalam kompetisi Internasional untuk ke empat kalinya yang dimana dua diantara di kompetisi Piala Dunia dan dua kali lainnya di Piala Eropa.

Keberhasilan Prancis dalam kompetisi Piala Dunia terjadi pada saat tahun 1998 yang lalu dan tahun 2018 ini. Sementara dalam kompetisi Piala Eropa terjadi pada saat tahun 1984 dan juga di tahun 2000.

Setelah ini, Prancis masih akan menjalani kompetisi UEFA Nations League yang dimana mereka akan ber gabung kedalam grup 1 bersaa dengan timnas Jerman dan juga timnas Belanda. Dengan sistem balas kandang, setiap tim wajib untuk menang minimal tiga dari empat pertandingan untuk menjalani pertandingan babak bracket atau knock-out.

Untuk pertandingan pertamanya, Prancis akan bertandang ke markas timnas Jerman di Munich pada tanggal 6 September mendatang, setelah itu, mereka akan menjamu Belanda di Saint-Denis tiga hari setelahnya.

Kompetisi UEFA Nations League sendiri baru saja dicanangkan dan edisi pertamanya akan dilangsungkan pada bulan September ini. Dalam kompetisi ini, akan ada sebanyak 55 negara yang akan dibagi menjadi empat devisi yang disebut liga. Sebanyak 12 negara akan ada di Liga A, 12 negara di Liga B, 15 negara di Liga C dan yang terakhir ada 16 negara di Liga D. Dan Prancis sekarang ini berada pada Liga A bersama dengan Jerman, Belanda, Belgia, Islandia, Portugal, Swiss, Polandia, Italia, Inggris, Kroasia dan juga Spanyol.

Jadwal Bank Offline

BCA-AL Mandiri - AL

BRI - AL BNI - AL

CIMB- AL

Get our toolbar!

Arsip Berita