BlackBerry Messenger AgenLiga

Kabar Peleburan BSANK Dan KONI Ditanggapi Kemenpora

Kementerian Pemuda serta Berolahraga (Kemenpora) masih belum mengambil sikap pada gagasan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara serta Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) melebur Komite Berolahraga Nasional Indonesia (KONI) serta Tubuh Standarisasi serta Akreditasi Nasional Keolahragaan (BSANK). Kemenpora menanti undangan konsultasi Kemenpan RB.

 

Hal tersebut disebutkan oleh Sekretaris Menpora Gatot S. Dewa Broto, menyikapi berita ada delapan instansi non struktural yang juga akan dilebur oleh pemerintah atas nama efisiensi, dengan KONI serta BSANK jadi dua salah satunya. KONI serta BSANK dinilai mempunyai pekerjaan yang serupa dengan deputi di Kemenpora. Untuk menghadapi tumpang tindih kewenangan, gagasan peleburan juga keluar

 

“Saya baru tahu dari website yang didapatkan serta kami tidak paham gagasan dari Menpan RB (Asman Abnur) karna kami belum juga sempat diberitahukan problem itu, ” kata Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto, pada detikSport, Senin (23/10/2017).

 

Menurut Gatot, pada th. 2015 lantas pernah ada pertanyaan dari Kemenpan RB tentang BSANK serta Tubuh Berolahraga Profesional Indonesia (BOPI). ” Waktu itu, saya menerangkan, BOPI amanat PB sesaat BSANK adalah amanat dari Perpres. Alhamdullilah tak ada masalah, tetaplah jalan. “

 

Sesaat untuk berita terbaru tentang gagasan peleburan KONI dengan BSANK, ia mengakui serupa sekali belum juga ketahui karna belumlah ada perbincangan. Oleh karena itu ia menanti ada undangan konsultasi dari Kemenpan RB.

 

” Namun yang paling akhir ini kami tidak paham karna keluar demikian saja. Sarannya dari tempat mana kami tidak paham. Tapi yang pasti kami punya potensi positif saja. Potensi positif yang disebut bukanlah bermakna pembubarannya. Demikian sebaliknya, Kemenpora juga akan lakukan konsultasi serta kami juga akan berusaha untuk menjaga, ” tutur Gatot.

 

” Karna problemnya, KONI itu amanat dari UU SKN. Demikian halnya, BSANK yang disebut amanat dari Perpres. Bahkan juga kami tengah memperjuangkan mengenai hak keuangan dari BSANK karna mulai sejak dilantik akhir 2015 tapi hingga saat ini belum juga bisa hak keuangannya walau kerja telah cukup intensif. Jadi Kemenpora dalam tempat menanti karna sampai kini hubungan kerja dengan Kemenpan RB begitu bagus, ” katanya.

 

Gatot memberikan kalau pada intinya begitu susah untuk melebur KONI dengan BSANK, karna hal tersebut bermakna mesti merubah UU SKN Nomor 3 th. 2005.

 

” Ya kami tidak paham. Dahulu memanglah BSANK berada di bawah Asisten Deputi Standarisasi Kemenpora. Sesaat untuk sekarang ini, BSANK adalah mitranya dari Asdep standarisasi serta infrastruktur berolahraga. Sedang KONI amanat dari UU SKN. Berarti susah karna mesti ganti undang-undangnya dahulu, ” kata dia.

Jadwal Bank Offline

BCA-AL Mandiri - AL

BRI - AL BNI - AL

CIMB- AL

Get our toolbar!

Arsip Berita