BlackBerry Messenger AgenLiga

Emery Pernah Menjadi Mimpi Buruk Klopp

Liverpool akan melawat ke kandang Arsenal di akhir pekan ini. Juergen Klopp bakal berhadapan dengan sosok yang pernah memberikan kenangan buruk buatnya, yakni Unai Emery.

The Reds akan berupaya mempertahankan posisi di papan atas klasemen saat ini mengingat persaingan sangat ketat. Manchester City memuncaki klasemen Premier League dengan keunggulan selisih gol atas Liverpool dan Chelsea hanya berselisih 2 angka di peringkat 3.

Oleh karena itu, 3 angka pun wajib diraih Liverpool demi menjaga posisi itu termasuk ketika melawat ke Emirates Stadium pada hari Minggu (4/11/2018) dinihari WIB. Kebetulan ‘Si Merah’ mempunyai modal bagus saat berhadapan dengan Arsenal karena Klopp tidak pernah kalah di 5 pertemuan dengan The Gunners (3 kali menang dan 2 kali imbang).

“Arsene Wenger merupakan salah satu manajer terbaik di dunia dan tak diragukan lagi. Terkadang sesudah periode yang panjang, saat mood sebuah klub berubah, maka sulit menghadapi itu” kata Klopp.

“Situasinya seperti musim lalu, orang-orang menghormatinya, akan tetapi di satu sisi mereka mengatakan, ‘Sekarang kami mesti merubah sesuatu’” lanjut manajer berusia 51 tahun itu.

Saat ini Wenger sudah tidak lagi menjadi manajer Arsenal dan Emery sudah berada di kursi tersebut. Sesudah start kurang baik pada awal musim ini, Arsenal sedang berada dalam tren positif dengan meraih 12 kemenangan di 13 pertandingan terakhirnya di semua ajang. Sekarang Arsenal berada di peringkat 4 dengan jarak 3 poin.

Liverpool tidak boleh meremehkan Arsenal yang dilatih Emery. Pada final Liga Europa 2016, Emery yang saat itu masih melatih Sevilla mengalahkan Liverpool dengan skor 3-1.

“Perubahan itu dilakukan agar menjadi lebih baik. Unai Emery, semua orang di sepakbola tahu betapa bagusnya dia, namun saya tak yakin pendukung Arsenal senang saat pertama kali mendengar namanya” sambung Klopp.

“Namun di Inggris sedikit berbeda, Anda menginginkan nama top. Emery sebelumnya berada di Prancis dan sebelum itu berada di klub lebih kecil di Spanyol, jadi terkadang Anda tak begitu terekspos” tambah manajer kelahiran Stuttgart, 16 Juni 1967 itu.

“Saya melihat fakta jika Emery memenangkan 8 trofi juara di dalam waktu 2 atau 3 tahun. Itu sangat luar biasa. Jelas semuanya akan berubah dan para pemain juga tahu itu. Wajar kalau ada manajer baru datang, sama seperti saya disini, para pemain akan keluar dari zona nyamannya dan bersaing untuk membuktikan diri” tutup Klopp.

Jadwal Bank Offline

BCA-AL Mandiri - AL

BRI - AL BNI - AL

CIMB- AL

QR CODE AGEN LIGA

QR CODE AGENLIGA

Arsip Berita