BlackBerry Messenger AgenLiga

Cerita Philippe Coutinho atas Title Liga Champions Liverpool

 

Seluruh komponen di Liverpool sekarang sedang bersukacita karena perolehan gelar Liga Champions 2018-2019. Team pelatih, pemain, manajemen, fans, sampai bekas pemain larut dalam keceriaan.

Liverpool menaklukkan Tottenham Hotspur dengan score 2-0 pada partai final yang diadakan di Wanda Metropolitano Fase, Minggu pagi hari WIB (2/6/2019).

Tetapi, ada satu pemain, persisnya bekas pemain, yang menjadi sorotan. Ia merupakan Philippe Coutinho.

Sudah diketahui, Coutinho sempat jadi idola publik Anfield. Walau punyai peranan penting di Liverpool, ia pilih keluar. Barcelona jadi maksudnya. Pemain internasional Brasil itu frustrasi sebab sepanjang gabung the Reds, ia paceklik gelar, termasuk juga Liga Champions.

Ketetapan geser ke Barcelona merupakan untuk perolehan prestasi, mengingat club Catalan itu termasuk juga yang “rajin” memetik gelar.

“Saya gabung Barcelona sebab saya ingin memenangkan gelar berprestise,” katanya saat itu.

Liverpool sudah sempat meredam kepergiannya, karena dia ingin geser pada musim panas 2017, tetapi baru terealisasi pada musim dingin 2018.

The Reds jual Coutinho ke Blaugrana seharga 143 juta pound. Setelah itu, the Reds “memakai” uang itu untuk beli Virgil van Dijk serta Allison Becker. Untuk beli kedua-duanya, Liverpool cukup dengan keluarkan 131 juta pound.

Semenjak gabung Blaugrana, Coutinho memenangkan dua gelar La Liga serta satu gelar Copa del Rey. Liga Champions? Tragisnya, walau dia keluar dengan fakta ingin memenangkan gelar besar, kenyataannya malah pergerakan Barcelona di Liga Champions musim ini, di stop Liverpool di babak semi final.

Semakin menyakitkan sebab sisa club, sekarang menjadi juara Liga Champions.

Seakan tidak cukup, walau terhitung baru gabung, Coutinho diberitakan telah akan tinggalkan Camp Nou. Performnya yang tidak segemilang saat menguatkan Liverpool, plus berita minat pada Neymar dan Antoine Griezmann, membuat waktu depannya di Barcelona jadi abu-abu.

Sebatas pengingat, musim kemarin Liverpool sukses masuk final Liga Champions, walau pada akhirnya roboh dari Real Madrid. Jadi semenjak kepergiannya, Liverpool telah 2x tampil di final kompetisi paling berprestise di Eropa itu.

Mungkin saja, waktu melihat final Tottenham Hotspur vs Liverpool, Coutinho cuma dapat memikirkan “itu mungkin saya…”

Jadwal Bank Offline

BCA-AL Mandiri - AL

BRI - AL BNI - AL

CIMB- AL

QR CODE AGEN LIGA

QR CODE AGENLIGA

Arsip Berita