BlackBerry Messenger AgenLiga
Browsing articles in "Berita"

Dani Alves ingin tampil bermain terkahir kali di ajang Premier League

Seorang pemain bek sayap dari PSG yang bernama Dani Alves telah menyatakan bahwa dengan dirinya masih ingin bisa bermain di ajang Premier League. Maka Dani Alves juga telah mengungkapkan bahwa dengan dirinya yang masih bernegosiasi soal tentang di masanya depannya berada di Paris.

Alves bergabung dengan PSG sejak 2017 lalu secara gratis. Di usianya yang mencapai 36 tahun, bek asal Brasil itu membuktikan bahwa dirinya masih belum habis. Sepanjang kariernya, Alves yang juga pernah memperkuat Sevilla, Barcelona hingga Juventus itu total sudah meraih 40 trofi bergengsi.

“Terlepas dari catatan prestasi yang luar biasa, Alves mengaku masih berhasrat untuk merumput di Premier League sebelum dirinya pensiun. Saya sudah katakan saya menginginkannya bermain di Premier League. Itu bukanlah mimpi karena saya mewujudkan mimpi saya lewat kerja keras.” Ujar Alves kepada ESPN.

Karena dengan Premier League merupakan sebagai salah satu liga yang sangat menarik dengan rasa kehormatan yang sangat cukup tinggi. Karena dengan rasa hormat untk seoang pemain yang sangat profesional akan bisa memberikan dengan segalanya.

“Namun di negara lain, Eropa sudah tidak pernah meraih dengan kemenangan maka juga tidak bisa medapatkan respek. Namun juga tidak bisa memeliki masalah karena saya adalah seorang pemenang.” Tegasnya.

Alves juga menegaskan bahwa dirinya masih memikirkan masa depannya di PSG. Kubu Les Parisien kabarnya menawarkan kontrak baru berdurasi satu tahun disertai opsi perpanjangan selama satu tahun. Satu-satunya keterikatan yang saya miliki adalah dengan Ibu saya ketika saya masih memiliki tali pusar, meski itu akhirnya terputus.

“Saya manusia bebas dan seseorang yang berpikir bahwa satu tambah satu sama dengan satu, bukan dua Jika kami berada dalam pikiran yang sama, kami akan tetap bersama-sama. Namun tidak, maka itu tak akan terjadi dan sekarang kami tidak sejalan.” Ungkapnya.

Dani Alves akan menjalani di laga terakhirnya pada saat musim ini dengan PSG akan berjuma dengan Reims di dalam laga pekan penutup di Ligue 1 akhir pekan ini.

Manchester United dikabarkan tidak ingin menggunakan jasa Ryan Fraser

Rumor ketertarikan Manchester United terhadap winger Bournemouth, Ryan Fraser nampaknya hanya sekedar kabar burung semata. Tim berjuluk Setan Merah itu diberitakan tidak tertarik untuk mendatangkan winger Timnas Skotlandia tersebut.

Manchester United diyakini banyak pihak akan membeli winger baru di musim panas nanti. Mereka disebut akan kekurangan stok winger di musim panas nanti setelah Alexis Sanchez diberitakan akan didepak oleh Ole Gunnar Solskjaer.

Salah satu nama yang mencuat sebagai pengganti Sanchez adalah Ryan Fraser. Winger Bournemouth itu diberitakan jadi target transfer MU setelah ia menjadi pemain dengan jumlah assist terbanyak kedua setelah Eden Hazard di EPL musim 2018/2019.

“Dengan adanya sebuah rumor dengan ketertarikan dari Manchester United atas Ryan Fraser telah tidak benar. Karena dengan Setan Merah sudah di klaim sama sekali tidak memiliki niat untuk memboyongkan kepada sang pemain pada saat di bursa transfer yang akan mendatang.” Dilansir The Independent.

Karena dengan adanya sebuah laporan yang telah mengatakan bahwa dengan Manchester United sudah tidak untuk melakukan perburuan terhadap Ryan Fraser karena dengan cara gaya bermain kepada sang pemain tampaknya tidak sangat cocok dengan taktik bermain dari Ole Gunnar Solskjaer.

Solskjaer diberitakan menginginkan sosok winger eksplosif di sektor sayap mereka. Ia ingin seorang winger yang mampu masuk ke area pertahanan lawan dan mengacak-acak para pemain bertahan lawan. Fraser sendiri lebih bertipikal winger tradisional yang mengandalkan umpan-umpan akurat dari sisi sayap, sehingga Solskjaer dinilai kurang tertarik dengan jasanya.

Menurut laporan yang sama, Ryan Fraser tidak perlu khawatir sepi peminat di musim panas nanti. Pasalnya sejumlah klub papan atas EPL masih mengantri untuk mendapatkan tanda tangannya. Ada dua klub yang diberitakan sang tertarik menggunakan jasanya musim depan. Mereka adalah Arsenal dan Liverpool yang ingin memboyongnya dari Bournemouth.

Namun pihak dari The Cherriers telah di beritakan sudah siap untuk melakukan pelepasan kepada sang winger asalkan salah satu dari kedua klub telah mengeluarkan dana sebesar tiga puluh juta pounds pada saat di musim panas yang akan mendatang.

Kalau Liga Europa Jadi Penentu Masa Depan, Sarri Pilih Segera Hengkang

Masa depan Maurizio Sarri di Chelsea terus dispekulasikan. Andai hasil final Liga Europa menjadi penentunya, Italiano itu mau segera hengkang. Bersama Sarri tampil naik-turun di Liga Inggris. Kendati demikian, The Blues bisa memastikan diri finis di posisi ketiga klasemen akhir.

Sarri masih mempunyai satu kesempatan untuk menyelamatkan musim. Chelsea diantarkan lolos ke final Liga Europa. Si Biru akan melawan Arsenal dalam pertandingan yang digelar di Baku Olympic Stadium, Kamis (30/5/2019) dinihari WIB. “Tidak. Andai situasinya seperti itu saya ingin pergi dengan segera,” kata Sarri.

“Ini tidak benar. Itu bukan cara yang tepat. Anda senang atau tidak dengan yang saya kerjakan,” dia menambahkan. Sarri sudah gagal membawa Chelsea juara di ajang Piala Liga Inggris. Di babak final, mereka ditaklukkan Manchester City via tendangan penalti.

Kendati masih menangani Chelsea, Sarri juga dikabarkan diminati oleh klub lain. Juventus yang dikaitkan dengan eks peracik strategi Napoli itu. Jorginho percaya sang manajer akan bertahan karena tim menjalani musim yang oke. “Saya akan sangat terkejut jika dia benar-benar pergi. Pasalnya kami finis di peringkat ketiga klasemen Liga Inggris hanya di belakang Manchester City dan Liverpool,” ujar Jorginho.

“Kami juga ada di final Liga Europa dan mencapai final Piala Liga Inggris. Ini merupakan musim yang positif bagi kami. Sarri relaks saja soal situasinya, terlebih sekarang dibandingkan di tahap lainnya dalam perjalanan musim ini,” jelas dia.

Dihantui rumor-rumor menuju final Liga Europa melawan Arsenal, Bek The Blues Cesar Azpilicueta memastikan timnya tak terusik dengan kabar-kabar itu. “Kami tahu bahwa ketika musim panas menjelang, kami mendengar banyak rumor. Kami sudah terbiasa,” ujar Azpilicueta.

“Tapi saya yakin semua orang di sini sangat fokus ke final. Kami bekerja bersama-sama dan berusaha sangat keras untuk memasuki laga ini dengan konsentrasi penuh. Mari kita lihat apa yang terjadi setelah itu. Satu-satunya perhatian saya adalah semua orang sangat konsentrasi ke final dan semoga saja kami bisa berbahagia di Baku,” tambahnya.

Azerbaijan Kecewa Mkhitaryan Tak Main di Final Liga Europa

Henrikh Mkhitaryan memutuskan tak bergabung dengan Arsenal di Final Liga Europa. Pihak Azerbaijan kecewa atas keputusan tersebut. Final Liga Europa yang mempertemukan Arsenal dengan Chelsea akan berlangsung di Baku, Azerbaijan, Kamis (30/5/2019) dini hari WIB. Lokasi final tersebut membuat Mkhitaryan terpaksa memilih untuk tak itu tampil.

Mkhitaryan, yang berasal dari Armenia, disebut-sebut tidak bisa mendapat visa untuk memasuki Azerbaijan. Kedua negara tersebut tengah terlibat konflik perebutan wilayah kekuasaan. Konflik politik kedua negara itu sebetulnya sudah dijamin duta besar Azerbaijan untuk Inggris, Tahir Taghizadeh, tidak akan terpengaruh ke Mkhitaryan. Pemain 30 tahun itu bahkan dijamin keselamatannya.

Mkhitaryan dan Arsenal mengambil keputusan lain. Dia tak diikutsertakan demi keselamatan. Taghizadeh mengaku kecewa. “Reaksi kami? Kata yang tepat adalah kekecewaan. Jelas itu keputusannya, keputusan keluarganya dan klub, tetapi kami kecewa,” kata Taghizadeh.

“Kami melakukan yang terbaik untuk memastikan keselamatannya akan terjamin dan keselamatan siapa pun yang bepergian ke Baku, serta para fans, ofisial tim, dan pemain lainnya. Apakah saya pikir dia membuat pernyataan politik? Saya takut begitu. Jujur, ada kekhawatiran di sini bahwa apa yang telah dilakukan Mkhitaryan tidak terkait dengan etnisitasnya atau apa pun yang dia lakukan sebagai pemain sepakbola profesional, tetapi ada masalah,” tegasnya.

Absennya Mkhitaryan jadi tambahan motivasi buat Arsenal. “Kami tahu ini akan sangat disayangkan tapi kami menghormati keputusannya. Tidaklah mudah untuknya pergi ke sana karena masalah politik,” ungkap Pierre-Emerick Aubameyang. “Sangat disayangkan memang, tapi kini kami punya satu motivasi lebih banyak untuk menang. Semua orang di sini ingin kembali ke Liga Champions. Itu sudah jadi targetnya sejak awal musim,” tandasnya.

Robin van Persie mempunyai keyakinan tinggi pada Arsenal. The Gunners diyakini akan bisa bersaing untuk memperebutkan trofil Liga Inggris. “Tentu mereka bisa, ya, karena mereka sebenarnya sudah dekat. Mereka dekat dengan gelar dalam beberapa tahun,” kata Van Persie. “Semuanya ada periode tersendiri. Sekarang ada Manchester City yang sangat luar biasa. Memenangi titel secara beruntun sangat spesial. Itu menunjukkan mereka adalah tim layak.”

Misi Barcelona Juara Copa del Rey agar Bisa Berlibur dengan Tenang

Bek Barcelona Clement Lenglet mengakui timnya masih dihantui kekalahan dari Liverpool. Namun, Barca bertekad menyudahi musim ini dengan gelar Copa del Rey. Final Copa del Rey akan mempertemukan Barcelona dengan Valencia di Estadio Benito Villamarin, Sevilla, Minggu (26/5/2019) dinihari WIB. Barca di ambang mengawinkan titel juara domestik setelah sukses menjuarai LaLiga.

Meski demikian, kesuksesan Blaugrana bisa dibilang ternoda dengan kegagalan di Liga Champions. Tim besutan Ernesto Valverde itu disingkirkan Liverpool dengan agregat 3-4 di semifinal, padahal sudah menang 3-0 di leg pertama. Final Copa del Rey akan menjadi pertandingan penutup kompetisi 2018/2019 sebelum sepakbola Spanyol libur. Barcelona mengusung misi juara agar bisa pergi berlibur dengan menyenangkan.

“Tidak mudah mencapai final di kompetisi apapun. Kami sudah banyak menderita sejauh ini tapi sekarang kami bisa memenangi sebuah titel lain dan kami akan melakukan segalanya untuk memastikan kami merebutnya,” uangkap Lenglet. “Sekarang ini bukan waktu yang mudah juga untuk para pemain dan fans Barcelona setelah tersingkir dari Liga Champions. Kami berharap bisa kembali ke bentuk permainan untuk pertandingan penting semacam itu. Ini adalah pertandingan terakhir musim ini dan kami ingin pergi berlibur dengan cara terbaik.”

“Valencia adalah tim yang kompak. Mereka punya pertahanan yang tangguh dan seorang kiper yang berkualitas. Mereka juga sangat cepat dalam serangan balik, dengan pemain-pemain kelas terbaik yang suka menggunakan celah dan seorang playmaker yang sangat bagus di lini tengah. Akan menjadi pertandingan yang sulit bagi lini pertahanan kami,” simpul pemain asal Prancis itu.

Pelatih Valencia, Marcelino Toral, menilai bahwa cara menghentikan Lionel Messi dengan memberi sedikit kesempatan dalam permainan. Tapi, sekecil apapun tindakan bakal pengaruh besar.  Messi bakal menjadi kunci keberhasilan Barca dalam pertandingan. La Pulga tak boleh banyak diberi keleluasaan dalam permainan. “Kuncinya adalah memberi Messi sedikit kontribusi dalam permainan,” kata Marcelino.  “Masalahnya adalah bahwa meskipun dia kontribusi sedikit, tindakannya memiliki pengaruh yang menentukan,” sambungnya.

Antonio Conte dikabarkan ingin mengajak Romelu Lukaku untuk bergabung dengan skuad Inter Milan

Antonio Conte disebut siap mengejar striker Manchester United, Romelu Lukaku begitu sah menjadi pelatih Inter Milan. Conte kabarnya disiapkan jadi pengganti Luciano Spalletti yang dianggap gagal menangani Inter.

Sejak pergi dari Chelsea, Conte masih belum menangani klub lain semusim penuh. Dia memilih berlibur dan baru akan kembali bekerja musim depan. Dengan kemampuan Conte, tentu banyak klub yang mengincar mantan bos Juventus itu.

Sejauh ini kabarnya Conte merupakan kandidat utama pelatih anyar Inter musim depan. Manajemen Inter merasa tidak puas dengan hasil kerja Luciano Spalletti yang dianggap tak cukup baik. Menurut Metro, Conte bakal segera diumumkan sebagai pelatih anyar Inter setelah laga terakhir mereka melawan Empoli, akhir pekan ini.

Inter saat ini berada di perignkat keempat klasemen sementara Serie A. Dengan satu kemenangan lagi, Inter berarti sukses mengamankan satu tiket ke Liga Champions musim depan. Laga terakhir yang krusial.

Karena dengan Inter sudah berhasil meraih untuk mengamankan di dalam ajang Liga Champions. Contel baka bisa mendapatkan bujet sangat cukup besar untuk bekerja. Dan sehingga dia juga bisa memandang Romelu Lukaku sebagai salah satu target pertama yang wajib di belikan Inter Milan.

Sebelumnya, Conte dikabarkan sudah pernah mengincar Lukaku ketika masih menangani Chelsea. Dia pernah berang pada The Blues karena gagal mendapatkan Lukaku dari Everton, sang pemain justru memilih Mancester United.

Rumor tersebut kian panas seiring dengan komentar Lukaku beberapa bulan lalu. Dia mengaku selalu bermimpi bermain di Serie A suatu saat nanti. Salah satu liga terbaik yang dikaguminya, Lukaku hanya jadi pilihan kedua setelah MU ditangani Ole Gunnar Solskjaer. Dia tergusur ke bangku cadangan karena sang pelatih rupanya lebih senang memilih Marcus Rahford.

Sejak bergabung ke Old Trafford, Lukaku telah mencetak 42 gol dalam 96 pertandingan untuk MU. Sayangnya musim ini dia hanya mampu mempersembahkan 15 gol dairi 45 laga. Harapan Conte merekrut Lukaku bakal semakin memanaskan spekulasi soal masa depan Mauro Icardi.

Bertemu 13 Kali, Indonesia Unggul Telak atas Denmark

Pertandingan Indonesia dan Denmark bukan laga asing dalam perhelatan Piala Sudirman. Tim Merah Putih menang sembilan kali dan kalah empat kali dari 13 pertemuan di ajang ini.

Indonesia dan Denmark yang merupakan dua negara papan atas dalam kancah bulutangkis dunia memang kerap bertemu di ajang kejuaraan beregu campuran.

Pebulutangkis-pebulutangkis top dari Indonesia seperti Susy Susanti, Ricky Subagja/Rexy Mainaky, Hariyanto Arbi, Taufik Hidayat hingga Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo sudah pernah bertemu andalan-andalan Denmark dari masa ke masa di ajang Piala Sudirman.

Pada edisi pertama Piala Sudirman yang berlangsung pada 1989, Indonesia sudah bertemu dengan Denmark pada babak semifinal. Ketika itu Indonesia meraih kemenangan telak 5-0.

Setelah perjumpaan pertama pada Piala Sudirman 1989, pertemuan Indonesia dan Denmark selalu terjadi sejak Piala Sudirman 1991 hingga 2007.

Dalam empat pertemuan awal dengan Denmark, pebulutangkis-pebulutangkis Indonesia selalu berhasil menundukkan wakil-wakil Tim Viking. Kemenangan pertama Denmark atas Indonesia baru terjadi pada Piala Sudirman 1997, tepatnya dengan skor 3-2 pada fase grup.

Dua tahun berselang, Indonesia kembali menelan kekalahan dari Denmark dengan skor 2-3 pada babak semifinal. Setelah itu, Indonesia dan Denmark saling mengalahkan hingga pada Piala Sudirman 2009 untuk kali pertama kedua negara tidak bertemu.

Pertemuan kembali terjadi pada edisi ke-12 Piala Sudirman. Denmark menang 3-1 dan memastikan tiket ke laga final.

Sempat kembali tak bertemu pada 2013, Indonesia berhasil meraih kemenangan dalam dua pertemuan terakhir dengan Denmark pada 2015 dan 2017.

Pada pertemuan terakhir, Indonesia menang 3-2 berkat poin yang didapat Praaven Jordan/Debby Susanto, Anthony Sinisuka Ginting, dan Fitriani. Kendati menang 3-2, Indonesia dua tahun lalu gagal lolos dari fase grup karena kalah poin dari India dan Denmark.

Ajax Menandatangani Bek Tengah Martinez Dari Defensa

Ajax telah mengumumkan penandatanganan Lisandro Martinez dari klub Argentina Defensa y Justicia. Bek tengah 21 tahun, yang juga bisa bermain di bek kiri, menandatangani kontrak empat tahun dengan opsi untuk memperpanjang untuk musim kelima setelah menyelesaikan medis pada hari Senin.

Dia memainkan peran kunci untuk Defensa pada 2018 ketika mereka finis kedua di Divisi Primera, empat poin di belakang Racing, dan mendapatkan debut Argentina pada Maret ketika dia tampil melawan Venezuela.

Dan direktur Ajax, Marc Overmars, mengatakan banyak yang diharapkan darinya di Amsterdam saat ia bekerja sama dengan rekan senegaranya Nicolas Tagliafico dan Lisandro Magallan.

“Martínez adalah pemain kaki kiri yang bisa bermain di banyak posisi di belakang,” katanya kepada situs web klub. “Dia adalah bek yang ingin bermain ke depan. Dia membawa mentalitas tertentu yang bisa kami gunakan dengan baik di sini, sebanding dengan apa yang ditunjukkan rekan senegaranya Nico Tagliafico.

“Dan Lisandro masih muda, jadi kami berharap dia akan berkembang lebih jauh menjadi pemain yang lebih baik di tahun-tahun mendatang.”

Martinez membuat 55 penampilan untuk Defensa setelah awalnya bergabung dengan status pinjaman dari Newell’s Old Boys pada tahun 2017, menjadikan kepindahan ini permanen pada musim panas lalu dan dengan cepat mengembangkan reputasi sebagai pemain yang cepat dan berpikiran menyerang.

Dia adalah penandatanganan keempat Ajax menjelang musim baru, dengan pemenang Eredivisie dan semi-finalis Liga Champions telah mengambil bek tengah Kik Pierie dari Heerenveen, kiper Kjell Scherpen dari Emmen dan gelandang serang Razvan Marin dari Standard Liege.

Sementara gelandang bintang Frenkie de Jong telah setuju untuk bergabung dengan Barcelona musim panas ini, kapten berusia 19 tahun Matthijs de Ligt masih dikaitkan dengan tim Catalan serta Paris Saint-Germain dan Juventus dan Hakim Ziyech diharapkan untuk bergerak setelah memenangkan ganda domestik dengan raksasa Belanda.

 

Olivier Giroud Siap Untuk Pertandingan Final Liga Eropa Melawan Arsenal

Olivier Giroud siap untuk menempatkan kesetiaan masa lalu di belakangnya saat Chelsea menghadapi mantan klubnya, Arsenal, di final Liga Eropa dan berharap dapat membantu The Blues memenangkan lebih banyak trofi.

Sementara pemain internasional Prancis itu melihat peluang Liga Premier-nya terbatas musim ini, ia telah menjadi salah satu yang menonjol di Liga Eropa.

Chelsea berutang sebagian besar dari tempat mereka di final ke Giroud setelah striker mencetak 10 kali dalam 13 pertandingan di kompetisi.

The Blues akan ditugaskan untuk mengalahkan Arsenal jika mereka ingin mengangkat trofi di Baku pada 29 Mei, yang berarti Giroud akan berhadapan melawan rekan satu tim dan pendukung lamanya.

Striker itu menuju ke Stamford Bridge pada Januari 2018 setelah Pierre-Emerick Aubameyang pindah ke Emirates dari Borussia Dortmund, dengan Giroud mengakhiri hubungan lima setengah tahun dengan klub.

Namun terlepas dari waktu itu, yang termasuk tiga kemenangan Piala FA, Giroud menantikan pengalaman bermain melawan Arsenal di final.

“Saya selalu suka bermain melawan tim lama saya,” kata Giroud kepada Daily Mail. “Itu akan sulit, dan bisa menyakitkan jika itu tidak berjalan dengan benar, tetapi Anda harus mengesampingkan perasaan dan ingatan.

“Saya menikmati tahun-tahun yang saya habiskan di sana. Ini merupakan bagian besar dari karir saya, klub pertama saya di Inggris dan itu akan selalu istimewa, tetapi sekarang saya merasa darah saya biru. Sama seperti tim nasional, biru juga cocok untukku.”

Giroud tidak mengalami masalah mengintegrasikan ke setup di Stamford Bridge musim lalu, dan memberikan kontribusi untuk kemenangan Piala FA dengan Chelsea di 2017-18.

Sekarang dia menargetkan penyelesaian akhir yang kuat untuk musim ini, yang termasuk berada di puncak tangga lagu pencetak gol Liga Eropa.

“Aku menetap dengan cepat. Saya merasa seperti bagian dari keluarga langsung. Saya kenal beberapa pemain dan saya orang yang mudah bergaul, saya selalu berusaha berkomunikasi. Itu tidak sulit untuk diintegrasikan. Saya selalu melihatnya sebagai tantangan baru.

“Saya tidak bisa berharap itu menjadi lebih baik. Dan sekarang saya ingin memenangkan trofi kedua saya bersama Chelsea. Untuk menyelesaikan sebagai pencetak gol terbanyak dan membantu tim saya. Target kami adalah memenangkan trofi setiap musim dan ini adalah kesempatan terakhir.”

Kurangnya waktu bermain di Liga Premier mungkin membuat Giroud mencari jalan keluar di Stamford Bridge sebelumnya, tetapi banyak hal telah berubah.

Laporan menunjukkan masa depan Gonzalo Higuain tidak pasti dan dengan Chelsea menghadapi larangan transfer, Giroud mungkin tetap menjadi tokoh penting dalam serangan The Blues.

Carlo Ancelotti : Saya Senang Berada di Napoli

Carlo Ancelotti ingin tinggal di Napoli selama dua tahun lebih lanjut meskipun ada spekulasi yang mengaitkannya dengan Juventus. Ancelotti telah disebut-sebut sebagai pengganti yang mungkin untuk Massimiliano Allegri yang akan keluar dari Juve, meskipun mantan bos AC Milan dan Real Madrid itu memiliki musim yang gagal sebagai pelatih di Turin dari 1999 hingga 2001.

Namun, ia telah memimpin Napoli ke posisi kedua di musim pertamanya dan tetap berkomitmen pada tim dengan siapa ia menandatangani kontrak tiga tahun Mei lalu.

“Saya memiliki klausa pada 30 Mei, dan saya harap Napoli akan melatihnya,” katanya kepada Sky Sport Italia.

“Saya terikat dengan klub dan saya ingin tinggal selama dua tahun lagi. Saya senang berada di sini. Pelatih selalu orang terakhir yang tahu apa-apa. Mereka selalu hidup dalam keraguan. Saya tahu pemecatan adalah bagian dari pekerjaan kami.

“Pengalaman menunjukkan bahwa, bagi pelatih, hanya hasil yang dihitung sehingga perencanaan menjadi sulit. Saya lebih menderita ketika saya dipecat oleh Juventus, tetapi kemudian saya terbiasa.”

Napoli mengalahkan Inter 4-1 pada hari Minggu, hasil yang menekankan kesenjangan antara mereka dan mereka yang berjuang untuk dua tempat Liga Champions yang tersisa.

Meskipun mereka masuk ke akhir pekan terakhir musim 11 poin di belakang juara Juve, Ancelotti menyatakan bangga dengan penampilan timnya sepanjang musim.

“Ada ketulusan dan profesionalisme yang besar di grup. Kami tidak memiliki apa pun untuk dimainkan dalam beberapa pertandingan terakhir kami,” tambahnya.

“Tim ini telah memberikan sinyal hebat sepanjang musim. Kami kehilangan sedikit kekuatan dan beberapa kualitas kami di pertengahan musim, tetapi kami mendapatkannya kembali di peregangan terakhir.

“Saya tidak akan memilih siapa pun di mana kami bisa memperbaiki diri, tetapi kami harus memberi lebih banyak tekanan menyerang, bahkan jika itu berarti mempertaruhkan sesuatu di belakang. Kami perlu meningkatkan intensitas kami di sana. Itu layak dicoba dan kami melakukannya dengan baik melawan Inter.”

Jadwal Bank Offline

BCA-AL Mandiri - AL

BRI - AL BNI - AL

CIMB- AL

QR CODE AGEN LIGA

QR CODE AGENLIGA

Arsip Berita