BlackBerry Messenger AgenLiga
Browsing articles in "Berita"

Emery: Denis Suarez dapat membantu menyelesaikan masalah disektor sayap

Bos Arsenal mengatakan dia berharap masalah cedera akan mereda dengan penandatanganan segera dari Barcelona. Gelandang Barcelona, ​​Denis Suarez akan membantu mengatasi kekurangan sayap Arsenal, menurut pelatih kepala Unai Emery, yang mengatakan ia juga berharap Ainsley Maitland-Niles cocok untuk pertandingan timnya dengan Manchester City.

Suarez akan bergabung dengan Arsenal dengan status pinjaman hingga akhir musim setelah tidak disukai di bawah asuhan Ernesto Valverde di Barca, tetapi ia tidak berhasil menyelesaikan langkahnya tepat waktu untuk tampil dalam kemenangan 2-1 The Gunners di Liga Primer atas Cardiff City pada hari Selasa.

Arsenal yang juga absen adalah Maitland-Niles, yang mengalami cedera lutut dan bergabung dengan rekan setimnya Hector Bellerin, Sokratis dan Laurent Koscielny di ruang perawatan.

Setelah melihat gol dari Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette membantu Arsenal meraih kemenangan atas Bluebirds, Emery mengatakan kepada wartawan: “Kami membutuhkan pemain sayap.

“Suarez, yang aku tahu, memiliki kualitas ini.”

Ditanya apakah pembalap Spanyol berusia 25 tahun itu akan menangani fisik Liga Premier, Emery menjawab: “Saya tidak tahu sekarang.

“Ini tantangan baginya, dan juga [itu tantangan baginya] untuk membantu kami.”

Dengan hanya dua hari tersisa sebelum penutupan jendela transfer, Emery malu-malu tentang kemungkinan kedatangan meskipun Arsenal dikaitkan dengan pemain Inter Ivan Perisic.

Dia berkata: “Jika seorang pemain bisa datang ke sini untuk membantu kami, dia akan datang. Berita terakhir, saya tidak tahu. Fokus saya adalah pada pertandingan. Mungkin malam ini atau besok [Rabu] saya akan berbicara.”

Melihat ke depan untuk perjalanan hari Minggu untuk menghadapi juara Liga Premier City di Stadion Etihad, dan apakah salah satu pemainnya yang cedera akan kembali, Emery mengatakan: “Saya tidak tahu sekarang. Kita perlu tahu besok dalam pelatihan.

“Saya harap beberapa pemain bisa bersama kita. Saya berharap Ainsley [Maitland-Niles].”

Sementara itu, nomor lawan Emery, Neil Warnock, menyatakan kekecewaannya dengan penampilan bek tengah Cardiff, Bruno Ecuele Manga, yang, setelah beruntung tidak mengakui penalti pada babak pertama, gagal mempelajari pelajarannya dan memasukkan Sead Kolasinac ke kotak penalti.

Aubameyang membuka skor dari tendangan penalti yang dihasilkan dan Arsenal jarang terlihat seperti menjatuhkan poin dari sana.

“Mereka seharusnya mendapat penalti di babak pertama dan saya berbicara dengan Bruno [di babak pertama], jadi baginya untuk menyelam seperti itu lagi, saya benar-benar kecewa,” kata Warnock. “Para pemain harus memikirkan tanggung jawab mereka, itu hanya amatir.”

Gol Lindelof Pada Masa Injury Time Selamatkan MU

 

Rentetan kemenangan Manchester United telah dihentikan Burnley. Sempat ketinggalan 2 gol, MU akhirnya memaksa imbang 2-2 melalui gol-gol pada menit-menit akhir pertandingan.

MU menjamu Burnley di dalam pertandingan matchday 24 Premier League. MU bermodalkan 8 kemenangan beruntun di semua ajang bersama Ole Gunnar Solskjaer.

Bermain di Old Trafford pada hari Rabu (30/1/2019) dinihari WIB, MU bermain dominan. Tim tuan rumah menguasai bola sebesar 74% dengan melepaskan 28 percobaan, 9 di antaranya mengarah ke sasaran.

Akan tetapi MU malah kebobolan terlebih dulu oleh gol Ashley Barnes di menit ke-51. Tim tamu lantas menambah gol lagi di menit ke-81 melalui tandukan Chris Wood.

MU baru mampu memperkecil skor pada menit ke-87 lewat tendangan penalti Paul Pogba. Lalu MU selamat dari kekalahan usai Victor Lindelof menciptakan gol penyeimbang pada menit ke-92.

Dengan begitu, rentetan kemenangan MU bersama Solskjaer pun terhenti. Tambahan satu angka ini membuat The Red Devils menempati peringkat 6 dengan nilai 45 poin. Sementara itu The Clarets naik ke urutan 14 dengan nilai 23 poin.

Jalannya Laga

MU memegang kontrol pertandingan pada menit-menit awal. Kans diperoleh Marcus Rashford pada menit ke-9, namun masih belum menghasilkan gol.

Rashford merebut bola di lapangan tengah dan kemudian memberikan kepada Romelu Lukaku. Lantas Lukaku yang menusuk ke dalam kotak penalti melepaskan umpan kepada Rashford yang langsung menembak dengan kaki kanannya ke arah tiang jauh. Sepakan Rashford masih melenceng dari gawang.

Burnley balas menyerang dari sebelah kiri melalui Dwight McNeil. Kemudian McNeil melepaskan tendangan jarak jauh yang melayang tipis di atas mistar gawang David De Gea.

MU sempat membobol gawang Burnley usai Pogba memanfaatkan umpan Juan Mata. Akan tetapi gol itu dianulir oleh wasit Jonathan Moss karena Pogba sudah terlebih dulu berada dalam posisi offside.

Percobaan Mata pada menit ke-41 juga belum menghasilkan gol untuk MU. Sepakan Mata dari depan kotak penalti masih sedikit melenceng dari gawang Tom Heaton.

Di babak kedua, MU meningkatkan irama permainannya. Mereka langsung tampil menyerang sejak paruh kedua dimulai.

Tapi MU malah kebobolan di menit ke-51. Burnley membuka keunggulannya menjadi 1-0 lewat Barnes usai memanfaatkan kesalahan yang dilakukan Andreas Pereira. Jack Cork mencuri bola Pereira tepat di muka kotak penalti MU. Lalu Cork dengan cepat mengoper bola kepada Barnes yang bergerak masuk ke dalam kotak penalti. Kemudian Barnes pun berhasil menaklukkan De Gea untuk membobol gawang MU.

MU langsung bereaksi dengan melancarkan tekanan. Rashford memaksa Heaton membuat penyelamatan dengan tendangan dari depan kotak penalti.

Heaton kembali menyelamatkan gawang Burnley. Ashley Young melepaskan umpan yang diteruskan Lukaku dengan sepakan yang kurang sempurna, namun bola masih mengarah ke gawang. Heaton pun bereaksi cepat dengan menjatuhkan diri untuk menepis si kulit bundar.

MU terus mengepung pertahanan Burnley. Akan tetapi mereka masih sulit untuk menembus rapatnya lini belakang Burnley. Burnley bisa menghalau umpan-umpan silang yang diarahkan ke dalam kotak penalti mereka.

Satu crossing bisa disundul Pogba di muka gawang. Tapi Pogba mendapatkan tekanan dari Charlie Taylor sehingga sundulan kepalanya tidak mengarah ke sasaran.

MU lantas malah kebobolan lagi di menit ke-81. Ashley Westwood melepaskan umpan silang yang ditanduk Wood yang lepas dari kawalan lini pertahanan MU untuk membawa Burnley unggul 2-0.

MU membuka harapan untuk mengejar skor menjadi 1-2 setelah memperoleh hadiah penalti di menit ke-87. Wasit Moss menunjuk titik putih setelah Jeff Hendrick menjatuhkan Jesse Lingard di dalam kotak terlarang. Pogba maju sebagai algojo dan berhasil menaklukkan Heaton walaupun si kiper bisa menebak arah tembakannya.

MU terus menyerang. Sepakan Pogba memaksa Heaton membuat penyelamatan.

Serangan MU membuahkan gol penyeimbang di menit ke-92. Umpan Young disundul Alexis Sanchez dan bola dihalau Heaton. Bola rebound langsung dimaksimalkan Lindelof untuk membawa MU menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Tidak lama kemudian pertandingan pun berakhir.

Rio Ave Menang 2-0 atas Tuan Rumah Maritimo

Dalam laga match day ke 19 pada ajang kompetisi Liga Premier Portugal yang berlangsung pada hari Selasa (29/1/2019) dini hari tadi di Estadio do Maritimo,tim Rio Ave yang menjalani laga tandangnya pada dini hari tadi itu pun berhasil membawa pulang raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poinnya usai menundukkan tim tuan rumah Maritimo dengan skor 0-2 tanpa balas. Dimana gol-gol kemenangan dari tim Rio Ave itu pun dipersembahkan oleh Diego Lopes dan Joao Schmidt.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada dini hari tadi,tim Rio Ave yang menyambangi markas dari Estadio do Maritimo itu pun memang terlihat mendapatkan perlawanan yang ketat dan sengit dari tim tuan rumah Maritimo. Dimana hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah Maritimo dengan tim Rio Ave didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Akan tetapi hingga akhir pertandingan babak pertama,baik tim tuan rumah Maritimo dan tim Rio Ave pun harus puas dengan kedudukan imbang sementara 0-0 yang mereka dapatkan didalam laga babak pertama tersebut.

Didalam laga babak kedua,tim Rio Ave yang bermain imbang 0-0 dengan tim tuan rumah Maritimo itu pun tentunya masih tetap bermain dengan cukup ketat dan berimbang dari awal mulainya laga babak kedua. Namun laga babak kedua yang baru saja berjalan 7 menit,tim Rio Ave pun akhirnya bisa membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 0-1 terlebih dahulu melalui gol dari Diego Lopes. Setelah itu skor 0-1 yang didapatkan oleh tim Rio Ave itu pun bertahan cukup lama didalam sisa waktu yang ada pada babak kedua,dan akhirnya tim Rio Ave dimenit-menit akhir laga babak kedua baru bisa menggandakan keunggulannya menjadi 0-2 melalui gol hasil tendangan pinalti yang dilakukan oleh Joao Schmidt.

Atas raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim Rio Ave pada dini hari tadi itu pun membuat mereka sementara berada diperingkat sembilan pada papan klasemen Liga Premier Portugal dengan jumlah raihan 24 poin. Sementara itu tim tuan rumah Maritimo yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya tersebut pun membuat mereka sementara tertahan diperingkat 11 dengan jumlah raihan 20 poin.

Gonzalo Higuain Lakukan Debut Bagus Di Chelsea

Pemain berusia 31 tahun itu menunjukkan kesabaran dan kepercayaan diri ketika ia bermain dengan rekan-rekan setimnya di malam yang dingin di London barat, ketika Willian mencetak dua gol dan Callum Hudson-Odoi menambahkan yang lain untuk mengirim tim mereka ke putaran kelima pertandingan Piala FA. Meskipun dia relatif tenang, kinerja Higuain masih merupakan peningkatan yang menggembirakan dari pendahulunya di Chelsea.

Kurangnya sentuhan dan keterlibatan tampaknya memengaruhi Alvaro Morata selama waktunya bersama The Blues, tetapi Higuain terus melakukan lari yang benar dan menghabiskan pertandingan terus-menerus dalam perjalanan. Atletico Madrid tampaknya akan mengumumkan penandatanganan Morata pada pengaturan pinjaman-untuk-membeli setelah ia berhasil menyelesaikan medisnya.

Ke-24 golnya tidak seperti yang diharapkan dari penandatanganan kontrak bernilai 58 juta poundsterling dari Real Madrid, tetapi penampilannya yang serba membuat banyak orang frustrasi karena dia sering secara fisik kalah bersaing dan gagal beradaptasi dengan tekanan dari peran utama di Liga Premier.

Mentalitas Morata sering dipertanyakan dan menjelang akhir mantranya ia gagal merayakan bahkan beberapa tujuannya ketika ia merencanakan rute pelariannya, dengan meningkatnya kecaman. Sorak-sorai untuk Higuain menjelang kick-off mungkin telah diperkuat hanya karena dia bukan Morata, yang basis penggemar penuh harapan mulai menyalakannya di London.

Itu adalah pengantar yang bagus untuk sepak bola Inggris untuk Higuain ketika ia menghadapi salah satu tim fisik paling Championship, dan mantan penyerang Real Madrid itu tampak mampu secara fisik dalam pertempuran dengan dua bagian tengah yang besar dan lini tengah yang kuat dari klub Yorkshire.

Higuain memiliki beberapa momen interaksi yang baik dengan rekan satu tim barunya, seperti satu-dua yang brilian dengan Mateo Kovacic yang pada akhirnya kandas. Masih ada ruang untuk perbaikan, karena Higuain hanya menyentuh bola 31 kali pada hari Minggu. Dia akan menghabiskan enam bulan ke depan berusaha membuktikan bahwa dia layak opsi £ 32 juta yang harus dibeli Chelsea dari Juventus pada akhir musim.

 

Tottenham Tersingkir Usai Ditudukkan Crystal Palace

 

Tottenham Hotspur terhenti pada babak keempat Piala FA. Tottenham takluk 0-2 ketika melawat ke kandang Crystal Palace.

Bertamu ke Selhurst Park pada hari Minggu (27/1/2019) malam WIB, Tottenham langsung menguasai jalannya pertandingan sejak awal. Akan tetapi malah Palace yang terlebih dulu memperoleh hasil nyata.

Pada menit ke-9, tendangan Jeffrey Schlupp dari sudut sempit masih bisa diantisipasi Paulo Gazzaniga. Namun bola mengarah kepada Connor Wickham dan dengan mudah diceploskannya ke dalam gawang Tottenham. 1-0 untuk Palace.

Unggul satu gol membuat tim tuan rumah makin nyaman di dalam mengontrol Tottenham. Tim tamu dibiarkan menguasai bola, akan tetapi dibikin frustrasi untuk masuk ke pertahanan mereka.

Akhirnya Palace berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 pada menit ke-34 walaupun bukan dari situasi open play. Kyle Walker-Peters membuat handball ketika hendak menghalau crossing Palace dan penalti pun diberikan oleh wasit. Andros Townsend maju sebagai algojo dan menembak bola ke tengah untuk menaklukkan Gazzaniga.

Dua menit kemudian, Tottenham hampir kebobolan gol ketiga. Patrick Van Aanholt melepaskan umpan mendatar yang disambar Townsend. Beruntung buat The Lilywhites karena tendangan first time Townsend tepat ke arah Gazzaniga sehingga bisa ditepis si kiper.

Tottenham memperoleh momentum untuk bangkit pada menit ke-44 saat mendapatkan hadiah penalti. Van Aanholt mencoba membuang bola, akan tetapi malah berakhir menendang kaki Juan Foyth. Kieran Trippier maju sebagai algojo, namun tidak bisa mencetak gol karena tembakannya melenceng ke sebelah kiri gawang. Paruh pertama pun berakhir tidak lama kemudian.

Tottenham mencoba bermain lebih agresif pada babak kedua. Fernando Llorente memperoleh kesempatan pada menit ke-52 saat mendapatkan bola di dalam kotak penalti. Lalu Llorente melepaskan tendangan usai melakukan gerakan memutar. Tapi si kulit bundar masih bisa diantisipasi Julian Speroni.

Sepuluh menit kemudian, Llorente memiliki situasi yang sama. Kali ini sepakan Llorente masih terlalu lemah dan mengarah tepat ke Speroni sehingga mudah diamankan.

Sundulan kepala Lucas Moura menyambut tendangan sudut pada menit ke-71 masih belum mengarah ke gawang. Tottenham berupaya mencetak gol pada sisa waktu pertandingan, namun tidak berhasil.

Dengan hasil ini, Tottenham pun mesti tersingkir di babak keempat Piala FA. Sementara itu The Eagles melangkah ke babak kelima Piala FA.

Ander Herrera : Jika Saya Pantas Mendapat Kontrak Baru, Saya Akan Mengambilnya

Gelandang Manchester United, Ander Herrera, mengatakan bahwa ia tidak fokus untuk mengamankan kontrak baru di klub, alih-alih lebih memilih mengarahkan energinya ke masalah yang lebih mendesak di Old Trafford.

Setan Merah saat ini mencatat delapan kemenangan dari delapan pertandingan sejak manajer sementara Ole Gunner Solskjaer mengambil alih kendali menyusul pemecatan Jose Mourinho.

Meskipun United bisa dibilang terbantu oleh serangkaian pertandingan yang relatif lunak selama tahun baru, pembongkaran Arsenal 3-1 mereka di putaran keempat Piala FA pada hari Jumat menegaskan bahwa mereka kembali ke performa terbaik mereka di bawah manajer asal Norwegia.

Herrera telah menjadi salah satu dari beberapa pemain yang mendapat dorongan nyata sejak kedatangan Solskjaer, merebut kembali bentuk terbaiknya untuk membantu menyeret timnya kembali ke pertarungan di kuarter atas Liga Premier.

Kesepakatan pemain Spanyol itu saat ini berakhir pada akhir musim, dengan spekulasi telah meningkat apakah masa depannya membawanya pergi dari Manchester.

Akan tetapi, berbicara setelah kemenangan Jumat melawan The Gunners, Herrera menolak untuk ditarik pada situasinya berbicara kepada wartawan, menekankan dia akan mendapatkan kesepakatan baru dengan klub selama dia mendapatkannya.

“Aku tidak akan membicarakan kontrakku,” katanya. “Kami memiliki hal-hal yang lebih penting terjadi sekarang daripada kontrak saya, jadi saya hanya mencoba untuk melakukan.

“Prioritas saya adalah mengalahkan Burnley, Leicester. Jika saya layak mendapatkan kontrak baru, kontrak akan datang. Saya bukan orang yang egois, saya ingin tim terus memenangkan pertandingan, saya tidak tergila-gila dengan kontrak saya. “

Herrera juga menyatakan bahwa Solskjaer telah menanamkan rasa keyakinan yang baru ditemukan pada pasukan yang memberi mereka kebebasan menyerang yang sebelumnya mereka rasa kurang.

 “Ole membawanya ke tim sejak hari pertama,” tambahnya. “Dia mengatakan kami ingin menjadi tim yang mengendalikan permainan, tetapi terkadang itu tidak mungkin.

“Kadang-kadang kita harus bertahan, tetapi kita tahu kapan kita membela bahwa apa pun bisa terjadi dalam serangan untuk kita. Kami memiliki pemain penyerang cepat yang dapat berlari ke kotak.

“Paul Pogba juga ikut serta, Ash Young dan Luke Shaw juga; setiap orang diizinkan untuk pergi dan menyerang, jadi tentu saja ketika kami bermain kami berpikir bahwa segala sesuatu mungkin terjadi.

“Bahkan di saat-saat sulit, kami memiliki perasaan bahwa kami dapat melukai lawan kami.

“Kita seharusnya tidak menjadi gila dengan meja. Masih ada banyak pertandingan untuk dimainkan di liga, jadi kami pergi pertandingan demi pertandingan. Setiap game memberi Anda tantangan baru, dan masalah baru untuk dipecahkan.

“Perasaan kami adalah bahwa jika kami melakukan yang terbaik, kami bisa mengalahkan siapa pun. Itu tidak berarti kami akan mengalahkan setiap tim, tetapi kami memiliki keyakinan karena kami memiliki kualitas untuk melakukannya.”

 

Solskjaer Beberkan Cara Meraih Kemenangan dari Arsenal

 

Manajer interim Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, menyebutkan kemenangan 3-1 atas Arsenal di Emirates Fase, Sabtu (26/1/2019) pagi hari WIB, dicapai lewat cara classic. Setan Merah menang dengan memercayakan serangan balik.

Pada pertandingan putaran ke empat Piala FA ini, MU unggul dua gol terlebih dulu melalui tindakan bekas pemain Arsenal Alexis Sanchez serta Jesse Lingard. The Gunners sudah sempat mengecilkan tertinggal karena gol Pierre-Emerick Aubameyang.

Arsenal sudah sempat bermain lebih disiplin pada paruh ke-2. Akan tetapi, malah Manchester United yang meningkatkan satu gol melalui pemain cadangan, Anthony Martial.

Statistik tunjukkan MU tampil lebih efisien dalam pertandingan ini. Walau cuma mempunyai perebutan bola 37 %, MU mencatat delapan tembakan dengan empat salah satunya pas tujuan. Angka ini kembali dengan Arsenal yang lakukan 13 kali tembakan serta lima salah satunya pas tujuan.

“Rasa-rasanya fenomenal dapat selalu meluncur di Piala FA. Ini ialah salah satunya laga paling sulit yang dapat Anda lakoni. Ini hari kami lebih tampak menjadi team yang wajar. Kami tampak lebih tersusun. Kami kerja keras dalam bertahan serta lakukan serangan balik,” tutur Solskjaer pada BBC Sport.

“Serangan balik ialah langkah classic Manchester United, di masa Wayne Rooney, Cristiano Ronaldo, serta Park Ji-Sung, kami telah cetak banyak gol di Arsenal saat sekian tahun,” sambungnya.

Kemenangan di markas Arsenal membuat Solskjaer melanjutkan catatan luar umumnya dengan menyapu bersih delapan kemenangan semenjak dia ditunjuk menukar Jose Mourinho. Meskipun begitu, figur asal Norwegia itu menyatakan jika timnya tetap harus selalu kerja keras.

“Ini hari kami membuat langkah besar ke depan. Ini ialah penambahan besar dari pertandingan menantang Tottenham. Gampang saja menjadi ketertarikan serta bicara masalah ke depan, tapi kami mesti selalu kerja serta pikirkan laga selanjutnya,” papar Solskjaer.

“Kami mesti kerja keras. Sikap serta semangat kerja itu terpenting. Ke arah akhir laga situasinya nyaman, tapi tidak saat 90 menit di lapangan,” tegasnya.

Ole Gunnar Solskjaer Optimis Alexis Sanchez Bisa Lebih Cemerlang Lagi

Sebuah pujian yang telah di layangkan oleh pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer kepada salah satu pemainnya, Alexis Sanchez. Pelatih Manchester United itu menilai bahwa sang winger asal Chile itu sedikit lagi akan dapat kembali ke performa terbaiknya.

Alexis Sanchez yang di kenal sebagai salah satu predator mematikan di Premier League dapat terbilang, sedikit mengalami situasi yang kurang baik dalam satu tahun belakangan ini. Semenjak pindah ke Manchester United, ia kesulitan menemukan permainan terbaiknya sehingga ia mendapatkan banyak kritikan dari berbagai pihak.

Namun pada dini hari tadi, Alexis Sanchez kembali membuktikan diri dan kualitasnya. Ia mencetak gol pertama Manchester United ke gawang Arsenal pada menit ke 31, sehingga Setan Merah berhasil menang dengan skor 3-1 dan melenggang ke babak berikutnya.

Ole Gunnar Solskjaer optimis bahwa Alexis Sanchez akan segera menemukan kemampuan terbaiknya di Manchester United. “Semakin percaya diri seorang pemain, maka semkain besar hasrat yang ia tunjukkan di atas lapangan dan ia berlatih semakin keras,” buka Ole Gunnar Solskjaer kepada MUTV.

Bisa Lebih Baik Lagi

Solskjaer sendiri menyebut bahwa Sanchez sudah mulai menemukan sentuhan mematikannya. Ia menilai sang pemain hanya perlu menjaga situasinya ini agar bisa kembali ke performa terbaiknya.

“Dia harus mempercayai dirinya sendiri. Dia baru saja mendapatkan cedera beberapa waktu yang lalu sehingga saya cukup senang melihatnya bermain selama 65 atau 70 menit hari ini.” ujar Solskjaer.

“Saya yakin dia akan berkembang dan menjadi lebih baik lagi dan saya yakin Alexis tahu betul mengenai hal tersebut.” lanjutnya.

Puji Luke Shaw

Pada kesempatan yang sama, Solskjaer juga memberikan pujiannya kepada Luke Shaw yang juga tampil impresif sepanjang laga.

“Dia (Shaw) benar benar bermain dengan fantastis malam ini.” tutur Solskjaer.

“Anda bisa melihat gol kedua kami. Ia tidak panik untuk menyapu bola yang datang, malah ia memberikan sentuhan kepada bola dan mengumpan bola itu ke depan, di mana Rom berhasil menerima bola itu dan membuat assist untuk Jesse. Dia benar-benar bermain dengan bagus pada malam ini.” tandasnya.

Manchester united terus melaju bersama solksjaer

Manchester United masih belum terbendung bersama Ole Gunnar Solskjaer. Menghadapi Arsenal di babak keempat Piala FA, ‘Setan Merah’ menang meyakinkan 3-1. Bertandang ke Emirates Stadium, Sabtu (26/1/2019) dinihari WIB, MU memang tak lebih dominan dari Arsenal. Namun MU tampil lebih efisien dalam memanfaatkan peluang.

Sejak pertandingan dimulai, arsenal sudah berinisiatif menyerang tim tamu. Pada menit ke-21, tim tuan ruah harus mengganti sokratis papastathopoulus dikarenakan cedera.  MU mendapatkan peluang kala menerima bola di belakang garis pertahanan Arsenal di menit ke-23. Tapi bendera offside terangkat. Arsenal mendapatkan peluang pertama di menit ke-24 lewat sepakan alex iwobi, namun sepakannya masih bisa diantisipasi sergio romero.

Arsenal jadi yang pertama mencatatkan tembakan on target. Sepakan Alex Iwobi di menit ke-24 mengarah ke gawang, tapi masih mudah diantisipasi Sergio Romero. MU membalas dengan menciptakan gol di menit ke-31. Romelu Lukaku melepaskan umpan terobosan dan diterima Alexis Sanchez yang tak terkawal di depan gawang. Sanchez mengecoh Petr Cech, lalu menceploskan bola ke gawang.

Hanya berjarak dua menit, MU menambah gol. Perangkap offside yang gagal dari Arsenal membuat Lukaku lolos di sisi kanan dan MU menghadapi situasi 3 lawan 2. Lukaku lalu mengoper ke Jesse Lingard di tengah, dan dengan tenang dituntaskan dengan sepakan mendatar ke pojok kanan bawah gawang. Arsenal memperkecil ketertinggalan di menit ke-43. Aaron ramsey menusuk dari kiri lalu mengirim umpan silang mendatar yang disontek aubameyang dengan mudah di tiang jauh. Babak pertama berakhir 2-1.

Babak kedua dimulai. Umpan lambung Ainsley Maitland-Niles ditanduk Ramsey, namun digagalkan tangan Romero. Arsenal mencoba meningkatkan intensitas serangan di paruh kedua. Sebuah percobaan jarak jauh dari Granit Xhaka di menit ke-74 jauh di atas sasaran. MU mencetak gol ketiganya di menit ke-82. Pogba merangsek ke tengaj lalu melepaskan tembakan keras yang ditepis cech.

Bola pantulan kemudian disambar anthony martial yang langsung mengarahkannya ke gawang. Arsenal mencoba mengejar ketertinggalan di sisa waktu pertandingan, namun usaha mereka tak membuahkan hasil. Pertandingan berakhir 3-1 untuk keunggulan MU. Solskjaer puas dengan penampilan para pemainnya, yang rapi mengeksekusi rencana permainan.

“Rasanya fantastis bisa terus melaju di Piala FA. Ini adalah salah satu pertandingan tersulit yang bisa Anda jalani,” ujar Solskjaer. “Hari ini kami lebih terlihat sebagai tim yang layak. Kami terlihat lebih terstruktur. Kami bekerja keras dalam bertahan dan melakukan serangan balik. Serangan balik adalah cara klasik Manchester United, di era Wayne Rooney, Cristiano Ronaldo, dan Park Ji-Sung, kami sudah bikin banyak gol di Arsenal selama bertahun-tahun,” tambahnya.

Bristol City 2-1 Bolton: Callum O’Dowda dan Niclas Eliasson skor untuk tuan rumah

 

Tim tamu unggul pada menit keenam ketika bek Mark Beevers diberikan kebebasan di area penalti City untuk melepaskan tembakan tanpa tendangan voli setengah kaki manis manis dari umpan silang Luca Connell. Namun keunggulan itu bertahan kurang dari dua menit. Pemain sayap City Callum O’Dowda diizinkan untuk mengontrol chip di tepi kotak sebelum mengirim tendangan voli melewati penyelaman Remi Matthews. Tim Lee Johnson melanjutkan untuk memainkan beberapa sepakbola menyerang yang apik di babak pertama dan memimpin pada babak pertama, tepat setelah pemain Bolton Joe Pritchard dan Craig Noone melihat tembakan diblok di kotak yang ramai. Terobosan pertahanan melihat O’Dowda berlari ke depan dan ketika bola mencapai Niclas Eliasson, pemain Swedia itu menari melewati dua pemain bertahan sebelum melakukan tendangan kaki kiri yang manis ke sudut atas dari tepat di dalam kotak penalti. Satu-satunya kejutan adalah bahwa tidak ada lagi gol, dengan kedua belah pihak berkomitmen untuk menyerang dan Bolton memainkan peran penuh dalam hiburan.

 

City bisa lebih jauh di depan saat istirahat. Matthews melakukan dua penyelaman penyelamatan untuk menyangkal gelandang Joe Morrell. Famara Diedhiou dan Kasey Palmer melakukan tembakan melebar dari posisi yang baik, sementara di sisi lain Frank Fielding hanya harus berurusan dengan tembakan yang dibelokkan dari jarak jauh oleh Josh Magennis. Pemain pinjaman Chelsea Palmer adalah ancaman konstan dengan umpan-umpan ke depan dari lini tengah dan sudah menjadi favorit kuat bagi para penggemar Ashton Gate, setelah ditandatangani bulan ini. Babak kedua melihat City menuangkan ke depan dan Palmer melepaskan tembakan dari umpan Diedhiou pada menit ke-57. Tapi Wanderers menempel dengan gagah untuk tugas mereka dan Fielding harus waspada untuk menangkis tembakan Pawel Olkowski dari sudut sempit. Dengan timnya menikmati periode dominasi yang langka, bos Bolton Phil Parkinson memperkenalkan Sammy Ameobi sebagai pemain pengganti Pritchard pada menit ke-63.

Pages:«123456789...703»

Jadwal Bank Offline

BCA-AL Mandiri - AL

BRI - AL BNI - AL

CIMB- AL

QR CODE AGEN LIGA

QR CODE AGENLIGA

Arsip Berita