BlackBerry Messenger AgenLiga
Browsing articles in "Berita"

Inter Milan kalah 0-2 dari Genoa

Inter Milan gagal meraih kemenangan dalam laga lanjutan Liga Seri A musim 2017/2018 pada pekan ke 25 musim ini. Pada laga ini, Inter Milan harus mengakui ketangguhan Genoa dengan kalah dengan skor akhir 0-2 tanpa mampu membalas sekalipun ke gawang Genoa.

Pada laga antara Inter Milan yang bertamu ke kandang Genoa di mainkan pada Stadio Luigi Ferraris pada hari Minggu (18/2/2018) dini hari WIB, Inter Milan sudah tertinggal 1-0 pada babak pertama atas tuan rumah Genoa. Pada babak kedua, Inter Milan kembali gagal mencetak gol dang kebobolan satu gol dengan mengakhiri laga dengan skor 2-0 untuk kemenangan Genoa.

Pada babak pertama, Inter Milan mencoba menyerang lebih dulu ke pertahanan Genoa tapi Genoa memberikan perlawanan yang sengit membuat para pemain Inter Milan kesulitan. Sejumlah peluang pun tercipta pada babak ini, namun samapi menit ke 43 skor masih juga sama kuat 0-0 untuk kedudukan antara Inter Milan melawan Genoa.

Pada menit ke 45, Inter Milan kebobolan melalui gol bunuh diri Andrea Ranocchia yang salah mengantisipasi bola yang datang ke arahnya dan membuat bola masuk ke dalam gawang mereka sendiri. Skor pun berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah Genoa atas Inter Milan dan mengakhiri babak pertama ini dengan keunggulan tersebut.

Pada babak kedua, Inter Milan kembali mencoba untuk bisa mencetak gol penyama kedudukan pada laga ini atas Genoa. Tapi, alih-alih mencetok gol gawang Inter Milan kembali kebobolan untuk kedua kalinya pada pertandingan pagi ini. Kali ini gol itu di cetak oleh Goran pandev pada menit ke 59 dengan memanfaatkan umpan dari Diego Laxalt.

Skor pun kembali berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan tuan rumah Genoa atas Inter Milan. Di sisa waktu yang ada, Inter Milan mencoba mencetak gol untuk memperkecil kedudukan tapi tidak ada lagi gol yang tercipta pada pertandingan ini. Kemenangan pun menjadi milik Genoa atas tamunya Inter Milan pada pekan ke 25 musim ini.

MU ke Perempatfinal Usai Kalahkan Huddersfield 2-0

Manchester United berhasil lolos ke babak perempatfinal Piala FA sesudah menundukkan Huddersfield Town dengan skor akhir 2-0. Kedua gol ‘Setan Merah’ dicetak oleh penyerang andalannya, Romelu Lukaku.
Di laga babak kelima Piala FA yang berlangsung di John Smith’s Stadium pada hari Minggu (18/2/2018) dinihari WIB, Lukaku menjebol gawang The Terriers sekali pada masing-masing babak. Sesudah menciptakan gol di menit ke-3, penyerang internasional Belgia itu kembali mengukir namanya di papan skor di menit ke-55.
Ini merupakan kali kedelapan The Red Devils lolos ke babak perempatfinal Piala FA di dalam 11 tahun terakhir. MU sudah 12 kali menjadi juara di ajang ini dan terakhir sekali mengangkat piala pada tahun 2016.
Lukaku sudah menjebol gawang Huddersfield saat pertandingan belum genap berjalan 3 menit. Setelah mendapatkan umpan dari Juan Mata, Lukaku melewati Christopher Schindler di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tendangan dengan kaki kanannya. MU memimpin 1-0.
Tim tuan rumah sebenarnya mempunyai peluang untuk menyamakan kedudukan 3 menit kemudian. Akan tetapi Thomas Ince yang tak terkawal di dalam kotak penalti tidak mampu memaksimalkannya karena sepakannya dari dekat tidak mengarah ke gawang.
Di menit ke-21, giliran Rajiv Van La Parra yang memperoleh peluang untuk mencetak gol balasan. Namun sundulan Van La Parra dengan mudah diamankan oleh kiper tim tamu, Sergio Romero.
Huddersfield kembali memberikan ancaman kepada MU tujuh menit kemudian. Daniel Williams melepaskan tendangan jarak jauh, akan tetapi arahnya masih tepat ke Romero. Romero juga berada dalam posisi yang tepat untuk mengamankan tendangan keras Philip Billing pada menit ke-33.
Mata menjebol gawang Huddersfield pada masa injury time paruh pertama. Namun gol tersebut dianulir oleh wasit karena Mata dianggap berada dalam posisi offside saat menerima umpan Ashley Young.
Serangan balik cepat MU di menit ke-55 membuahkan gol kedua untuk MU. Lukaku bekerja sama dengan Alexis Sanchez untuk membongkar lini belakang Huddersfield dan menaklukkan Jonas Loessl melalui tendangan mendatarnya. 2-0 untuk MU.
Pada sisa waktu pertandingan, MU tidak mampu mencetak gol tambahan. Sementara itu Huddersfield juga tumpul.

Empat Pemain West Brom Diduga Curi Taksi di Barcelona

Aksi memalukan baru saja dilakukan oleh empat pemain West Bromwich. Mereka diduga mencuri sebuah taksi pada saat tim sedang menjalani kamp latihan di Barcelona.
Insiden itu terjadi pada Kamis (15/2/2018) sebelum fajar waktu setempat. Keempat pemain itu adalah Boaz Myhill, Jonny Evans, Gareth Barry, dan Jack Livermore.
Berdasarkan keterangan dari Kepolisian Catalunya, di dapat info bahwa keempat pemain itu ingin keliling Barcelona tetapi pusat perbelanjaan masih tutup sehingga mereka memanggil taksi untuk diantar menuju ke sebuah restoran cepat saji.
Sekitar pukul 05.00 pagi waktu lokal, mereka telah siap dan berniat untuk kembali ke hotel dengan memesan taksi lainnya. Namun karena tidak menemui sopir taksinya, mereka malah mengendarai taksi itu sendiri untuk kembali ke tempat mereka menginap, The One Boutique Hotel. Polisi pun lantas dipanggil oleh pihak hotel dan taksi tersebut akhirnya kembali kepada sopirnya di pagi harinya.
Keempat pemain West Brom itu masih boleh dibilang cukup beruntung, sebab mereka Cuma ditanyai saja tanpa ditahan. Namun manager Alan Pardew sangat tidak senang dengan kelakukan para pemainnya itu. Sebab tujuan West Brom sampai jauh jauh pergi ke Barcelona adalah untuk memperbaiki performa karena tim tersebut saat ini sedang berada di dasar klasemen Premier League.

“Sejujurnya saya tidak tahu secara jelas bagaimana detail dari kejadian ini, karena itu kami juga menginvestigasinya. Klub terpaksa membuat pernyataan resmi melalui konferensi pers ini untuk mencegah spekulasi yang telah menyebar luas.” Ujar Pardew pada konferensi pers seperti di kutip dari Soccerway.
“Kejadian seperti sama sekali tidak kami inginkan. Tujuan kami jauh jauh kemari adalah untuk berlatih dan berkembang. Kejadian ini benar-benar datang di waktu yang tak ideal. Mereka melanggar jam malam kami dan itu tak bisa diterima. Saya sangat kecewa.”
“kami masih menyelidiki masalah ini, dan untuk saat ini saya tidak bisa berkomentar lebih banyak.’ Tutup manager 56 tahun itu.

Sheffield Wednesday 0-0 Swansea: kembalinya Carlos Carvalhal ke Hillsborough berakhir dengan jalan buntu

Carvalhal kembali ke Hillsborough untuk pertama kalinya sejak dipecat pada hari Rabu pada malam Natal namun kembalinya dia jatuh datar. Dalam pertandingan yang sangat sedikit peluang yang jelas, pembukaan terbaik Rabu datang pada menit ketiga ketika tangan terentang Kristoffer Nordfeldt menolak Adam Reach, sementara Cameron Dawson juga harus berada di puncak untuk mencegah sundulan Mike van der Hoorn sebelum turun minum. Sebuah replay mungkin bukan apa yang diinginkan kedua belah pihak tapi mereka tidak dapat memaksa pemenang di babak kedua dan kedua tim sekarang akan bertarung lagi di Stadion Liberty selama seminggu yang dimulai 26 Februari untuk sebuah tempat di perempat final. Rabu hampir membuat awal yang sempurna dengan Reach melesat melalui gawang dari lini tengah di menit ketiga, namun Nordfeldt berhasil mencetak tendangan gelandang melewati tiang gawang.

Tuan rumah terus menumpuk tekanan di tim Liga Primer pada tahap awal dan Swansea membutuhkan intervensi penting dari Kyle Naughton, yang merupakan penghubung terlambat ke starting line up setelah cedera Alfie Mawson, untuk menghentikan Atdhe Nuhiu menempel ke Salib Jack Hunt Namun, Swansea akhirnya berkembang ke dalam permainan dan Rabu membutuhkan Cameron Dawson untuk mempertahankan tingkat skor saat kiper tersebut menghasilkan pemberhentian kelas dunia untuk mencegah sundulan kuat Van der Hoorn dari jarak dekat. Pertandingan dibuka dengan 20 menit tersisa saat Rabu mulai ban, dan Swansea tampak semakin mengancam. Tembakan Wayne Routledge pertama diblokir sebelum pemain pengganti Jordan Ayew melepaskan tembakan langsung ke Dawson. Kedua manajer berpaling ke bangku mereka untuk mencari pemenang dan Nuhiu hampir memecahkan kebuntuan namun giliran dan tendangannya dilakukan dengan nyaman oleh Nordfeldt.

Kesempatan terakhir pertandingan jatuh ke Rabu saat Nuhiu bermain di Reach, namun umpan silang tersebut menghindari Lucas Joao, yang kemudian ditandai karena offside.

Pardew Dikecewakan Empat Pemainnya

Jonny Evans, Gareth Barry, Jake Livermore dan Boaz Myhill telah terlibat saat empat pemain West Brom terlibat dalam pelanggaran jam malam selama kamp latihan cuaca hanga pasalnya West Brom berada di bawah klasemen Liga Primer, terpaut tujuh poin dari Zona Degradasi, namun dibawa ke Spanyol minggu ini oleh pelatih kepala Alan Pardew dalam upaya untuk menghidupkan kembali semangat klub yang dan Menurut sebuah laporan di surat kabar The Sun, sekelompok pemain West Brom dilaporkan pergi dengan taksi dari sebuah toko McDonald’s tanpa sopir dan meninggalkan mobil di luar hotel mereka ketika menghadapi media pada hari Jumat, Pardew mengkonfirmasi bahwa West Brom akan menyelidiki insiden tersebut dan mengatakan bahwa dia merasa dikecewakan oleh pemain yang terlibat, meskipun dia tidak menyebutkan nama mereka.

Namun dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh klub tersebut, kapten Evans mengkonfirmasi dirinya sebagai salah satu dari empat pemain itu, meski tidak ada rincian insiden yang diberikan. “Kami ingin mengambil kesempatan ini untuk meminta maaf kepada rekan satu tim kami, pelatih kepala, klub dan terutama pendukung untuk kejadian yang menjadi subyek publisitas luas dan negatif lalu Kami merasa penting bahwa kami mengidentifikasi diri kami sebagai pemain yang terlibat dalam insiden yang terjadi selama kamp latihan di Spanyol minggu ini karena menghormati rekan satu tim yang jika tidak dapat terlibat dengan asosiasi sebab kami dengan jelas mengakui dan meminta maaf atas pelanggaran jam malam yang kami terima mewakili pelanggaran standar profesionalisme yang kami perlukan sebagai perwakilan West Brom,” Evans, Barry, Livermore dan Myhill bersama-sama mengatakan hal tersebut.

“Klub tersebut telah memberi tahu kami bahwa sekarang akan melakukan penyelidikan sendiri atas insiden tersebut dan kami akan bekerja sama sepenuhnya tapi sementara itu, kami ingin meyakinkan pendukung kami bahwa insiden ini tidak mencerminkan tekad dan tekad yang kami miliki untuk melakukan semua yang bisa kami lakukan untuk memulihkan musim yang sulit. ” Pemain internasional Irlandia Utara itu dikaitkan dengan kepindahan Januari ke Manchester City dan Barry dan Livermore keduanya pemain internasional Inggris, gelandang yang terakhir telah dibatasi oleh negaranya baru-baru ini pada 2017, sementara kiper Myhill adalah mantan pemain internasional Wales.

Mbappe : PSG Masih Punya Kesempatan

Paris Saint Germain sudah berjuang keras pada pertandingannya di Liga Champions namun tampaknya kerja kerasnya tidak benar-benar membuahkan hasil baik karena mereka menelan kekalahan yang memalukan ketika berhadapan dengan Real Madrid. Di leg pertama mereka menelan kekalahan 3-1 dan mereka memiliki kesempatan pada leg kedua nanti untuk membalas.

PSG melanjutkan laganya di leg kedua dengan beban yang berat mengingat mereka sudah kehilangan banyak gol dileg pertama. Namun meskipun demikian bintang PSG, Kylian Mbappe menegaskan kalau saat ini timnya masih memiliki kesempatan untuk mengejar Madrid karena bagaimanapun nantinya leg kedua akan menjadi laga yang memperlihatkan hasil akhir.

Madrid mungkin kuat namun PSG tidak semudah itu untuk menerima kegagalan di leg kedua. PSG akan berusaha keras untuk mengejar ketertinggalan pada leg pertama dan mendapatkan tiket untuk lolos kebabak selanjutnya. Laga dileg kedua nanti akan menjadi laga yang berat terutama bagi PSG yang berniat untuk meraih kemenangan yang lebih besar dari leg pertama.

“ Real Madrid lawan yang kuat mereka bisa mengalahkan kita dengan skor akhir yang cukup tinggi. Kita mendapat hasil yang sangat buruk ketika tampil di Santiago Bernabeu namun hal itu belum berakhir. Kita masih memiliki kesempatan untuk mengejar mereka di leg kedua dimana kita akan berusaha keras untuk membalas.” Ujar Mbappe

“ Pada leg kedua nanti kita akan tampil semaksimal mungkin sejak awal pertandingan dilangsungkan. Tidak ada kata menyerah selagi kita memiliki kesempatan untuk mengejar. Target kita ialah menang dengan skor akhir yang harus melebihi kekurangan di leg pertama. Kita harus bisa bagaimanapun caranya.” tambahnya

Arema FC Coret Salah Satu Playmaker Andalannya

Arema FC sangat terpaksa mencoret playmaker asal Brasil, Rodrigo Ost Dos Santos karena pemain itu tidak lolos verifikasi yang dikerjakan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB).

“Kita memperoleh surat verifikasi yang mengatakan kalau Rodrigo dos Santos tidak lolos verifikasi. Ini buat kami bergerak cepat dengan lakukan koordinasi pada tim pelatih serta pihak yang berkaitan, ” kata manajer Divisi Media Officer Arema FC Sudarmaji seperti diambil dari Viva.

Bagi di ketahui PT LIB memakai ketentuan standard tinggi bagi pemain asing yang juga akan berkiprah di Liga 1 Indonesia musim 2018. Spesial bagi pemain asing asal Asia, sesuai sama pasal 29 Regulasi Liga 1 2018 masalah Strata serta Verifikasi Pemain Asing, pemain asing yang berkaitan mesti aktif di timnas negaranya sepanjang dua th. paling akhir, dengan jumlah caps diatas 25 % dari keseluruhan pemain resmi. Ketentuan ini dapat diabaikan bila pemain asing (Asia) itu bermain di strata tertinggi pertandingan negaranya, umpamanya dia bermain di Liga Super China, atau Liga J Jepang.

Sesaat bagi buat pemain asing non-Asia, mereka mesti menunjukkan sedikitnya bermain 25 % kompetisi sepanjang semusim dari pertandingan beda yang ia ikuti terlebih dulu. Data resmi tentang jumlah menit bermain itu di club terlebih dulu mesti disahkan oleh federasi. Nah, berkaitan masalah Rodrigo Santos, kata Sudarmaji, problemnya bukanlah berkaitan club paling akhir yang ia bela yaitu Moto Club FC Brasil. Namun, menyangkut menit bermain Rodrigo di club itu. Berdasar pada hasil verifikasi yang dikerjakan oleh PT LIB, dia dipandang tidak sempat mencatatkan saat bermain dengan Moto Club.

Manajemen Arema FC, kata Sudarmaji juga akan berkomunikasi dengan agen Rodrigo berkaitan hasil verifikasi PT LIB serta juga akan mengadakan pertemuan dengan Rodrigo serta agennya bagi mengemukakan pencoretan Rodrigo. Setelah itu bagi menukar tempat Rodrigo, kata General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, tim pelatih club Singo Edan telah mengantongi tiga nama pemain asing calon penggantinya. Tetapi Ruddy malas mengatakan jati diri pemain incaran.

“Dua pemain telah dikerjakan komunikasi. Harga telah pas, namun mereka juga akan dicoba diliat kekuatannya di Piala Gubernur Kalimantan timur, ” kata Ruddy Widodo.

Harry Kane menyetujui tawaran yang diberikan Real Madrid dan juga mendapatkan gaji setara dengan Cristiano Ronaldo

Kabar kali ini dikaitkan dengan usaha upaya yang dilakukan pihak manajeman Real Madrid, sebagaimana beritanya jika usaha yang dilakukan itu pun dengan berencana mendaratkan penyerang andalan Tottenham Hotspur. Yaitu Harry Kane yang disebut-sebut merupakan striker incaran raksasa Spanyol tersebut, berbagai usaha pun sudah dilakukan pihak manajeman klub berjulukan Los Blancos demi bisa mendapatkan tanda tangan dari Kane. Menurut perkembangan kabar soal transfer tersebut sudah mencapai kata kesepakatan, striker berkebangsaan Inggris itu sudah menerimah tawaran yang diberikan pihak manajeman Madrid.

Membicarakan Harry Kane yang menyetujui kontrak yang diberikan raksasa Spanyol, striker berusia 25 tahun itu menyetujui gabung bersama pasukan Los Blancos per-musim 2018-2019. Meski sudah mendapatkan lampu hijau dari pemain incaran Madrid itu, ternyata hingga saat ini raksasa Spanyol itu masih dikabarkan sedang melakukan negosiasi dengan pihak manajeman Tottenham Hotspur yang berstatus pemilik klub Kane. Dari tawaran yang diajukan Madrid kepada Tottenham Hotspur mencapai angak 150 juta euro atau setara Rp2.5 triliun, meski sudah mencoba memberikan tawaran trnasfer yang bernilai tinggi. Tapi tawaran yang diberikan Los Blancos ini masih belum memuaskan pemilik klub, melainkan pihak manajeman Tottenham Hotspur masih tetapkan harga transfer striker andalannya itu dengan nilai 200 juta atau setara Rp3.38 triliun.

Namun begitu, seperti berita yang sempat berhembus. Apabila pihak manajeman Real Madrid ini akan tetap memenuhi permintaan yang diminta dari pihak manajeman Tottenham Hotspur, sudah pasti hal ini dilakukan demi bisa tetap mendaratkan pemain incaran Madrid. Mungkin yang dilakukan raksasa Spanyol ini bisa dikatakan hal yang wajar, dan itu bisa dilihat dari status Harry Kane yang berhasil tampil tajam di empat musim terakhir dalam gelaran Liga Inggris. Sementara untuk kabar lainnya, jika nantinya Kane benar-benar jadi bergabung bersama Los Blancos maka dirinya akan mendapatkan gaji yang setara dengan Cristiano Ronaldo. Striker andalan Madrid mendapatkan gaji mencapai angka 350 ribu pounds atau setara Rp6.65 miliar per-pekannya, dan nilai gaji tersebut dikabarkan bakal didapati Harry Kane juga jika dirinya nanti bergabung bersama Real Madrid.

Memang benar Madrid dapat dikatakan sangat berani menebus Kane dengan harga transfer yang bernilai besar, tentu saja harga itu menjadi harga yang cukup pantas ketika melihat kinerja dari striker berkebangsaan Inggris itu. Sejauh ini, striker andalan klub berjulukan Spurs ini mampu tampil konsisten sebagai ujung tombak bersama timnya. Sejak tampil sebagai pemian reguler bersama Spurs pada musim 2014-2015 Kane sudah mampu tampil luar biasa, tercatat dalam gelaran 2014-2015 striker berusia 25 tahun ini mampu menyumbangkan 21 gol di Liga Inggris. Memasuki musim selanjutnya, dia mampu mengoleksi 25 gol dan keluar sebagai top skor.

Prestasi bagus ini pun tidak berhenti di musim itu saja, bahkan dimusim selanjutnya striker andalan Spurs ini lagi-lagi kembali mencatatkan namanya sebagai top skor dengan jumlah gol yang lebih banyak yaitu 29 gol. Sedangkan dalam gelaran musim ini, sepertinya Kane memiliki peluang mencatatkan hattrick top skor. Pasalnya, kompetisi yang sudah memasuki pekan ke-27 Kane sudah mengoleksi 23 gol. Dan dia hanya unggul satu bola saja dari striker andalan milik klub Liverpool, yaitu Mohamed Salah yang telah mengoleksi 22 gol bersama timnya.

Emery Sebut Wasit Untungkan Madrid

Pelatih Paris St. Germain, Unai Emery kecewa dengan kepemimpinan wasit dalam kekalahan 1-3 di tangan Real Madrid. Emery menyebut bahwa kepemimpinan sang pengadil lapangan hijau berat sebelah dan kerap merugikan timnya.

PSG bertandang ke markas Real Madrid, Santiago Bernabeu untuk menjalani leg pertama babak 16 besar Liga Champions musim 2017/2018, Kamis (12/2/2018) dinihari WIB. Dalam laga itu, PSG yang bermain sebagai tim tamu tampil menjanjikan dan sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Adrien Rabiot di menit ke 33.

Tetapi di menit menit akhir babak pertama El Real mendapat hadiah penalti setelah wasit menilai Toni Kroos yang melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti di langgar oleh Giovani Lo Celso. Ronaldo yang maju sebagai eksekutor pun sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk menutup babak pertama dengan skor 1-1.

Di babak kedua, CR7 kembali mencetak gol lagi memanfaatkan umpan Marco Asensio di menit 83, dan Marcelo menutup pesta kemenangan Madrid lewat sebuah gol di menit 88 sehingga laga berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan tuan rumah.

Di sepanjang pertandingan, terdapat sejumlah momen-momen yang menjadi perdebatan. Salah satunya klaim penalti PSG saat sepakan Rabiot mengenai lengan bek Madrid Sergio Ramos.

“Saya melihat wasit cenderung meniup peluit lebih banyak yang menguntungkan Real Madrid,” ceplos Emery, sebagaimana diwartakan Independent. “Kita bisa melihatnya dengan jumlah kartu, pelanggaran, dan penalti.”

“Hand ball Ramos memang saya tidak lihat, tetapi para pemain saya melihatnya dengan jelas. Wasit seharusnya memberi penalti untuk kami, tetapi dia tidak melakukannya.”

“Tim saya bermain bagus tetapi mendapat hasil yang buruk. Dengan performa seperti itu, kami sebenarnya tidak pantas kalah 1-3. Dengan wasit yang berbeda, mungkin saja hasilnya juga akan beda. Ada beberapa keputusan yang benar-benar merugikan kami. Madrid mencetak gol saat kami main bagus,” sembur Emery.

Meski kalah di leg pertama ini, namun PSG masih punya peluang untuk membalikkan keadaan. Syaratnya, PSG harus bisa menang minimal dengan skor 2-0 saat menjamu Madrid di leg kedua nanti.

 

Marko Simic Berbeda dengan Van Basten atau Lionel Messi

Asisten pelatih Bali United, Hans Peter Schaller, mengatakan tak ada pengawalan spesial untuk striker Persija Jakarta, Marko Simic, waktu ke-2 tim bertemu di final Piala Presiden 2018 di Stadion Paling utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (17/2/2018).

Kompetisi final Piala Presiden 2018 juga akan mempertemukan dua tim dengan ciri-khas menyerang. Bali United mempunyai Ilija Spasojevic di ujung tombak, sesaat Persija mempunyai Marko Simic yang sampai sekarang ini terdaftar jadi pencetak gol paling banyak di Piala Presiden 2018 dengan sembilan gol.

Ketajaman Marko Simic jadi ancaman serius untuk lini pertahanan Bali United. Tetapi, Hans menyatakan timnya akan tidak mewaspadai striker asal Kroasia terlalu berlebih. Pelatih asal Austria itu bahkan juga hingga membawa nama legenda sepak bola Belanda, Marco van Basten, maupun bintang Barcelona, Lionel Messi.

” Marko Simic bukanlah Van Basten atau Messi. Kami ketahui dia pemain bagus. Tetapi, kami miliki Spasojevic yang adalah pemain yang begitu bagus serta berstatus striker Timnas Indonesia, ” tutur Hans Peter Schaller selesai pertemuan mendekati final Piala Presiden 2018 di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (15/2/2018) sore.

” Terkadang seseorang striker yang cetak banyak gol juga akan saat itu juga populer. Tetapi, saya yakin Spaso yaitu striker yang fantastis. Simic juga fantastis, serta kita semuanya mujur memandangnya bermain di Indonesia, ” lanjut bekas asisten pelatih Timnas Indonesia itu.

Hans Peter Schaller menyatakan bahkan juga Messi juga tidak juga akan dapat bermain cemerlang dalam tiap-tiap kompetisi tanpa ada support rekanan setimnya. Hal itu yang membuatnya berfikir untuk lebih mewaspadai semuanya pemain Persija daripada mencemaskan seseorang Marko Simic.

” Semuanya tim miliki pemain khusus, tapi bila Anda cuma konsentrasi pada Simic, jadi pemain beda dapat datang cetak gol. Kami mesti siap menangani kompetisi ini lewat cara yang benar, itu yang terutama, ” tutur Hans Peter Schaller.

” Kami ketahui Messi yaitu pemain paling baik, tapi dalam sebagian kompetisi bukanlah Messi yang bermain bagus, tapi pemain beda. Persija juga tidak cuma mempunyai satu pemain yang bagus. Persija yaitu tim yang bagus. Kami miliki pengalaman hadapi mereka di Bali, tapi kami juga miliki tim yang kuat. Bila orang menyebutkan Simic paling beresiko, jadi kami katakan kami juga miliki Spaso. Mungkin saja saja Sabtu kelak jadi hari yang cemerlang untuk Spaso, ” lanjutnya. 

Bali United serta Persija terlebih dulu telah pernah berjumpa dalam kompetisi paling akhir Group D Piala Presiden 2018. Dalam kompetisi yang pada akhirnya dimenangi oleh Bali United dengan score 3-2, Spasojevic cetak satu gol yang jadi hanya satu gol yang ia bikin selama Piala Presiden 2018.

Pages:1234567...623»

Jadwal Bank Offline

BCA-AL Mandiri - AL

BRI - AL BNI - AL

CIMB- AL

Get our toolbar!

Arsip Berita