BlackBerry Messenger AgenLiga

Bilic Tidak Kaget Dipecat West Ham

Slaven Bilic mengaku sedih dan kecewa usai kehilangan pekerjaannya sebagai manajer West Ham United. Pelatih asal Kroasia itu sebelumnya juga sudah menduga bakal didepak.

Bilic yang kini berusia 49 tahun mengalami pemecatan oleh West Ham United pada hari Senin (6/11/2017) lalu. Bilic lengser dari jabatannya kurang dari 24 jam usai timnya di kalahkan oleh Liverpool dengan skor 4-1 di markas sendiri.

Akibat kekalahan itu, West Ham sampai saat ini pun masih belum bisa keluar dari zona degradasi. Klub berjuluk The Hammers itu saat ini sedang berada di urutan ke 18 papan klasemen Premier League dengan hanya mengumpulkan sembilan angka saja dari 11 pertandingan. Dari 11 laga itu, West Ham sudah kalah enam kali.

Jika mempertimbangkan aktivitas transfer mereka pada musim panas lalu, performa West Ham di musim 2017/2018 ini memang sangat mengecewakan. Mereka tetap terseok-seok meski sudah mendatangkan pemain-pemain sekelas Joe Hart, Javier Hernandez, dan Marko Arnautovic.

“Saya sedih dan kecewa, tapi tidak kepada klub. Saya juga sebenarnya sudah memperkirakan hal ini.” ujar Bilic seperti di kutip dari harian terkemuka Inggris, The Sun.

“Saya sama sekali tidak sakit hati. Memang ini resiko dari pekerjaan sebagai manager sebuah klub sepakbola. Tapi seiring berjalannya waktu, saya yakin akan bangga dengan pekerjaan saya disini.” sambung manager 49 tahun itu.

Bilic ditunjuk sebagai manajer West Ham pada musim panas 2015 lalu. Dia terhitung cukup sukses di musim pertamanya bersama The Hammers dengan finis di peringkat ketujuh dan memecahkan sejumlah rekor klub.

Tetapi pada musim keduanya menangani West Ham, klub itu mengalami penurunan performa. Andy Carol dkk mengalami kesulitan sejak pindah markas ke London Stadium. Di akhir musim, West Ham pun harus puas bercokol di posisi ke 11 papan klasemen akhir.

“Kami tidak memulai musim ini dengan hasil yang baik. Kami punya musim pertama yang sangat baik, lalu di musim kedua kami mengalami kesulitan karena ada transisi ke stadion yang baru.” ujar Bilic.

“Pada akhirnya kami menghadapi itu dengan sangat baik, finis di papan tengah, tapi kemudian musim ini kami berharap bisa melangkah lebih jauh sejak awal dan kami tak bisa melakukannya. Dan seperti kebanyakan klub di Premier League dan seluruh penjuru Eropa, manajer adalah orang yang harus menanggung akibatnya. Itu adalah keputusan yang sangat logis,” katanya.

Jadwal Bank Offline

BCA-AL Mandiri - AL

BRI - AL BNI - AL

CIMB- AL

Get our toolbar!

Arsip Berita